Responsive Banner

Pengaruh pengungkapan Coso Enterprise risk management dimediasi critical success factors dan Islamic corporate governance pada kinerja keuangan Islamic bank

Zuraidah, Zuraidah (2025) Pengaruh pengungkapan Coso Enterprise risk management dimediasi critical success factors dan Islamic corporate governance pada kinerja keuangan Islamic bank. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
200504320027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

(4MB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA:

Kinerja keuangan merupakan salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan operasional Islamic Bank. Peningkatan kinerja keuangan menjadi sangat krusial karena mencerminkan kemampuan bank dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien. Berbagai faktor dapat mempengaruhi kinerja keuangan, COSO Enterprise Risk Management (ERM) merupakan kerangka penerapan manajemen risiko yang komprehensif dan tata kelola yang baik, Critical Success Factors (CSF) mencakup elemen-elemen kunci yang berperan penting dalam keberhasilan implementasi strategi, Islamic Corporate Governance (ICG) mencerminkan prinsip-prinsip tata kelola yang sesuai dengan nilai-nilai Islam diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Islamic Bank secara berkelanjutan.

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan COSO Enterprise Risk Management terhadap kinerja keuangan Islamic bank dengan dimediasi oleh Critical Success Factors dan Islamic Corporate Governance. Penelitian ini menggunakan sampel 10 Islamic Bank dunia terbesar versi Global Finance World’s Best Islamic Financial Institutions 2022. Dengan jenis penelitian pendekatan kuantitatif, dan data sekunder berupa laporan keuangan yang dikeluarkan pada laman website Bank selama periode penelitian 2014 - 2023. Keseluruhan variabelnya termasuk variabel manifest data panel. Teknik analisis data dengan analisis jalur dengan bantuan aplikasi software R meliputi pengujian uji mediasi. Hasil penelitian dapat menjadi referensi strategis bagi manajemen Islamic Bank untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dan tata kelola berdasarkan prinsip Islam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung pengungkapan COSO Enterprise Risk Management (ERM) terhadap kinerja keuangan bank syariah bersifat negatif dan tidak signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa tanpa adanya faktor mediasi, penerapan ERM belum mampu memberikan dampak langsung yang berarti terhadap kinerja keuangan. Karena manfaat dari sistem manajemen risiko ini lebih bersifat preventif dan jangka panjang, sementara dalam jangka pendek dapat meningkatkan biaya, memperpanjang proses operasional, dan belum sepenuhnya mendukung peningkatan profitabilitas. COSO ERM terbukti berpengaruh signifikan terhadap Critical Success Factors (CSF), namun arah pengaruhnya negatif. Artinya, dalam konteks penelitian ini, semakin tinggi pengungkapan COSO ERM justru cenderung diikuti oleh penurunan pencapaian faktor-faktor kunci keberhasilan. Sementara itu, COSO ERM memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Islamic Corporate Governance (ICG), yang menunjukkan bahwa implementasi ERM belum sepenuhnya terintegrasi dengan prinsip-prinsip tata kelola syariah dalam praktik bank yang diteliti. CSF terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan bank syariah. Hal ini mengindikasikan bahwa keberhasilan faktor-faktor strategis internal merupakan penentu penting dalam mendorong kinerja keuangan. Sebaliknya, ICG menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Arah negatif dan ketidaksignifikanan hubungan antara ICG dan kinerja keuangan menunjukkan bahwa penerapan prinsip tata kelola syariah masih menghadapi tantangan efektivitas. Prinsip ICG telah meningkatkan kepatuhan dan integritas, tetapi belum sepenuhnya berkontribusi terhadap peningkatan profitabilitas jangka pendek. Efek positifnya cenderung baru terlihat dalam jangka panjang ketika tata kelola syariah telah terinternalisasi secara menyeluruh dalam budaya dan strategi organisasi. Meskipun secara statistik signifikan, arah negatif ini mengisyaratkan bahwa penerapan prinsip-prinsip ICG yang belum optimal atau belum selaras dengan kebutuhan kinerja keuangan jangka pendek justru dapat menjadi hambatan. Ketika CSF digunakan sebagai variabel mediasi antara ERM dan kinerja keuangan, hubungan tersebut menjadi positif dan signifikan. Ini menunjukkan bahwa ERM dapat meningkatkan kinerja keuangan secara tidak langsung melalui penguatan CSF. Demikian pula, ketika ICG berperan sebagai mediator, hubungan antara ERM dan kinerja keuangan juga menjadi positif dan signifikan. Artinya, meskipun secara langsung ICG tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, namun sebagai perantara, ICG mampu memperkuat hubungan antara ERM dan kinerja keuangan.

Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara COSO Enterprise Risk Management (ERM), Critical Success Factors (CSF), dan Islamic Corporate Governance (ICG) dalam satu model empiris yang komprehensif untuk menjelaskan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan bank syariah. Tidak seperti penelitian terdahulu yang hanya meneliti hubungan langsung antara ERM dan kinerja keuangan, penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh COSO ERM lebih dominan bersifat tidak langsung melalui CSF dan ICG. Pendekatan ini memperkenalkan model dual mediation yang menjelaskan jalur pengaruh COSO ERM terhadap kinerja keuangan Islamic Bank secara lebih komprehensif. Berbeda dari studi sebelumnya yang berfokus pada satu faktor mediasi atau lembaga lokal, penelitian ini menggunakan sampel 10 Islamic Bank terbesar dunia versi Global Finance 2022, sehingga memberikan cakupan global dan relevansi tinggi terhadap praktik perbankan syariah internasional. Selain itu, penelitian ini menyoroti adaptasi COSO ERM terhadap prinsip kepatuhan syariah, memberikan perspektif baru tentang penerapan manajemen risiko berbasis nilai Islam. Dari sisi metodologi, penggunaan analisis jalur dengan Feasible Generalized Least Squares (FGLS) merupakan pendekatan yang jarang digunakan, namun efektif untuk mengatasi heteroskedastisitas dan autokorelasi dalam data panel, sehingga memperkuat validitas hasil penelitian.

ENGLISH:

Financial performance is one of the main indicators for assessing the operational success of Islamic banks. Improving financial performance is crucial as it reflects the bank's ability to manage resources effectively and efficiently. Various factors can influence financial performance. Enterprise Risk Management (ERM) is a framework that includes the implementation of comprehensive risk management and good governance; Critical Success Factors (CSF) encompass key elements essential for the successful implementation of strategies; and Islamic Corporate Governance (ICG) reflects governance principles aligned with Islamic values.

This study aims to analyze the effect of ERM disclosure on the financial performance of Islamic banks, mediated by CSF and ICG. The sample consists of the 10 largest Islamic banks in the world based on Global Finance’s World’s Best Islamic Financial Institutions 2022. A quantitative approach was employed, using secondary data in the form of financial reports published on the banks' official websites during the 2014–2023 period. All variables are manifest variables in a panel data structure. The data analysis technique used is path analysis with the assistance of R software, which includes mediation testing.

The results of the study indicate that the direct effect of Enterprise Risk Management (ERM) disclosure on the financial performance of Islamic banks is negative and not significant. This suggests that without the presence of mediating factors, ERM implementation has yet to produce a meaningful direct impact on financial performance. ERM has a statistically significant influence on Critical Success Factors (CSF), although the relationship is negative. This implies that in the context of this study, higher levels of COSO ERM disclosure tend to be followed by a decline in CSF achievement. ERM also has a positive but insignificant effect on Islamic Corporate Governance (ICG), suggesting that ERM practices are not yet strongly integrated with sharia governance principles within the banks studied. CSF, on the other hand, demonstrates a significant positive influence on the financial performance of Islamic banks. This indicates that the success of internal strategic factors is a key determinant in driving financial performance. ICG shows a negative and insignificant effect on financial performance. Although statistically significant, the negative direction suggests that the implementation of ICG principles, which may still be suboptimal or not aligned with short-term financial goals, could act as an obstacle. When CSF is used as a mediating variable between ERM and financial performance, the relationship becomes positive and significant. This indicates that ERM can indirectly improve financial performance through the strengthening of CSF. Similarly, when ICG serves as a mediator, the relationship between ERM and financial performance also becomes positive and significant. This means that although ICG does not have a direct significant effect, it effectively strengthens the connection between ERM and financial performance when acting as an intermediary. The novelty of this study lies in its unique contribution by offering a framework that can serve as a foundation for enhancing financial performance through risk management that is integrated with Islamic values and governance principles.

ARABIC:

يُعَدّ الأداء المالي أحد المؤشرات الأساسية في تقييم نجاح العمليات التشغيلية للبنك الإسلامي. ويُعَدّ تحسين الأداء المالي أمرًا حاسمًا، لأنه يعكس قدرة البنك على إدارة الموارد بشكل فعال وكفء. وهناك عدة عوامل تؤثر على الأداء المالي، منها إطار عمل COSO لإدارة المخاطر المؤسسية، الذي يتضمن تطبيق إدارة شاملة للمخاطر وحوكمة جيدة، وعوامل النجاح الحرجة (CSF) التي تمثل العناصر الرئيسية في نجاح تنفيذ الاستراتيجية، والحوكمة المؤسسية الإسلامية (ICG) التي تجسد مبادئ الحوكمة المتوافقة مع القيم الإسلامية.

