Responsive Banner

Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Bagian B (Tuna rungu)- C (Tuna grahita) Dharma Wanita Provinsi Nusa Tenggara Barat

Novayani, Irma (2015) Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Bagian B (Tuna rungu)- C (Tuna grahita) Dharma Wanita Provinsi Nusa Tenggara Barat. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13770036.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Pendidikan Agama Islam tidak hanya diberikan kepada anak normal saja, tetapi juga diberikan kepada anak yang mempunyai kelainan dan kekurangan fisik atau mental. Karena manusia mempunyai hak yang sama dihadapan Allah SWT. Anak tuna rungu dan tuna grahita pada hakikatnya sama seperti anak normal biasanya, Ia juga memiliki potensi-potensi positif yang dapat berkembang oleh karena itu, dibutuhkan bimbingan dan pendidikan bagi mereka. Bantuan bagi anak tuna rungu dan tuna grahita tidak semata-mata bersifat material saja, namun yang penting adalah bantuan spiritual dan mental. Dalam konteks pendidikan bantuan tersebut dapat berupaya dan usaha keras guru agar peserta didik dapat membangun pengetahuan dalam benaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (menjelaskan) implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa bagian B (tuna rungu)-C (tuna grahita) dharma wanita provinsi NTB, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbentuk deskriptif. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang mencakup empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan kebasahan data menggunakan dua kriteria yaitu perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) perencanaan pembelajaran bagi anak tuna rungu dan tuna grahita, menganalisis hari efektif, menyususn silabus, menyusun Rencana Program Pembelajaran dan melakukan penilaian, guru lebih mementingkan adanya ketersediaan alat peraga sebagai media dalam proses pembelajaran; 2) pelaksanaan pembelajaran bagi tuna rungu dan tuna grahita lebih menekankan pada aplikasi atau praktik secara langsung tentang tata cara dalam melaksanakan shalat dengan benda-benda yang kongrit atau benda nyata. tujuannya yaitu dapat meningkatkan pemahaman terhadap ajaran agama Islam serta dapat melaksanakan shalat dalam kehidupan sehari-hari. 3) evaluasi hasil pembelajaran pendidikan agama Islam bagi anak tuna rungu dan tuna grahita evaluasi lebih diukur dari hasil pengamatan dan praktik secara langsung.

ENGLISH:

Islamic education is not only given to normal children, but also given to children who have the disorder and the physical or mental deficiency. Since humans have the some right in front of Allah. Deaf children and mentally disabled essentially the some as a normal child, he also has the positive potential that can develop therefore, needed guidance and education for them. Help for deaf children and mentally disabled are not purely material, but the important thing is the spiritual and mental relief, in the context of this assistance can be sought education and hard work of teachers so that students can build knowledge in this mind. This study aimed to describe (explain) the implementation of learning Islamic education for children with special needs in special schools section B (deaf)-C (mentally disabled) Dharma Wanita Provinsi NTB, ranging from planning, implementation and evaluation. This study uses a descriptive qualitative approach, data collection method is observation, interview and documentation. Data were analyzed using an interactive model that includes four components: data collection, data reduction, data displayed and conclusion. Checking wetness data using two criteria, namely the extension of participation and triangulation of sources and trianglulation methods. The conclusion of this study were 1) the planning of learning for deaf children and mentally disabled, analizing the effective day, syllabus, compiling learning program plan and conduct assessment, teachers are more concerned with the availability of props as media in the learning process; 2) the implementation of learning for deaf and mentally disabled more emphasis on practical application or directly on procedures in prayers with concrete objects or real objects. The goal is to increase understanding of the teachings of Islam and can ferform prayer in daily life; 3) evaluation of learning outcomes Islamic religious education for the deaf and mentally disabled more measured evaluation of the results of direct observation and practice

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Yasin, Ahmad Fatah and Padil, Moh
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, Ahmad FatahUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDPadil, MohUNSPECIFIED
Keywords: Pendidikan Agama Islam; Tuna rungu; Tuna Grahita; Islamic Education; Deaf (Tuna rungu); Mentally Disabled (Tuna Grahita)
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 12 Jan 2018 14:54
Last Modified: 12 Jan 2018 14:54
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8515

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item