Pengembangan bahan ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural bagi siswa kelas XII SMAN 2 Kediri

Indrianto, Nino (2011) Pengembangan bahan ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural bagi siswa kelas XII SMAN 2 Kediri. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
09770014.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (12MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pengembangan bahan ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural bagi siswa kelas XII SMAN 2 Kediri ini didasarkan pada kenyataan bahwa belum tersedianya bahan ajar yang memiliki kriteria sebagai bahan ajar dengan spesifikasi berbasis multikultural. Hasil pengembangan ini dimaksudkan untuk dapaT memenuhi tersedianya bahan ajar yang dapat meningkatkan kemenarikan dan keefektifan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA secara umum dan SMAN 2 Kediri khususnya sebagai sasaran pengguna bahan ajar.

Pengembangan bahan ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ini menyangkut tujuan pembelajaran, strategi belajar, komponen-komponen bahan ajar dan materi yang akan dipelajari pada kelas XII semester I. Bahan ajar disusun berdasarkan standar isi KTSP 2006 dengan memasukkan nilai-nilai multikultural sebagaimana yang telah dirumuskan oleh H.A.R. Tilaar, yaitu (1) cinta perdamaian, (2) cinta kearifan, (3) sikap hidup inklusif, (4) menghargai pluralitas, (5) cerdik-pandai, (6) energik-kreatif, (7) responsive terhadap masyarakat demokratis, (8) daya guna, (9) akhlak mulia, dan (10) sopan santun.

Dalam pengembangan ini, pengembang mengadaptasi model pengembangan Borg dan Gall (1983), yaitu (1) analisis kebutuhan, (2) pangembangan produk (3) penyusunan prototipe bahan ajar, (4) uji Coba, (5) revisi produk, dan (6) hasil akhir. Berdasarkan model tersebut, bahan ajar dikembangakan melalui langkah-langkah pengembangan Arief S. Sadiman (2006), sebagai berikut (1) merumuskan tujuan, (2) merumuskan tujuan, (3) mengembangkan alat pengukur keberhasilan, (4) penulisan naskah, dan (5) uji coba.

Hasil akhir dari kegiatan pengembangan ini adalah “Modul Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural” yang terdiri dari (1) buku pegangan siswa dan (2) buku pegangan guru. Produk pengembangan ini diujucobakan melalui beberapa tahap secara berurutan yakni (1) uji coba ahli terdiri dari (a) uji coba ahli meteri, (b) uji coba ahli media, dan (c) uji coba ahli bahasa, (2) uji coba perorangan, (3) uji coba kelompok kecil, dan (4) uji coba lapangan kepada guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas XII SMAN 2 Kediri.

Hasil uji coba bahan ajar oleh ahli materi sebesar 91% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji coba bahan ajar oleh ahli media sebesar 82,84% kualifikasi baik. Hasil uji coba bahan ajar oleh ahli bahasa sebesar 72% kualifikasi cukup baik. Demikian hasil uji coba perorangan diperoleh persentase rata-rata sebesar 76,44% kualifikasi cukup baik. Hasil uji coba kelompok kecil diperoleh persentase rata-rata sebesar 80,67% kualifikasi baik. Hasil uji coba lapangan diperoleh persentase rata-rata sebesar 89,77% kualifikasi baik.Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa bahan ajar termasuk dalam kualifikasi baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sedangkan hasil belajar siswa yang diukur melalui pre-test dan post-tes terdapat peningkatan hasil nilai rata-rata pre-test dan post-test yang mencapai 32,41%. Demikian ketercapaian kriteria ketuntasan belajar siswa sebanyak 97%. Berdasarkan hasil belajar siswa perhitungan statistik uji t diperoleh nilai harga t hitung= 5,426 > 2,04 artinya t hitung>t tabel selanjutnya dilakukan penelaahan pada tabel dengan taraf signifikan 95%. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa pengujian hipotesis dengan menerapkan rumus statistik diperoleh hasil Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai akhir dengan nilai awal dalam pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar. Jadi penggunaan bahan ajar efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan kepada guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam hendaknya produk bahan ajar yang dihasilkan ini dapat ditindak lanjuti dalam kegiatan pasca pengembangan dengan menggunakan bahan ajar mata pelajaran pendidikan Agama Islam berbasis multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bagi pengembang berikutnya, diharapkan dapat melakukan uji coba dengan subjek yang lebih besar dan waktu pembelajaran yang lebih lama untuk mendapatkan tingkat kemenarikan dan keefektifan bahan ajar yang lebih baik.

