Praktik jual beli barang rekondisi dalam perspektif Undang-undang perlindungan konsumen dan Fikih muamalah: Studi di Pasar Comboran Kota Malang)

Anam, Achmad Choirul (2017) Praktik jual beli barang rekondisi dalam perspektif Undang-undang perlindungan konsumen dan Fikih muamalah: Studi di Pasar Comboran Kota Malang). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13220053.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Jual beli merupakan cara manusia agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam jual beli sering terjadi kecurangan salah satunya adalah dalam hal penipuan kualitas barang. Di dalam syariat jual beli harus menguntungakan satu sama lain. Praktik jual beli yang menimbulkan kerugian terhadap konsumen atas informasi barang yang tidak sesuai barang yang di jual oleh pedagang sehingga hal ini sangat bertentangan dengan syariat. dalam jual beli seharusnya pelaku usaha memberikan informasi yang jelas kepada konsumen dan memiliki sifat yang jujur dalam jual beli agar dapat terwujud persaudaraan dengan sesama muslim yang lain.Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana praktik jual beli barang rekondisi dalam perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen? (3) bagaimana praktik jual beli barang rekondisi dalam perspektif fikih muamalah?

Dalam menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan penelitian yuridis empiris. Penelitian ini mengunakan observasi di lapangan dan juga mewawancarai penjual dan pembeli yang melakukan transaksi guna mendapatkan data yang diperlukan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Di sini pelaku usaha melangar hak dan kewajiban yang dijelaskan dalam Undang-Undang perlindungan konsumen pada huruf a). Beriktikat baik dalam melakukan kegiatan usahanya; dan b) Memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/ atau jasa, dalam perbaikan dan pemeliharan. (2) Jual beli yang ada di pasar comboran ini tidak sesuai dengan kaidah fikih muamalah, ada beberapa konsumen yang mersa dirugikan dalam pembelian barang bekas khususnya barang elektronik, karena sebagaian dari pedagang tidak berlaku jujur dalam melakukan praktik jual beli, jual beli semacam ini bisa dilanjutkan dengan menggunakan metode khiyar.

ENGLISH:

Sale and purchase is a people way to fulfill whatever they need of their life. In sale and purchase often happens cheating one of them is in terms of quality goods. Sharia tells that sale and purchase should give benefit to each other. The practice of sale and purchase that cause losses to the consumer for information of goods that do not match the goods sold by the trader so that this is very contrary to the Shari'a. In the context of sale and purchase should be business actors provide clear information to consumers and have an honest nature in the sale and purchase in order to give solidarity to other Muslims.

The problems of study are: (1) How is practice the sale and purchase of recondition goods in the perspective of the Consumer Protection Act? (3) How is practice the sale and purchase of recondition goods in the perspective of fikih muamalah?

In order to the research problems the author uses juridical empirical research. This research uses field observations and also interviews sellers and buyers who make transactions in order to obtain the necessary data. The approach used in this study is qualitative method. In this research the data analysis used is descriptive analysis method.The results of this study are (1) Here the bus iness actor violates the rights and obligations described in the Consumer Protection Act. a). Bonded both in conducting business activities; and b) Provide true, clear and honest information about the condition and guarantee of goods and / or services, in repair and maintenance. (2) Buying and selling activities in comboran is not appropriate according to Fikih Muamalah. There are several customers who are harmed in buying secondhand especially in secondhand of electronic. Because some of sellers are not being honest in selling their products. This kind of sale activity can be continued by using khiyar method

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fakhruddin, Fakhruddin
Keywords: Barang Rekondisi; Undang-Undang Perlindungan Konsumen; Reconditions Goods; Consumer Protection Act; Fikih Muamalah; Khiyar Ghabn
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Ismail Alim Prayogi
Date Deposited: 07 Mar 2018 04:25
Last Modified: 07 Mar 2018 04:26
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9182

Actions (login required)

View Item View Item