Dinamika kepribadian pada remaja yang mengalami broken home di SMPN 03 Batu

Junaidi, Masrur (2007) Dinamika kepribadian pada remaja yang mengalami broken home di SMPN 03 Batu. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
02410098.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (882kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Remaja adalah aset generasi mendatang yang sangat berharga. Bisa dikatakan bahwa baik buruknya hari depan sebuah bangsa ditentukan oleh tangan- tangan pengembannya. Dalam hal ini ditangan remajalah tergenggan masa depan umat. Wajar bila setiap manusia dewasa yang menyadari masalah ini mempersiapkan strategi pendidikan yang baik untuk anak-anak. Tidak hanya itu, proses tumbuh kembang pun sangat diperhatikan dalam rangka mengarahkan dan membimbing mereka menuju tujuan yang diinginkan. Maka perhatian terhadap hak-hak anak menjadi suatu keharusan untuk mewujudkan cita-cita ini, yaitu membentuk generasi masa depan yang berkualitas. Masa remaja bisa dikatakan adalah masa neo atavistis atau masa kelahiran kembali, karena masa ini timbul fungsi-fungsi baru yang belum pernah timbul pada masa sebelumnya.

Remaja membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari keluarganya (orang tuanya). Cekcok antara ayah dan ibu seringkali membawa dampak buruk pada remaja. remaja yang seharusnya mendapat kasih sayang dan pendidikan harus mengalami masa yang kritis untuk berpisah dengan ayah dan ibunya sehingga keluarga itu menjadi broken home. Pada usia remaja yang kurang mendapat kasih sayang dan perhatian orang tuanya seringkali pemurung, labil dan tidak percaya diri. Ketika usia remaja kadang-kadang mereka mengambil jalan pintas, dan minggat dari rumah dan menjadi anak jalanan. Ketenangan yang ia rindukan berubah suram. Pendidikan yang semestinya ia dapatkan menjadi hilang. Itulah potret dari remaja yang keluarganya mengalami broken home.

Penelitian ini merupkan kualitatif, subyek penel;itian ini adalah siswa- siswi SMPN 03 Batu yang pernah mengalami keluarga broken home. Tekhnik dalam pengumpulan data pada penelitian ini penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dan menggunakan teknik analisa taksonomi dan menggunakan trianggulasi teori Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa dinamika kepribadian remaja yang mengalami broken home sangat berpengaruh terutama dalam perilaku sehari-hari baiuk itu masalah dengan Percaya diri, Agresifitas dan kecemasan. Sehingga menyebabkan remaja merasa berbeda dengan teman-teman sebayanya yang lain

ENGLISH:

Teenager is asset of generation future which have a price. We can say that good or bad future in our nation carrying out of handed, in this moment, teenage of handed have arasped of u8mmat future. Everybody must be aware this problem, not only prepared a good education but also developed process must be attend to intend and adrise them. One of requirement to create their feelings are attention in children nights and it is also to create a quality of generation future.

We can say that teenage period is new atavistis period (returning period) because this period have new function that never get before it. Teenager need to loved attention from their family (father & mother) fracassing of their parent are carries out of bad effect than (teenager) when they must be getting loved and education than they did not get it but they getting crisis period for separate from their parent, then they have broken home. Teenager which never getting loved and attention from their parent, they often feel sadly, labile and unconfident. They usually take a short out and run away from their house to be a scamp in teenage period too. Composuring which they will miss it to be hazy. Education which they will be getting it to be loss.

This is qualitative research, research subject are student SMPN 03 Batu which have broken home. Data collection from this research use interview method, observation and documentation Source of data point that dynamics of teenagers personality which have broken home is very influenced maybe unconfident, agresifitas and disturbed and daily activity, than teenagers feels different from their friends.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Ardani, Tristiadi Ardi
Keywords: Remaja; Broken Home
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 12 Jan 2018 09:26
Last Modified: 12 Jan 2018 09:26
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8875

Actions (login required)

View Item View Item