ENGLISH:

The development of teaching material of Islamic Education based on multicultural for SMAN 2 Kediri grade XII is based on the fact that the unavailability of teaching materials having criteria as teaching materials based on multicultural. The result of the development is intended to meet the availability of teaching materials that can enhance the attractiveness and effectiveness of learning in Islamic Religious Education in common senior high school and especially SMAN 2 Kediri as the material user target.

The development of teaching material of Islamic Education is about learning goals, learning strategies, teaching material components and materials studied in class XII semester I. The teaching material is organized based on KTSP content standards 2006 by entering the values of multicultural as formulated by H.A.R Tilaar, (1) love peace, (2) love wisdom, (3) inclusive attitude, (4) respect for plurality, (5) educated, (6) energetic- creative, (7) responsive democratic society, (8) skilled, (9) moral-religious, and (10) civilized.

In this development, the developer adapts the development model of Borg and Gall (1983). Those are (1) need analysis, (2) product development (3) organization of learning material prototype, (4) trial run, (5) product revision and (6 ) final result. Based on these models, teaching material is developed by using Arief S. Sadiman steps of development (2006), as follows (1) formulating objectives, (2) formulating objectives, (3) developing success measurement, (4) writing the script, and (5) test. The end result of this development activity is "Multicultural Based Islamic

Education Module" which consists of (1) the student’s handbook and (2) teacher’s handbook. The product of the development is tested through several stages in sequence: (1) trial expert comprising (a) material expert trial, (b) media expert trial, and (c) linguist trials, (2) individual testing, (3) small groups testing, and (4) field trials to Islamic Education teacher and grade XII students of SMAN 2 Kediri.

The result of teaching material trial by material exper is 91% with excellent qualifications. The result of teaching material trial by media expert is 82.84% well-qualified. The result of teaching material trial by linguists is 72% good enough qualification. Moreover, the result of individual trial is 76.44% in average, good enough qualification. The result of small group trial is 80.67%, well-qualified. The result of Field trial is 89.77%, well-qualified. Overall, it can be concluded that the teaching material is considered good in qualifications. Thus, it is suitable to be used in teaching and learning Islamic Education. Furthermore, the outcome of the student tested that was measured by pre-test and post-test shows an increase in the result of average scores in pre-test and post-test that reaches 32,41%. As a result, the attainment of student learning completion criteria is 97%. Based on the learning result, the statistic computation t test is values t count = 5.426> 2.04 meaning t count> t table. Then, from the study on the table, the significance grade is 95%. So, It can be stated that the result of hypothesess trial using statistic method is that Ho is rejected. It can be concluded that there is a significance difference between the final score and the prior one in the learning using this teaching material. Thus, using this teaching material is effective in increasing student learning result.

Based on the result of this research, it is suggested that Islamic Education teachers use teaching material of Islamic Education based on multicultural in Islamic Education in teaching Islamic Education. For other researchers, it is hoped that there will be other researches that use more subjects with longer learning process time to get more interests and effectiveness in better teaching material.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Maimun, Agus and Mulyadi, Mulyadi
Keywords: Pengembangan; Bahan Ajar; Pendidikan Agama Islam; Multikultural; Development; Teaching Material; Islamic Education; Multicultural
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 15 Aug 2017 12:49
Last Modified: 15 Aug 2017 12:49
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7856

Actions (login required)

View Item View Item