Fajrul Huda, Mohammad (2025) Studi fenomenologi terhadap praktik mediatisasi dakwah nur rofiah tentang kesetaraan gender dan implikasinya terhadap hukum keluarga islam. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
230201220011.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. (2MB) |
Abstract
INDONESIA:
Dalam konteks kesetaraan gender, khususnya dalam keluarga, Nur Rofiah memiliki pandangan dan konsep yang unik mengenai relasi antara laki-laki dan perempuan, atau suami dan istri dalam rumah tangga. Nur Rofiah memaknai relasi suami istri pada hubungan yang berimbang dan mitra yang sejajar, memandang perempuan dan laki-laki sebagai subjek utuh dalam kehidupan, sehingga menghindari terjadinya ketimpangan atau ketidaksetaraan gender kepada salah satu pihak di dalam keluarga. Dakwah tentang kesetaraan gender oleh Nur Rofiah di media sosial juga menjadi peran yang sangat penting, untuk menumbuhkan kesadaran, dan guna mengatasi bias gender, meminimalisir budaya patriarkhi yang sudah lama mengakar di masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan sifat penelitian deskriptif-analitis dan metode observasi yang melibatkan deskripsi dan penjelasan tentang peran Nur Rofiah dalam memediatisasi dakwah tentang kesetaraan gender dalam keluarga. Data primer ini diperoleh melalui wawancara terstruktur yang ditujukan kepada beberapa informan terkait. Sedangkan data sekunder penelitian ini diperoleh melalui beberapa sumber seperti artikel, jurnal, dan sumber lain tentang mediatisasi dan kesetaraan gender dalam keluarga.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pemilihan platform media digital oleh Nur Rofiah mampu menjangkau audiens yang lebih luas, mediatisasi dakwah melalui zoom meeting, instagram, youtube, dan facebook mendapatkan respon positif dan membawa perubahan yang signifikan terhadap kesadaran dan penerapan tentang nilai kesetaraan gender baik di kalangan perempuan maupun di kalangan laki-laki. Selain itu, motif sebab (because of motive), dan motif tujuan (in order to motive) sebagaimana dijelaskan dalam fenomenologi Alfred Schutz menyimpulkan bahwa sebab dan tujuan Nur Rofiah sesuai dengan pengalaman hidup dan kondisi sosialnya, yang pada akhirnya membawa dan mendorong terhadap advokasi hak-hak kesetaraan gender perempuan, serta perjuangan dan harapan untuk berkurangnya budaya patriarkhi di kalangan masyarakat.
Dalam konteks kesetaraan gender, khususnya dalam keluarga, Nur Rofiah memiliki pandangan dan konsep yang unik mengenai relasi antara laki-laki dan perempuan, atau suami dan istri dalam rumah tangga. Nur Rofiah memaknai relasi suami istri pada hubungan yang berimbang dan mitra yang sejajar, memandang perempuan dan laki-laki sebagai subjek utuh dalam kehidupan, sehingga menghindari terjadinya ketimpangan atau ketidaksetaraan gender kepada salah satu pihak di dalam keluarga. Dakwah tentang kesetaraan gender oleh Nur Rofiah di media sosial juga menjadi peran yang sangat penting, untuk menumbuhkan kesadaran, dan guna mengatasi bias gender, meminimalisir budaya patriarkhi yang sudah lama mengakar di masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan sifat penelitian deskriptif-analitis dan metode observasi yang melibatkan deskripsi dan penjelasan tentang peran Nur Rofiah dalam memediatisasi dakwah tentang kesetaraan gender dalam keluarga. Data primer ini diperoleh melalui wawancara terstruktur yang ditujukan kepada beberapa informan terkait. Sedangkan data sekunder penelitian ini diperoleh melalui beberapa sumber seperti artikel, jurnal, dan sumber lain tentang mediatisasi dan kesetaraan gender dalam keluarga.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pemilihan platform media digital oleh Nur Rofiah mampu menjangkau audiens yang lebih luas, mediatisasi dakwah melalui zoom meeting, instagram, youtube, dan facebook mendapatkan respon positif dan membawa perubahan yang signifikan terhadap kesadaran dan penerapan tentang nilai kesetaraan gender baik di kalangan perempuan maupun di kalangan laki-laki. Selain itu, motif sebab (because of motive), dan motif tujuan (in order to motive) sebagaimana dijelaskan dalam fenomenologi Alfred Schutz menyimpulkan bahwa sebab dan tujuan Nur Rofiah sesuai dengan pengalaman hidup dan kondisi sosialnya, yang pada akhirnya membawa dan mendorong terhadap advokasi hak-hak kesetaraan gender perempuan, serta perjuangan dan harapan untuk berkurangnya budaya patriarkhi di kalangan masyarakat.
