Peranan efikasi diri dan dukungan sosial keluarga terhadap pengambilan keputusan bertahan di Pondok Tahfidz pada mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Rahmawati, Destri (2017) Peranan efikasi diri dan dukungan sosial keluarga terhadap pengambilan keputusan bertahan di Pondok Tahfidz pada mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13410156.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini didasarkan dengan adanya fenomena boyong yang terjadi di pondok Tahfidz pada mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Walaupun ada beberapa yang memilih untuk boyong namun mayoritas mahasiswa yang tinggal di Pondok Tahfidz memilih tetap bertahan di Pondok Tahfidz sembari menuntut ilmu di Perguruan Tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan dukungan sosial keluarga terhadap pengambilan keputusan bertahan di Pondok Tahfidz pada mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, untuk mengetahui tingkat efikasi diri subjek, dan untuk mengetahui tingkat dukungan sosial keluarga yang diterima subjek.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian berjumlah 103 mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang tinggal di Pondok Tahfidz. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling.

Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa efikasi diri dan dukungan sosial keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan bertahan di Pondok Tahfidz pada mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan taraf signifikansi yang didapat sebesar 0.000 (p<0.05) dengan koefisien determinasi R2 sebesar 0.303. Hasil deskripsi terhadap persentase efikasi diri subjek menunjukkan 12.6% pada tingkat tinggi, 71.8% dengan tingkat efikasi diri sedang, dan 15.5% dengan tingkat efikasi diri rendah. Persentase dukungan sosial keluarga subjek 26.2% pada tingkat tinggi, 57.3% pada tingkat sedang, dan 16.5.% pada tingkat rendah. Pada persentase pengambilan keputusan bertahan subjek 18.4% berada pada tingkat tinggi, 69.9% pada tingkat sedang, dan 11.7% dengan tingkat pengambilan keputusan sedang.

ENGLISH:

The research was based with the Boyong phenomenon that was occurring in Pondok Tahfidz on the students of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. there were some students who chosen to do Boyong but the majority of students survived in Pondok Tahfidz in the Pondok Tahfidz while studying at university. The purpose of this study was to determine the roles of self-efficacy and Family social support toward decision making to survive in the Pondok Tahfidz on the students of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, to determine the level of self-efficacy of the respondent, to determine the level of family support that was received by the respondent, and to determine the level decisions to survive in the Pondok Tahfidz respondents.

The method used quantitative method by using multiple linear regression analysis. These samples included 103 students of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang that living in Pondok Tahfidz. Sampling used purposive sampling and snowball sampling.

Based on the results of hypothesis testing that used multiple linear regression showed that self-efficacy and family social support had a significant influence Survival Decision Making in Islamic Boarding School (Pondok) of Tahfidz on the Students of the state Islamic University (UIN) of Maulana Malik Ibrahim Malang with significance level of 0.000 (P <0.05) with a coefficient of determination R2 of 0.303. The description on the percentage of self-efficacy subjects showed 12.6% at a high level, 71.8% with moderate levels of self-efficacy, and 15.5% with low levels of self-efficacy. The percentage of family social support was 26.2% at a high level, 57.3% was at a moderate level, and 16.5% was at a low level. In the decision making percentage of the subject was 18.4% at the high level, 69.9% was at a moderate level, and decision making was 11.7% at moderate level.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Agung, Yusuf Ratu
Keywords: Efikasi Diri; Dukungan Sosial Keluarga; Pengambilan Keputusan Bertahan; Self Efficacy; Family Social Support; Survival Decision
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 12 Jan 2018 08:42
Last Modified: 12 Jan 2018 08:42
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9035

Actions (login required)

View Item View Item