Dewantara, Iqbar Rafsanjani (2026) Mahar dalam pandangan generasi Z: Studi kasus calon mempelai di KUA Kecamatan Batu. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
19210141.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. (2MB) |
Abstract
INDONESIA:
Mahar merupakan sesuatu yang diberikan oleh pihak calon laki-laki kepada calon perempuan baik itu berupa uang, perhiasan, ataupun jasa yang mana hal tersebut bersifat wajib untuk diberikan sebagai simbol cinta dan juga kasih sayang diantara kedua pasangan yang akan melangsungkan suatu ikatan dan juga merupakan bentuk ibadah yang Panjang yaitu pernikahan.Di dalam penelitian ini mempunyai tujuan untuk dilakukannya sebuah penelitian ini adalah untuk: (1) memaparkan sudut pandang dari generasi Z terhadap mahar. (2) menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi pandangan dari generasi Z ini terhadap pemberian mahar.
Di dalam penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian empiris menggunakan metode pendekatan kualitatif. Dan untuk teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Yang mana untuk penelitian ini dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Batu dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada calon generasi Z yang akan melangsungkan pernikahan.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa: (1) Mahar menurut generasi Z merupakan pemberian dalam rangka penghargaan yang dilakukan oleh calon mempelai laki-laki kepada seorang calon mempelai perempuan. Fungsi dari mahar adalah sebuah bentuk penghormatan kepada seorang wanita, selain itu juga merupakan bentuk tanggung jawab sebagai calon suami serta simbol keseriusan untuk menjamin hak-hak dari seorang istri dalam berumah tangga. Adapun jenis mahar pada umumnya bisa berupa uang dan emas. (2) Faktor utama yang menjadikan generasi Z dalam menentukan mahar adalah kondisi ekonomi disaat sebelum menikah. Mahar diberikan sesuai dengan kemampuan calon mempelai pria yang sifatnya bagus, pantas, tetapi juga tidak memberatkan,dan tidak melampaui batas kemampuan. Nominal atau wujud mahar bisa ditentukan melalui diskusi secara terbuka, jujur, dan apa adanya kepada calon mempelai wanita, keluarga, kerabat, dan teman dekat. Kemudian setelah diskusi baru akan melahirkan kesepakatan antara dua belah pihak.
ENGLISH:
A dowry is something given by a prospective groom to a prospective bride, whether in the form of money, jewelry, or services. It is obligatory as a symbol of love and affection between the two partners who are about to enter into a marriage and is also a form of long-term worship, namely marriage. This study aims to: (1) describe Generation Z's perspective on dowry. (2) analyze the factors that influence Generation Z's views on dowry giving.
This study is an empirical research using a qualitative approach. The data collection techniques used included observation, interviews, and documentation. This research was conducted at the Batu City District Religious Affairs Office (KUA) by asking several questions to prospective Generation Z members who were about to get married.
This research concluded that: (1) A dowry is a gift given as a token of appreciation by a prospective groom to a prospective bride. The function of a dowry is a form of respect for a woman, as well as a form of responsibility as a prospective husband and a symbol of seriousness in guaranteeing a wife's rights in the household. The type of dowry can generally be money or gold. (2) The main factor influencing Generation Z in determining a dowry is the economic condition before marriage. A dowry is given according to the prospective groom's ability, which is good and appropriate, but also not burdensome, and does not exceed the limits of ability. The nominal or form of the dowry can be determined through open, honest, and honest discussions with the prospective bride, family, relatives, and close friends. Then, after the discussion, an agreement will be reached between the two parties.
ARABIC:
المهر هو ما يقدمه العريس للعروس، سواء كان مالًا أو مجوهرات أو خدمات. وهو واجب كرمز للمحبة والمودة بين الزوجين المقبلين على الزواج، كما أنه شكل من أشكال العبادة الدائمة، ألا وهي الزواج.تهدف هذه الدراسة إلى: (1) وصف منظور جيل زد للمهر. (2) تحليل العوامل المؤثرة في آراء جيل زد حول تقديم المهر.
هذه الدراسة بحث تجريبي يستخدم منهجًا نوعيًا. شملت تقنيات جمع البيانات الملاحظة والمقابلات والتوثيق. أُجري هذا البحث في مكتب الشؤون الدينية بمنطقة مدينة باتو (KUA) من خلال طرح أسئلة على أفراد من جيل زد المقبلين على الزواج.
خلص البحث إلى ما يلي: (1) المهر هو هدية يقدمها العريس للعروس تعبيرًا عن التقدير. يُعد المهر شكلًا من أشكال احترام المرأة، ومسؤولية من الزوج، ورمزًا للجدية في ضمان حقوق الزوجة في المنزل. ويتكون المهر عادةً من المال أو الذهب. (2) العامل الرئيسي المؤثر على جيل زد في تحديد المهر هو الوضع الاقتصادي قبل الزواج. يُقدم المهر وفقًا لقدرة العريس، بحيث يكون مناسبًا وجيدًا، وغير مُرهِق، ولا يتجاوز حدود قدرته. يمكن تحديد قيمة المهر، سواءً كانت رمزية أو شكلية، من خلال مناقشات صريحة وشفافة مع العروس المرتقبة وعائلتها وأقاربها وأصدقائها المقربين. وبعد هذه المناقشات، يتم التوصل إلى اتفاق بين الطرفين.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisor: | Ramadhita, Ramadhita |
| Keywords: | Mahar; Generasi Z; Dowry; Generation Z; المهر، جيل زد |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012804 Mahr (Dowry) |
| Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Iqbar Rafsanjani Dewantara |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 13:30 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:02 |
| URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/86114 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |
