Hubungan antara konsep diri dengan penerimaan teman sebaya pada remaja kelas XI MAN Malang I

Masruroh, Reni (2007) Hubungan antara konsep diri dengan penerimaan teman sebaya pada remaja kelas XI MAN Malang I. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
02410040.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Masa remaja merupakan masa transisi dalam perkembangannya, di mana pada masa ini terjadi proses pencarian jati diri dan remaja dituntut untuk mampu melakukan penyesuaian diri di lingkungannya. Peranan interaksi sosial untuk melakukan penyesuaian diri agar diterima oleh teman sebaya memainkan peranan utama dalam perjalanan hidup remaja. Penerimaan remaja dalam kelompok teman sebaya merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam tahap perkembangannya. Karena teman-teman sebaya dalam kelompok sangat berpengaruh terhadap konsep diri dan ada atau tidak adanya penilaian diri yang positif. Penerimaan kelompok terhadap diri seorang remaja, rasa ikut serta dalam kelompok, memperkuat konsep diri dan penilaian diri yang positif.

Penelitian ini dilakukan di MAN Malang I dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan penerimaan teman sebaya pada remaja kelas XI di MAN Malang I. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode angket, wawancara dan observasi. Angket penelitian telah diuji cobakan terhadap 100 subjek remaja di UIN Malang pada mahasiswa semester I. Dari 84 item diperoleh 73 item yang valid untuk angket konsep diri, dan dari 80 item penerimaan teman sebaya diperoleh 65 item yang valid dengan perhitungan product moment.

Berdasarkan analisa penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: 13,16% memiliki tingkat konsep diri tinggi, 71,05% memiliki tingkat konsep diri sedang, dan 15,79% memiliki tingkat konsep diri rendah. Untuk penerimaan teman sebaya didapatkan hasil 16,67% memiliki tingkat penerimaan teman sebaya tinggi, 66,66% memiliki tingkat penerimaan teman sebaya sedang, dan 16,67% memiliki tingkat penerimaan teman sebaya rendah. Ada hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan penerimaan teman sebaya pada remaja dengan nilai rxy = 0,494 pada taraf signifikan 5%, di mana semakin tinggi tingkat konsep diri yang dimiliki seseorang maka semakin tinggi pula tingkat penerimaan teman sebayanya.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan dapat memberi manfaat dan masukan baik bagi subjek yang diteliti, bagi lembaga, guru Bimbingan dan Konseling, dan bagi peneliti selanjutnya.

ENGLISH:

Puberty is the process of transition where the adolescent is needed to know who they are. And how they should be able to adapt with the environment. Social interaction among others has main roles in accepting the attitude to determine whether they are accepted or rejected. Accepting adolescents with their own same group is very necessary in the term of personal development. Because the influence of friends are reflecting in the self concept of each individual. Not only to be accepted, but also take a part each other in environment will make the relationship stronger.

The research has been done in MAN Malang I by the aims to know the correlation between self concept with accepting adolescent of XI class adolescent in MAN Malang I. The method of data collecting is using questioner method, interview and observation. The questioner of research has been tested to 100 subjects of adolescent at UIN Malang for students of first semester. From 84 items is gained 73 items that valid for self concept questioner, and from 80 items accepting adolescent is gained 65 items that is valid by the calculation of product moment.

Based on research analysis is gained the result that are: 13,16% has the high level of self concept, 71,05% has normal level of self concept, and 15,79% has lower level of self concept. For accepting adolescent is gained the result 16,67% has high level of accepting adolescent, 66,66% has normal level of accepting adolescent, and 16,67% has low level of accepting adolescent. There was positive relation that significant between self concept with accepting adolescent in adolescent by the value rxy = 0,494 at level of significant 5%, where

more high the level of self concept that owned by someone also the level of accepting adolescent more higher.
Based on the result of research, it hoped that it could contribute input and benefit for subject that researched, for institution, the teachers and counseling, and for next researcher.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hidayah, Rifa
Keywords: Konsep Diri; Penerimaan Teman Sebaya; Remaja; Self Concept; Accepting Adolescent; Adolescent
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 12 Jan 2018 09:13
Last Modified: 12 Jan 2018 09:13
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8572

Actions (login required)

View Item View Item