Model pembinaan moral anak jalanan melalui rumah singgah : Studi di Rumah Singgah Flamboyan Jl. Muharto V Perum Griya Kota Asri DII/6 Kota Malang

Hidayat, Amin (2007) Model pembinaan moral anak jalanan melalui rumah singgah : Studi di Rumah Singgah Flamboyan Jl. Muharto V Perum Griya Kota Asri DII/6 Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
02410024.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (812kB)

Abstract

INDONESIA:

Kenyataannya, tidak semua tujuan dan fungsi Rumah Singgah berjalan baik dan dapat dilakukan secara berkesinambungan dalam waktu yang cukup lama. Justru, seringkali ditemukan kesulitan-kesulitan dalam menangani anak jalanan. Hal yang sering dihadapi sejumlah Rumah Singgah termasuk Flamboyan, adalah tidak semua anak jalanan yang ditempatkan dalam satu rumah, dengan aktif mengikuti pola-pola bimbingan dan pembinaan dengan baik. Mereka lebih suka tinggal di jalanan dalam waktu yang lama, daripada mereka harus tinggal di Rumah Singgah. Akibatnya, sejumlah upaya pembinaan diantaranya pembinaan moral yang ditetapkan kurang bisa optimal. Sudah menjadi konsensus publik, bahwa sikap dan perilaku anak jalanan selalu negatif, amoral, brutal, kasar, anti sosial, suka minum-minuman keras, pengguna narkoba, pergaulan bebas, selalu mengganggu ketenangan umum dan sebagainya. Semua ini, seolah sulit dirubah dan dicarikan alternatif pola pembinaan moral efektif bagi Rumah Singgah. Dari fenomena di atas, ada empat rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) bagaimana moral anak jalanan? (2) faktor apa saja yang mempengaruhi moralitas anak jalanan? (3) problematika pembinaan moral anak jalanan di Rumah Singgah? (4) Bagaimana model pembinaan moral yang diterapkan, bagi anak jalanan di Rumah Singgah?, dan bertujuan untuk: (1) mendiskripsikan moralitas anak jalanan; (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi moralitas anak jalanan; (3) memetakan problem-problem pembinaan moral anak jalanan di Rumah Singgah; (4) menemukan model pembinaan moral terbaik, bagi anak jalanan di Rumah Singgah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan tiga subjek penelitian diantaranya: pengurus Rumah Singgah Flamboyan, anak jalanan dan tetangga dekat Rumah Singgah. Proses pengambilan data dilakukan sejak bulan Oktober 2006 sampai bulan Februari 2007, dengan metode pengumpulan data, wawancara terstruktur, observasi partisipan, dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan: (1) tidak semua anak jalanan mempunyai moralitas negatif, ada juga diantara mereka yang bermoral baik dan ingin berubah dari hal-hal amoral; (2) faktor intern yang mempengaruhi moralitas anak jalanan adalah trauma masa lalu dari orangtua dan keluarga serta agama yang rendah. Sedangkan, faktor ektern-nya lebih dipengaruhi oleh teman sebaya sepergaulan, lingkungan kerja anak dan pendidikan formal yang rendah; (3) problem intern pembinaan moralitas anak jalanan, meliputi: rendahnya kemauan anak untuk berubah ke arah lebih baik, dan anak lebih suka tinggal di jalanan. Sedangkan, faktor ekstern-nya adalah keluarga yang kurang mendukung, lingkungan pergaulan negatif anak jalanan dan masyarakat yang selalu apriori (negatif thinking) tentang anak jalanan, dan; (4) model pembinaan moralitas anak jalanan yang dilakukan di Rumah Singgah Flamboyan, antara lain: bimbingan perindividu, bimbingan sosial kelompok, bimbingan orangtua, bimbingan melalui guru kelas (guru BK) bagi anak jalanan yang masih sekolah, bimbingan keagamaan dan rekreasi edukasi. Juga, bimbingan yang melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, orangtua, pihak kepolisian, dinas kesehatan dan lain-lain.

ENGLISH:

The visible phenomenon, not all the objectives and the function of “Rumah Singgah” road to the counseling of public child moral run well. The public road children placed in one house actively follow the pattern of counseling well. It has been a public consensus that children of public road’s attitudes are always negative, immoral, brutal, harsh, anti social, like to drink alcohol, the consumer of narcotics, free association, and always disturb their calm and quiet environment. From the phenomenon above, there are four research problems in this research, namely: (a) how is the moral of public road child? (b) what factors that influence the moral of children public road?(c) what problems faced by the counseling of public road child moral in “Rumah Singgah? (d) how the model of moral counseling for public road child is applied in “Rumah Singgah”?. The objectives on this research are (a) to describe the moral of public road child; (b) analyze the factors that influence the moral of children public road? (c) categorize the problems faced by the counseling of public road child moral in “Rumah Singgah? (d) find the best model of moral counseling for public road child in “Rumah Singgah”?. This research was conducted using descriptive qualitative. There were three research subjects in this research, namely: the manager of “Rumah Singgah Flamboyan”, public road child and the neighbor of “Rumah Singgah”. The data of this research were taken from October 2006 until february 2007. The method used in this research are interview, participant observation and documentation method. Based on this research, we can conclude that: (a) not all public road children have negative moral; (b) internal actors that influence the moral of public road children are past syndrome from parents, family and the minority of religion. While external factors are more influenced by their friends, their environment and the low of their formal education; (c) internal problem to the moral of public child counseling, namely: the low of public road children’s desire to be better and they like to live in the road. While the external factors are the less attention from their parents, the association and the society; (d) the counseling model of public road child moral which is done in “Rumah Singgah Flamboyan”, are: individual counseling, social counseling, parental counseling, teachers counseling for the public road children, religious counseling and education counseling. The counseling here involves elite figures, parents, police, health official, and others.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Arifin, Zainul
Keywords: Model; Pembinaan Moral; Anak Jalanan; Rumah Singgah Flamboyan
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 12 Jan 2018 07:53
Last Modified: 12 Jan 2018 07:53
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8449

Actions (login required)

View Item View Item