Responsive Banner

Strategi penggemar K-Pop dalam mengelola keuangan pribadi: Sebuah pendekatan fenomonologi mahasiswa di Kota Malang

Huda, Inarothul (2025) Strategi penggemar K-Pop dalam mengelola keuangan pribadi: Sebuah pendekatan fenomonologi mahasiswa di Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
220501110143.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

(2MB)

Abstract

INDONESIA:

Indonesia merupakan pasar K-Pop terbesar di dunia (18,47%), di mana Kota Malang menjadi pusat penggemar terbanyak kedua di Jawa Timur (32,1%). Sebagai kota pendidikan dengan estimasi 22.000 mahasiswa baru per tahun, fenomena ini membawa dampak ekonomi bagi mahasiswa. Salah satu masalah utamanya adalah pengeluaran keuangan yang berlebihan demi pemenuhan gaya hidup K-Pop, yang berisiko mengganggu keseimbangan keuangan pribadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan strategi dan implikasinya dalam mengelola keuangan pribadi mahasiswa penggemar K-pop untuk mencapai kestabilan antara kebutuhan pokok dan hiburan di Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis Phenomenology. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode pengolahan data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi mahasiswa penggemar K-Pop adalah untuk memenuhi kebutuhan makan, kebutuhan perawatan diri seperti alat mandi dan skincare serta keinginan untuk membeli produk K-Pop. Dimana dua diantaranya merupakan hal umum yang dibutuhkan oleh setiap individu. Kemudian, dari hasil penelitian ini pula menunjukkan bahwa strategi pengelolaan keuangan mahasiswa penggemar K-Pop di Kota Malang diantaranya, membuat pos-pos anggaran dan dana darurat, menabung, mencegah transaksi berlebihan dan mencari solusi serta menjadikan kebutuhan tetap prioritas utama, yang mengindikasikan bahwa dalam memenuhi keinginan hiburan seperti K-Pop, mereka memiliki intuisi dengan melakukan berbagai cara tanpa harus mengorbankan kebutuhan utama. Adapun hasil implikasi dari keterlibatan strategi tersebut menunjukkan mahasiswa penggemar K-Pop di Kota Malang mampu meningkatkan kendali diri, rasional dalam berbelanja hingga menciptakan keuangan yang stabil walaupun tengah berada dikondisi yang memungkinkan untuk bertindak secara impulsif terhadap produk K-Pop yang diinginkan.

ENGLISH:

Indonesia is the largest K-Pop market in the world (18.47%), with Malang being the second largest fan base in East Java (32.1%). As an educational city with an estimated 22,000 new students per year, this phenomenon has an economic impact on students. One of the main problems is excessive financial expenditure to fulfill the K-Pop lifestyle, which risks disrupting personal financial balance. The
purpose of this study is to outline strategies and their implications in managing the personal finances of K-pop fan students to achieve stability between basic needs and entertainment in Malang.

This study uses a descriptive qualitative approach with a phenomenological type. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data processing methods included data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation.

The results of the study show that the consumption patterns of K-Pop fan students are to meet their food needs, personal care needs such as toiletries and skincare, and the desire to buy K-Pop products. Two of these are common needs for every individual. Furthermore, the results of this study also show that the
financial management strategies of K-Pop fan students in Malang include creating budget and emergency funds, saving money, preventing excessive transactions, and finding solutions while making basic needs a top priority. This indicates that in fulfilling their entertainment desires, such as K-Pop, they have the intuition to do various things without having to sacrifice their basic needs. The implications of these strategies show that K-Pop fans in Malang City are able to improve self- control, shop rationally, and create stable finances even when faced with conditions that might lead to impulsive purchases of desired K-Pop products.

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item