Responsive Banner

دراسة الحالة عن تعليم القواعد العربية باستخدام طريقة "الشامل" في معهد الأمين الإسلامي برندوان وطريقة "الاكتشاف" في معهد فونجاك دار السلام فمكاسان مادورا

Hanun, Bisyarotul (2015) دراسة الحالة عن تعليم القواعد العربية باستخدام طريقة "الشامل" في معهد الأمين الإسلامي برندوان وطريقة "الاكتشاف" في معهد فونجاك دار السلام فمكاسان مادورا. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13720017.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK

Penguasaan tata bahasa dalam pembelajaran bahasa Arab akan menuntun pembelajar tidak hanya mampu membaca akan tetapi mampu memahami literatur dan teks bacaan dengan baik. Hal ini adalah tujuan pokok dalam pembelajaran tata bahasa atau kaidah bahasa Arab. Dengan tujuan inilah, metode Syamil dan metode Iktisyaf dijadikan landasan dalam membaca kitab-kitab Bahasa Arab.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat proses pembelajaran dan evaluasi metode Syamil di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan dan metode Iktisyaf di Pondok Pesantren Puncak Darus Salam Pamekasan Madura untuk kegiatan baca kitab. Adapun indikator yang dijadikan acuan adalah latar belakang penyusunan, penerapan metode dan proses evaluasi dua metode tersebut.

Jenis dari penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah observasi, interview dan dokumentasi. Adapun analisis data dibagi menjadi tiga tahap yaitu 1) pengolahan data, 2) penyusunan data dan 3) penyajian data.

Hasil dari penelitian dari kedua metode ini adalah: 1) Pembelajaran Kaidah Bahasa Arab dengan menggunakan metode Syamil dimulai dengan kitab jilid 1 berisi pendekatan morfologi atau qowaid shorfiyah kemudian dilanjutkan dengan kitab jilid 2 yang berisi pendekatan gramatikal atau qowaid nahwiyah.Untuk metode Iktisyaf, qowaid nahwu dan shorof diajarkan secara bersamaan dan beriringan melalui sorogan dan wethonan karena dua hal ini dianggap saling melengkapi dan tidak ada yang harus dijadikan prioritas. Sehingga metode Iktisyaf bisa dikatan cara paling cepat dan tepat. 2) Proses Evaluasi baca kitab, berkisar tentang kecermatan siswa dalam membaca teks bacaan dan menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, menentukan shighah, I’rab, tanda baca dalam sebuah kalimat, mampu men-tashrif baik lughawiy maupun ishthilahiy. Untuk metode Syamil, butir soal dikhususkan pada penentuan rumus-rumus untuk beberapa kaidah, baik kaidah nahwu maupun sharraf. Sedangkan untuk metode Iktisyaf, butir soal dikhususkan pada penentuan bait-bait nadzam tentang kaidah-kaidah bahasa Arab

ABSTRACT

Mastery of grammar in language learning of Arabic will guide learners not only able to read but able to understand literature and reading text correctly. This is the main goal in learning Arabic grammar. With this purpose, the Syamil method and the Iktisyaf method used as a foundation in reading of Arabic books.

This study aims to look at the process of learning and evaluation of the Syamil method in Islamic Boarding School of Al-Amien Prenduan and Iktisyaf method in Islamic Boarding Scholl of Puncak Darus Salam Pamekasan Madura. The indicators are used as a reference is the background of the preparation, implementation and evaluation process of two methods.

The type of research is a case study with a qualitative approach. The instruments used were observation, interview and documentation. The analysis of the data is divided into three stages: 1) processing of data, 2) compilation of data and 3) presentation of data.

The Results from the study of these two methods are: 1) Implementation of Syamil method and Iktisyaf method. For Syamil methods, the learning begin with the book volume I contain morphological approach or qowaid shorfiyah then continued with the book volume II contain grammatical approach or qowaid nahwiyah. For Iktisyaf methods, qowaid nahwu and shorof taught simultaneously with sorogan and wethonan because these two points are considered complementary and no one should be a priority. So the Iktisyaf method can be said most rapid and precise way. 2) The evaluation process of reading kitab, revolves about the student`s precision in reading and translating into Indonesian, determine Sighat, I'rab, punctuation in a sentence, and capable to Tashrif both Lughowiy and Ishthilahiy. For Syamil methods, item of questions devoted to determination for some rules’ formulas, whether the rules for nahwu and sharraf. For Iktisyaf method, item of questions devoted to the determination of couplet nadzom about the Arabic rules.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Wargadinata, Wildana and Smeer, Zeid B
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDWargadinata, WildanaUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDSmeer, Zeid BUNSPECIFIED
Keywords: تعليم القواعد العربية; طريقة تعليم; طريقة الشامل; وطريقة الاكتشاف; Learning of Arabic Grammar; Learning method; Syamil method; Iktisyaf method; : Pembelajaran Kaidah Bahasa Arab; Metode Pembelajaran; Metode Syamil; Metode Iktisyaf
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 08 Nov 2017 15:04
Last Modified: 08 Nov 2017 15:04
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/8448

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item