يهدف هذا البحث إلى تحليل تأثير إطار عمل COSO لإدارة المخاطر المؤسسية على الأداء المالي للبنك الإسلامي، مع دراسة الوساطة التي تمثلها كل من عوامل النجاح الحرجة والحوكمة المؤسسية الإسلامية. اعتمد البحث على عينة مكونة من عشرة بنوك إسلامية تُعَدّ من بين الأكبر في العالم حسب تصنيف Global Finance World’s Best Islamic Financial Institutions 2022. واتبع منهجية كمية باستخدام البيانات الثانوية المتمثلة في التقارير المالية المنشورة على المواقع الرسمية لتلك البنوك، وذلك خلال فترة الدراسة من عام 2014 إلى عام 2023. وتُعدّ جميع المتغيرات متغيرات ظاهرة من نوع بيانات البانل، وتم استخدام تحليل المسار (Path Analysis) مع تقدير معاملات بيتا باستخدام أسلوب FGLS (Feasible Generalized Least Squares) لقياس نسبة تأثير المتغيرات المستقلة على المتغير التابع في نموذج الانحدار.

نتائج البحث أظهرت أن هناك تأثير مباشر لإفصاح إدارة المخاطر المؤسسية (ERM) على الأداء المالي للبنوك الإسلامية، ولكن هذا التأثير كان سلبياً وغير ذي دلالة إحصائية بقيمة و. وهذا يشير إلى أنه بدون وجود عامل وسيط، فإن تطبيق ERM لم يتمكن من إحداث تأثير مباشر ذي دلالة إحصائية على الأداء المالي. تؤثر إدارة المخاطر المؤسسية (ERM) بشكل إحصائي ذي دلالة على العوامل الحاسمة للنجاح (CSF) بقيمة tو ، ولكن اتجاه التأثير سلبي. وهذا يشير إلى أنه في سياق هذه الدراسة، كلما زادت الإفصاحات عن COSO ERM، كلما انخفضت تحقيق العوامل الحاسمة للنجاح (CSF). تؤثر ERM بشكل إيجابي ولكن غير ذي دلالة إحصائية على حوكمة الشركات الإسلامية (ICG)، مع و. وهذا يشير إلى أن تطبيق ERM لم يتكامل بقوة مع مبادئ الحوكمة الإسلامية في ممارسات البنوك التي تمت دراستها. CSF أثبتت تأثيرها الإيجابي والهام على الأداء المالي للبنوك الإسلامية، مع و. وهذا يعني أن نجاح العوامل الاستراتيجية الداخلية هو عامل مهم في تحفيز الأداء المالي. أظهرت ICG تأثيرًا سلبيًا وغير ذي دلالة إحصائية على الأداء المالي، مع و. على الرغم من أن التأثير ذو دلالة إحصائية، إلا أن الاتجاه السلبي يشير إلى أن تطبيق مبادئ ICG غير الأمثل أو غير المتوافق مع احتياجات الأداء المالي قصير الأجل، قد يشكل عائقًا. عندما يتم استخدام CSF كمتغير وسيط بين ERM والأداء المالي، تم العثور على أن التأثير يصبح إيجابيًا وذو دلالة إحصائية، مع t = 4,6258 و. وهذا يشير إلى أن ERM يمكن أن يحسن الأداء المالي بشكل غير مباشر من خلال تعزيز CSF. وبالمثل، عندما تستخدم ICG كوسيط، تصبح العلاقة بين ERM والأداء المالي إيجابية وذات دلالة إحصائية، مع و. وهذا يعني أنه على الرغم من أن ICG لا تؤثر بشكل مباشر بشكل ذي دلالة إحصائية، إلا أنها كوسيط، تنجح في تعزيز العلاقة بين ERM والأداء المالي.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Supervisor: Wahidmurni, Wahidmurni and Diana, Ilfi Nur
Keywords: COSO Enterprise Risk Management; Critical Success Factors; Islamic Corporate Governance; Financial Performance; Islamic Banks; COSO Enterprise Risk Management; Critical Success Factors; Islamic Corporate Governance; Financial Performance; Islamic Banks; إطار عمل لإدارة المخاطر المؤسسية (ERM); عوامل النجاح الحرجة (CSF); الحوكمة المؤسسية الإسلامية (ICG); الأداء المالي; البنك الإسلامي
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140104 Microeconomic Theory
14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics
14 ECONOMICS > 1403 Econometrics > 140304 Panel Data Analysis
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Doktor Ekonomi Syariah
Depositing User: Zuraidah Zuraidah
Date Deposited: 30 Jan 2026 09:24
Last Modified: 30 Jan 2026 09:50
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/83470

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item