Responsive Banner

إجتهاد ابن حزم وأبي حنيفة في حكم نكاح الصغار: دراسة مقارنة

Umam, Khairul (2012) إجتهاد ابن حزم وأبي حنيفة في حكم نكاح الصغار: دراسة مقارنة. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
08210060.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Allah telah menciptakan perbedaan dalam watak dan keinginan manusia. Sebagaimana disebutkan dalam QS. Huud ayat 118-119. Perbedaan itu juga ada pada para ulama’. Setiap manusia memiliki kepribadian، pemikiran، dan watak masing-masing. Oleh karena itu، perbedaan pendapat diantara mereka adalah suatu hal yang pasti dan itu merupakan rahmat.

Begitu juga perbedaan ulama’ dalam permasalahan hukum-hukum fikih، diantaranya adalah masalah fikih. Hal ini dikarenakan، masing-masing ulama’ memiliki argumen، dalil، dan metode penetapan hukum yang berbeda-beda.

Penelitian ini berkaitan dengan perbedaan argumen Ibnu Hazm dan Abu Hanifah tentang hukum pernikahan anak yang tertulis dalam kitab “Al-Muhalla” karya Ibnu Hazm dan “Al-Mabshuth” karya Abu Hanifah dengan judul “Ijtihad Ibnu Hazm dan Abu Hanifah dalam Hukum Nikah Dini (Studi Komparatif)”.

Dalam kitabnya، Ibnu Ibnu Hazm berkata bahwa Nikah dini hanya boleh untuk wanita saja sedangkan Abu Hanifah mengatakan bahwa nikah tersebut bisa dilakukan oleh pria atau wanita. Dalam penelitian ini، peneliti ingin mengetahui sebab perbedaan pendapat antara Ibnu Hazm dan Abu Hanifah ditinjau dari segi metode pengambilan hokum dan metode pengambilan dalil yang digunakan oleh keduanya.

Penelitian ini merupakan penelitian normatif atau pustaka. Hal ini dikarenakan sebagian besar sumber datanya bersumber dari buku-buku (kitab-kitab). Peneliti menganalisis perbedaan argument tersebut dengan metode komparasi. Peneliti telah mengumpulkan data baik data primer، skunder، dan tersier sesuai dengan urutannya dan menganalisis penelitian tersebut sesuai dengan metode penelitian yang ada.

Dan dari studi komparasi ini، peneliti telah menemukan jawaban dari rumusan masalah yang ada bahwa kedua argumen imam tersebut berdasarkan Al- qur’an dan Al-hadits. Ibnu Hazm mengambil dalil hadits tentang pernikahan Nabi Muhammad dengan Siti Aisyah saja. Sedangkan Abu hanifah mempunya dalil lebih banyak dari Ibnu Hazm serta menggabungkan dalil-dalil tersebut. Dalil-dalil itu adalah Surat Al-Tholaq 4، Al-Nuur 32، Hadits pernikahan Nabi Muhammad dengan Aisyah، dan hadits ketika Nabi Muhammad menikahkan putra-putri pamannya ketika keduanya masih kecil (belum baligh).

ENGLISH:

Allah Almighty creates human being with different characters and traits (QS. Huud : 118-119) as well as Islamic scholars (ulama’). Thus، to have a different opinion is human. Some Islamic scholars are different arguing early marriage since they have different methods، approaches، and Enterpretations.

This study tries to portray the argumentation of Ibnu Hazm and Abu hanifah perspectives toward early marriage case written in “Al-Muhalla”، the book of Ibnu Hazm and “Al-Mabshuth” written by Abu Hanifah.

Ibnu Hazm pointed out in his book that early marriage is allowed only for woman، meanwhile Abu Hanifah said that both man and woman are allowed. It finally what attracts the researcher to choose this topic. The researcher is eager to know the reasons of those differences based on the method on decision making and argumentation.

It is normative study since the sources are mainly taken from several books. The data are analyzed with comparative method. The finding shows that the different notions on early marriage happened because Ibnu Hazm takes the hadits about prophet Muhammad’s marriage with Siti Aisyah، while Abu Hanifah has more references and relates to Qur’an Surah Al-Tholaq : 4، Al-Nur : 32، Hadits of prophet Muhammad’s marriage with Siti Aisyah، and other marriages of prophet Muhammad’s children when they are teenagers.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Yasin, Noer and Hamidah, Tutik
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, NoerUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDHamidah, TutikUNSPECIFIED
Keywords: إجتهاد ابن حزم; إجتهاد أبي حنيفة; حكم نكاح الصغار; : Ijtihad Ibnu Hazm; Ijtihad Abu Hanifah; Nikah Dini; Ijtihad of Ibnu Hazm; Ijtihad of Abu Hanifah; Early Marriage
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 14 Aug 2017 15:57
Last Modified: 14 Aug 2017 15:57
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7844

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item