Penentuan awal dan akhir bulan ramadhan perspektif ephemeris dan Tuan Guru Haji Bayanul Arifin Akbar pengasuh Pondok Pesantren Baiturridwan Kelurahan Pagutan Kecamatan Mataram Kota Mataram

Armanda, Nanang Syaggap (2017) Penentuan awal dan akhir bulan ramadhan perspektif ephemeris dan Tuan Guru Haji Bayanul Arifin Akbar pengasuh Pondok Pesantren Baiturridwan Kelurahan Pagutan Kecamatan Mataram Kota Mataram. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13210174.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

INDONESIA:

Dapat kita pahami bahwa dalam penentuan awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan mengalami banyak perbedaan dalam penentuannya. Oleh karena itu, disini peneliti akan meneliti sebuah hal menarik. Karena menurut beberapa sumber, pondok pesantren Baiturridwan Pagutan kota mataram sering kali mengalami perbedaan pendapat dalam penentuan awal bulan Ramadhan dan Akhir bulan Ramadhan dengan hasil penentuan yang dilakukan oleh pemerintah pusat Indonesia.

Ada dua rumusan masalah. Pertama, bagaimanakah penentuan awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan perspektif Pondok Pesantren Baiturridwan Pagutan Kota Mataram? Kedua, bagaimanakahpenentuan awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan perspektif Pondok Pesantren Baiturridwan Pagutan Kota Mataram ditinjau dengan metode ephemeris.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian deskriptif fenomenologis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dan sumber data dapat diperoleh dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara serta dokumentasi, data-data itu kemudian diolah sehingga menjadi sebuah hasil penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan.

Ada dua temuan yang diperoleh setelah dilakukan penelitian, diolah dan dianalisis, yaitu, Pertama, bahwasanya penentuan awal bulan dan akhir bulan Ramadhan perspektif Pondok Pesantren baiturridwan Pagutan Kota Mataram menggunakan metode hitungan lima dan keyakinan. Metode yang yang digunakan secara kajian teori termasuk dalam metode hisab. Akan tetapi, ada sedikit perbedaan dengan metode hisab yang selama ini kita ketahui, di samping menggunakan metode hitungan lima yang termasuk dalam metode hisab, Pondok Pesantren Baiturridwan juga menggunakan keyakinan untuk menentukan awal bulan Ramadhan. Kedua, penentuan awal dan akhir bulan Ramadhan berdasarkan perspektif metode ephemeris menjelaskan bahwa awal bulan Ramadhan jatuh pada tanggal 27 Mei 2017 yang sehari lebih mundur dari perspektif pondok pesantren Baiturridwan Pagutan kota mataram. Sedangkan, untuk akhir bulan Ramadhan atau 1 Syawwal 1938 H jatuh pada hari yang sama dengan perspektif Pondok Pesantren Baiturridwan yaitu, hari minggu pada tanggal 25 Juni 2017.

ENGLISH:

We can understand that in the determination of the beginning of the month of Ramadan and the end of the month of Ramadan experienced many differences in the determination. Therefore, here the researchers will examine an interesting thing. Because according to some sources, boarding school Baiturridwan Pagutan munaram city often experience differences of opinion in the determination of the beginning of Ramadan and the end of Ramadan with the results of determination made by the central government of Indonesia.

There are two problem formulations. The first, how is the determination of starting the holy month of Ramadan from the perspective of Baiturridwan Islamic Boarding School of Pagutan, Mataram City? The second, how is the determination of starting and ending of the holy month of Ramadan under the perspective of Baiturridwan Islamic Boarding School of Pagutan Mataram City based on the ephemeris method.

The research method is used phenomenology descriptive design research. The research approach is used the qualitative approach. The sources of data are primary and secondary that collected through observation, interview, and documentation. These data can be analyzed so that can be responsibility.

There are two founds in the research after doing research, processing, and analyzing. The first, the determination of starting and ending the holy month of Ramadan under the perspective of Baiturridwan Islamic Boarding School of Pagutan Mataram City is used five quantifications and belief. The method is used by theoretically including the hisab method. But, there are few different as long as we know, besides using the five quantifications that include the hisab method, Baiturridwan Islamic Boarding School also used the belief to determine the starting of the holy month of Ramadan. The second, determination of starting and ending of the holy month of Ramadan based on the ephemeris method that the starting of Ramadan on 27 May 2017 which is a day more backward than Baiturridwan Islamic Boarding School of Pagutan Mataram City. While, ending of Ramadan month or 1 Syawal 1938 H on the same day with the Baiturridwan Islamic Boarding School namely on Sunday 25 June 2017.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Murtadho, Moh
Keywords: Awal dan Akhir Bulan Ramadhan; Ephemeris, Pondok Pesantren Baiturridwan; Starting and Ending of Ramadan Month; Ephemeris; Baiturridwan Islamic Boarding School
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Dellavia Azzahra Permata Putri
Date Deposited: 31 Mar 2018 07:40
Last Modified: 31 Mar 2018 07:40
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9444

Actions (login required)

View Item View Item