Hubungan antara tingkat kecerdasan emosional dengan tingkat kemampuan berinteraksi sosial pada mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Malang

Farman, Adi (2007) Hubungan antara tingkat kecerdasan emosional dengan tingkat kemampuan berinteraksi sosial pada mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
00410068.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Sedangkan Interaksi sosial adalah Kemampuan individu dalam berhubungan dengan orang lain dengan cara meniru orang lain (imitasi), memunculkan dorongan (sugesti) baik dari dalam maupun dari luar diri, menyamakan dirinya dengan orang lain (identifikasi) dan memunculkan perasaan atau emosi tertarik kepada orang lain (simpati). Terdapat realita pada mahasiswa fakultas psikologi UIN Malang, kebanyakan mereka memiliki kemampuan interaksi sosial yang rata-rata menengah. Hal ini dilihat dari cara interaksi yang mereka lakukan. Tingkat kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kualitas interaksi sosial tersebut. Hal ini tidak mengherankan jika mahasiswa tersebut bukan mahasiswa fakultas psikologi yang sehari-harinya berkomunikasi dalam bidang jiwa, intuisi, lingkungan, kecerdasan, interaksi sosial dan cara menghadapi hidup dalam bermasyarakat. Ketika mahasiswa fakultas psikologi yang mengerti tentang kecerdasan emosional dan interaksi sosial maka seharusnya mahasiswa tersebut berusaha untuk menjadikan diri mereka sebaik-baik individu baik dalam menata diri maupun dalam pergaulan sosial.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional mahasiswa fakultas psikologi yang berhubungan dengan interaksi sosial. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan emosional dengan kemampuan berinteraksi sosial. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas adalah kecerdasan emosional sedangkan variabel terikatnya adalah interaksi sosial. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa psikologi semester I, III, V dan VII serta berusia 18-21 tahun yang berjumlah 80 orang, dilakukan dengan metode quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket yang terdiri dari angket kecerdasan emosional dan angket interaksi sosial. Untuk pengujian kualitas alat ukur digunakan Product Moment yang kemudian dikorelasikan dengan Part Whole untuk menguji validitasnya dan Alpha Cronbarch untuk menguji reliabilitas aitem angket Dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment dari Pearson, 2 didapatkan hasil rxy = 0,891, r = 0,794 yang berarti hipotesis dalam penelitan ini terbukti bahwa terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan emosional dengan kemampuan berinteraksi sosial pada mahasiswa UIN Malang. Yang artinya bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional maka semakin tinggi pula kemampuan berinteraksi sosial mahasiswa fakultas psikologi UIN Malang.

ENGLISH:

Emotional quotient is ability to recognize our own feeling and feeling of others, ability of self-motivation alone and ability manage emotion better at ownself and in contact with others. While social interaction is ability of individual in relating to others by imitating others (dummy), peeping out motivation (sugesti) either from in and also from outside self, equalizing self with others (identifikasi) and peep out emotion or feeling interest to others (sympathy). There are realita at psychology faculty student of UIN Malang, most them have ability of social interaction which is middle mean. This matter is seen from way of interaction which they do. Emotional quotient storey; level have an effect on to quality of social interaction. This matter do not surprise if the student non everyday psychology faculty student of him communicate in the field of soul, intuition, environmental, intellegence, social interaction and way of facing to live in to go into society. When psychology faculty student understanding about emotional quotient and social interaction hence student ought to be the out for make their self as good as good individual in arranging self and also in assocciation of social.

This research aim to know emotional quotient storey; level of psychology faculty student related to social interaction. Hypothesis the raised is that there are relation which are positive between emotional quotient ably have social interaction to. In this research there are two variable that is free variable is emotional quotient while variable tied of is social interaction. Sampel in this research is semester psychology student of I, III, V and of VII and also have age to 18-21 year amounting to 80 people, conducted with method of quota sampling. Instrument the used is enquette which consist of emotional quotient enquette and social interaction enquette. For the examination of measuring instrument quality used by Product Moment which later;then correlation with Part Whole to test its validity and Alpha Cronbarch to test enquette aitem reliabilitas. By using correlation formula of Product Moment of Pearson, got by result 2 rxy= 0,891 r = 0,794 meaning hypothesis in this proven elite that there are relation which are positive between emotional quotient ably have social interaction at student of UIN Malang. With the meaning that excelsior mount emotional quotient hence excelsior also ability of have social interaction of psychology faculty student of UIN Malang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Aziz, Rahmat
Keywords: Kecerdasan Emosional; Interaksi Sosial; Remaja; Emotional Quotient; Social Interaction; Adolescent
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 12 Jan 2018 08:44
Last Modified: 12 Jan 2018 08:44
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8586

Actions (login required)

View Item View Item