Pengaruh konseling sebaya terhadap problem solving siswa MTsN 1 Malang

Lutfiyah, Aini (2007) Pengaruh konseling sebaya terhadap problem solving siswa MTsN 1 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
03410037.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (921kB)

Abstract

INDONESIA:

Konseling sabaya adalah konseling yang dilakukan oleh klien dengan konselor (yang sebaya) sehingga tercipta hubungan dua arah melalui proses berfikir, merasakan, berkomunikasi, memilih dan bertindak. Adapun problem solving adalah suatu usaha untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dan hambatan- hambatan dalam hidup melalui identifikasi masalah, menganalisasi masalah, menetapkan prioritas, merumuskan rencana tindakan, mengimplementasi rencana tindakan dan melakukan evaluasi.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui pengaruh konselor sebaya terhadap problem solving siswa-siswi MTsN 1 Malang.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah asosiatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki hubungan atau pengaruh antar variabel. Populasi dari penelitian ini sebanyak 421 siswa yang terdiri dari siswa-siswi MTsN 1 Malang kelas I dan kelas II, sedangkan sampel dari penelitian ini adalah 15% dari jumlah populasi yang ada yaitu 63 responden. Teknik Pengambilan Sampel dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi langsung, angket, dokumentasi dan wawancara sebagai data pendukung.

Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa peran konseling sebaya di MTsN 1 Malang berada pada kategori sedang atau cukup. Hal tersebut dapat diketahui dari beberapa indikator yang mendukung. Indikator dari konseling sebaya antara lain: berfikir, merasakan, berkomunikasi, memilih dan bertindak. Hasil penelitian tersebut, dari aspek konseling sebaya menunjukkan bahwa 63% siswi-siswi MTsN 1 Malang berada pada kategori sedang, 19% berada pada kategori tinggi dan 18% berada pada kategori rendah. Adapun tingkat problem solving di MTsN 1 Malang berada pada ketegori sedang atau cukup. Hal tersebut dapat diketahui dari beberapa indikator yang mendukung dari problem solving antara lain: identifikasi masalah, menganalisis masalah, menetapkan prioritas, merumuskan rencana tindakan, mengimplementasi rencana tindakan dan melakukan evaluasi. Adapun dari aspek problem solving menunjukkan bahwa 63% siswa-siswi MTsN 1 Malang berada pada kategori sedang dan 13% berada pada kategori tinggi dan 11% berada pada kategori rendah. Sesuai dengan hipotesis yang di ajukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kedua variabel karena nilai p=0,014 atau (r=0,275 sig 0,001/p<0,05) atau konseling sebaya berpengaruh terhadap problem solving secara signifikan pada taraf kepercayaan 95%. Sedangkan problem solving dipengaruhi oleh konseling sebaya sebesar 7,6% (Nilai R=0,275 dan RXR=Rsquare=0,076 menunjukkan bahwa 0,076 atau 7,6% problem solving dipengaruhi oleh konseling sebaya. Sementara sisanya dipengaruhi oleh sebab lain.

ENGLISH:

Contemporary counseling is a counseling wich is done by a clien and the counselor (of the same age) so it creates a two side of relation toward thinking, feeling, communication, deciding, And action process. On the other hand, problem solving is a struggle to exceed from any abstacles and difficulties of life toward identificating the problem, analysing problem, deciding the priority, formulating action plan, implemanting action plan and making an evaluation.

The influence of a contemporary counseling toward MTsN I Malang students' problem solving Approach that is used on this research is quantitative approach and the kind of research is associative, which purposes to investigate the relation or influences among variables. Research population is 421 students consist of MTsN I Malang 1st, 2nd and 3rd year, research sample is 15% from the total of present population and that is 63 respondents. The removal sample technique in this research is purposive sampling. Collecting data method which is used is direct observation, questionnaire and an interview as supporting data.

From this research result shows that the role of contemporary counseling in MTsN I Malang is on average or medium category. It can be known from some support indicators. A contemporary counseling such as: Thinking, feeling, communicating, deciding and acting. That result, from the aspect of a contemporary counseling show that 63% of MTsN I Malang students stay on a average category, 19% stay on high category and 18% stay on low category. And the level of problem solving in MTsN I Malang stays on average or medium category. It can be known from some problem solving support indicators, such as: Identification problem, analyzing problem, deciding a priority, formulating action plan, implementing action plan and making an evaluation. And from the aspect of problem solving shows that 63% of MTsN I Malang students stay on a average category, 13% stay on high category and 11% stay on low category. Based on the present hypothesis there is a significant influence between two variables because the value p=0,014 or (r=0,275 sig 0,001/p<0,05) or a contemporary counseling influence toward problem solving significantly on 95% believe level. And problem solving is influenced by contemporary counseling by the number 7,6% value R=0,275 and RXR=Rsquare=0,076 shows that 0,076 or 7,6% problem solving influenced by a contemporary counseling. And others are influenced by other cases.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mahmudah, Siti
Keywords: Problem Solving; Konseling Sebaya; Problem Solving; a Contemporary Counseling
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 12 Jan 2018 09:28
Last Modified: 12 Jan 2018 09:28
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8922

Actions (login required)

View Item View Item