ENGLISH:
In the context of gender equality, particularly within the family, Nur Rofiah has a unique perspective and concept regarding the relationship between men and women, or husband and wife, within the household. Nur Rofiah defines the husband-wife relationship as a balanced relationship and equal partnership, viewing women and men as integral subjects in life, thus preventing gender inequality or inequity for either party within the family. Nur Rofiah's preaching of gender equality on social media also plays a crucial role in raising awareness, addressing gender bias, and minimizing the long-entrenched patriarchal culture in society.
This research is a field study with a descriptive-analytical nature and observational methods. It involves describing and explaining Nur Rofiah's role in mediating preaching about gender equality within the family. Primary data was obtained through structured interviews with several relevant informants. Secondary data was obtained from various sources, including articles, journals, and other sources on mediation and gender equality within the family.
The results of this study indicate that, the choice of digital media platforms by Nur Rofiah is able to reach a wider audience, the mediatization of da'wah through zoom meetings, Instagram, YouTube, and Facebook received a positive response and brought significant changes to the awareness and implementation of the values of gender equality both among women and among men. In addition, the motive of cause (because of motive), and the motive of purpose (in order to motive) as explained in the phenomenology of Alfred Schutz concluded that the causes and purposes of Nur Rofiah are in accordance with her life experiences and social conditions, which ultimately led to and encouraged advocacy for women's gender equality rights, as well as the struggle and hope for the reduction of patriarchal culture in society.
ARABIC:
في سياق المساواة بين الجنسين، خاصة في الأسرة، لدى نور رفيا رؤية ومفهوم فريد حول العلاقة بين الرجال والنساء، أو بين الأزواج والزوجات في الأسرة. يفسر نور رفيا العلاقة بين الزوج والزوجة في علاقة متوازنة وشركاء متساوين، حيث ينظر إلى النساء والرجال كموضوعات كاملة في الحياة، لتجنب حدوث عدم المساواة بين الجنسين أو عدم المساواة لطرف واحد في الأسرة. الدعوة حول المساواة بين الجنسين التي كتبها نور رفيا على وسائل التواصل الاجتماعي هي أيضا دور مهم جدا، لتعزيز الوعي والتغلب على التحيز بين الجنسين، وتقليل الثقافة الأبوية التي طالما ترسخت في المجتمع.
هذا البحث هو بحث ميداني يتضمن أساليب وصفية تحليلية وملاحظة تتضمن وصفا وشرحا لدور نور رفيا في الوساطة في الدعوة حول المساواة بين الجنسين في الأسرة. تم الحصول على هذه البيانات الأولية من خلال مقابلات منظمة استهدفت عدة مخبرين ذوي صلة. وفي الوقت نفسه، تم الحصول على البيانات الثانوية لهذا البحث من خلال عدة مصادر مثل المقالات والمجلات ومصادر أخرى حول الوساطة والمساواة بين الجنسين في الأسرة.
تظهر نتائج هذه الدراسة أن اختيار نور رفيا لمنصات الإعلام الرقمي تمكن من الوصول إلى جمهور أوسع، وتلقى الوساطة في الدعوة عبر اجتماعات زووم وإنستغرام ويوتيوب وفيسبوك استجابة إيجابية وأحدث تغييرات كبيرة في الوعي والتطبيق لقيمة المساواة بين الجنسين بين النساء والرجال. بالإضافة إلى ذلك، فإن سبب الدافع، ودافع الهدف (من أجل الدافع) كما هو موضح في الفينومينولوجيا لألفريد شوتز يخلثان إلى أن قضية نور رفيا وهدفها يتوافقان مع تجربتها الحياتية وظروفها الاجتماعية، مما يؤدي في النهاية إلى وتشجيع الدفاع عن حقوق المرأة في المساواة بين الجنسين، بالإضافة إلى النضال والأمل في تقليص الثقافة الأبوية بين المجتمع.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Supervisor: | Sumbulah, Umi and Salam, Nor |
| Keywords: | Mediatisasi; Nur Rofiah; Kesetaraan Gender; Mediatization; Gender Equality; الوساطة، نور رفيا، المساواة بين الجنسين |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200104 Media Studies |
| Departement: | Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Mohammad Fajrul Huda |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 10:36 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 10:36 |
| URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/83396 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |
