Ramadhani, Mohammad (2026) Analisis Pendapatan Asli Daerah dan tranfer ke daerah terhadap kemandirian fiskal: Studi kasus Kabupaten dan Kota di Jawa Timur 2019-2023. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
210502110147.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. (1MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Transfer ke Daerah (TKD) terhadap tingkat Kemandirian Fiskal kabupaten
dan kota di Provinsi Jawa Timur periode 2019–2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap Transfer ke Daerah
(TKD) yang berasal dari pemerintah pusat, sehingga kemampuan daerah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan secara mandiri belum
sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian berupa laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik
Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh 38 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur dijadikan sampel penelitian.
Berdasarkan hasil uji pemilihan model, Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling sesuai digunakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kemandirian Fiskal, yang menunjukkan bahwa semakin besar kemampuan pemerintah daerah dalam menghasilkan pendapatan dari potensi daerahnya sendiri, maka semakin tinggi tingkat kemandirian fiskalnya karena ketergantungan terhadap pemerintah pusat semakin berkurang. Sebaliknya, Transfer ke Daerah (TKD) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemandirian Fiskal, karena tingginya penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat mencerminkan bahwa pemerintah daerah masih bergantung pada sumber pendanaan eksternal dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Secara simultan, PAD dan TKD berpengaruh signifikan terhadap Kemandirian Fiskal kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur, yang mengindikasikan bahwa kedua sumber pendapatan tersebut secara bersama-sama memengaruhi kemampuan pemerintah daerah dalam mencapai kemandirian fiskal.
ENGLISH:
This study aims to analyze the effect of Local Own-Source Revenue (PAD) and Intergovernmental Transfers (TKD) on the level of Fiscal Independence of regencies
and municipalities in East Java Province during the 2019–2023 period. This study is motivated by the high dependence of local governments on Intergovernmental Transfers
(TKD) from the central government, resulting in the limited ability of local governments to independently finance governmental administration and regional development.
Therefore, increasing Local Own-Source Revenue (PAD) is considered an important factor in achieving regional fiscal independence.
This study employed a quantitative approach using a descriptive quantitative method. The research data consisted of the Regional Revenue and Expenditure Budget
(APBD) realization reports of regencies and municipalities in East Java Province obtained from the Directorate General of Fiscal Balance (DJPK), Ministry of Finance
of the Republic of Indonesia. The sampling technique used was saturated sampling, in which all 38 regencies and municipalities in East Java Province were included as the
research sample. Based on the model selection tests, the Fixed Effect Model (FEM) wasselected as the most appropriate estimation model.
The results indicate that Local Own-Source Revenue (PAD) has a positive and significant effect on Fiscal Independence, implying that the greater the ability of local
governments to generate revenue from their own regional potential, the higher their level of fiscal independence, as dependence on the central government decreases.
Conversely, Intergovernmental Transfers (TKD) have a negative and significant effect on Fiscal Independence, as a high proportion of transfer funds received from the central
government reflects a greater reliance on external financial resources to finance government administration and regional development. Simultaneously, Local Own-
Source Revenue (PAD) and Intergovernmental Transfers (TKD) have a significant effect on Fiscal Independence of regencies and municipalities in East Java Province,
indicating that these two revenue sources jointly influence the ability of local governments to achieve fiscal independence.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisor: | Abdani, Fadlil |
| Keywords: | Pendapatan Asli Daerah (PAD): Transfer ke Daerah (TKD): Kemandirian Fiskal. |
| Subjects: | 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1501 Accounting, Auditing and Accountability > 150110 Governmental Accounting 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1501 Accounting, Auditing and Accountability |
| Departement: | Fakultas Ekonomi > Jurusan Akuntansi |
| Depositing User: | Mohammad Mohammad Ramadhani |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 14:20 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 14:20 |
| URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/89281 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |
