Efektifitas terapi ABA (Applied Behavior Analysis) pada anak penderita ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder) di pusat terapi terpadu anak dengan kebutuhan khusus A plus Jln. Blitar no. 02 Malang

Husnah, Asmaul (2007) Efektifitas terapi ABA (Applied Behavior Analysis) pada anak penderita ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder) di pusat terapi terpadu anak dengan kebutuhan khusus A plus Jln. Blitar no. 02 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
03410047.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (575kB) | Preview

Abstract

ADHD (Attention Deficit Hiperactive Disorder) merupakan jenis gangguan perkembangan dengan indikasi mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian, tidak dapat menerima impuls-impuls dengan baik disertai dengan peningkatan aktivitas motorik yang berlebihan.

Terapi ABA (Applied Behavior Analysis) merupakan suatu bentuk modifikasi perilaku yang menggunakan prosedur perubahan perilaku untuk membantu individu membangun kemampuan dengan ukuran nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat, yang memfokuskan pada perubahan mengenai interaksi sosial, bahasa, perawatan diri sendiri dan mengurangi atau menghilangkan hal-hal kebalikannya yang merupakan masalah.

Tujuan yang ingin dicapai dalam terapi ABA: supaya anak dapat melakukan komunikasi dua arah yang aktif, dapat bersosialisasi kedalam lingkungan yang umum, menghilangkan atau meminimalkan perilaku yang tidak wajar, mengajarkan materi akademik dan membantu anak untuk mandiri.

Penelitian ini dilakukan di Pusat Terapi Terpadu Anak Dengan Kebutuhan Khusus A Plus jln. Blitar No. 02 Malang. Untuk mengetahui bagaimana efektifitas terapi ABA untuk mengembangkan perilaku anak penderita ADHD. Perilaku disini mengenai sejauhmana anak bisa berkomunikasi dan berinteraksi sesuai dengan lingkungan masyarakat pada umumnya. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Alat pengukuran perkembangan perilaku yang didukung oleh observasi terhadap subjek dan kuesioner yang ditujukan kepada orang tua subjek.

Penelitian yang telah dilakukan dengan mengambil 3 subjek penelitian, dapat dihasilkan bahwa perkembangan perilaku pada anak penderita ADHD mengalami perkembangan setelah diberi terapi ABA. Subjek yang semula cukup sulit memperhatikan ketika diberi materi, sulit duduk dengan tenang, jarang menatap lawan bila dipanggil, menghindar dari tugas yang diberikan, sering memaksa atau menyela, sulit untuk menunggu antrian dan mudah teralihkan perhatian pada rangsangan dari luar yang muncul. Setelah diberi terapi ABA subjek mengalami perkembangan menjadi lebih sering memperhatikan ketika diberi materi, dapat duduk dengan tenang, bila dipanggil sering menatap lawan bicara, mulai jarang menghindar dari tugas yang diberikan, gaya bicara sudah mulai teratur, jarang memaksa atau menyela ketika ada orang yang sedang bicara, dapat menunggu giliran dalam antrian dengan teman-temannya serta mengalihkan perhatian pada rangsangan dari luar mulai berkurang. Hal tersebut membuktikan bahwa terapi ABA efektif pada penderita ADHD.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Ardani, Tristiadi Ardi
Keywords: Terapi ABA (Applied Behavior Analysis); ADHD (Attention Deficit Hiperactive Disorder)
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 12 Jan 2018 09:30
Last Modified: 12 Jan 2018 09:30
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8935

Actions (login required)

View Item View Item