تعليم مهارة الكلام بالمدخل البنائيّ: بحث تجريبي في البرنامج الخاص لتعليم اللغة العربية في الجامعة الاسلامية الحكومية بمالانج

Ali Mansur, Sugeng (2008) تعليم مهارة الكلام بالمدخل البنائيّ: بحث تجريبي في البرنامج الخاص لتعليم اللغة العربية في الجامعة الاسلامية الحكومية بمالانج. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
06930020.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Berbicara (berbahasa Arab) adalah salah satu dari empat keterampilan bahasa yang sangat penting. Keterampilan berbicara merupakan keterampilan paling dominan dalam kehidupan karena sebagai alat komunikasi setiap hari. Adalah parameter konkrit, bahwa seseorang mahir berbahasa Arab jika ia mampu berbicara secara baik dan benar. Namun demikian, realitas menunjukan bahwa secara umum kemampuan berbicara mahasiswa dalam bahasa Arab rendah sekali. Hal ini terbukti dari pertanyaan para peneliti pada kalangan mahasiswa “mengapa kemampuan bahasa arab mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan?”. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada tema permasalahan tersebut.

Populasi penelitian ini adalah mahasiswa di program khusus pembelajaran Bahasa Arab (PKPBA) dengan sampel kelas D-2 (kelas menengah) yang berjumlah 33 mahasiswa. Dari data awal(angket) diketahui bahwa lemahnya mahasiswa dalam berbicara(bahasa Arab) diakibatkan karena kurang adanya motifasi, kurang adanya prioritas dalam berbicara, juga tema yang kurang sesuai dengan mahasiswa dan mininmnya mufrodat. Maka penelitian ini secara khusus bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang kemampuan keterampilan berbicara mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkannya pendekatan konstruktif.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode One-Group Pretest-Posttest, tanpa adanya kelas kontrol. Sebelum eksperimen peneliti mengadakan observasi langsung terhadap proses pembelajaran kemudian dilakukan pre-tes. Kemudian dilanjutkan dengan penerapan pendekatan konstruktif, dan diakhiri dengan pos-tes. Hasil dari pre-tes dan pos- tes inilah yang dijadikan sebagai data utama untuk proses analisa, dengan uji "t-tes" agar diketahui signifikasinya.

Adapun dari hasil pre-tes dan pos-tes dapat diketahui bahwa pengajaran keterampilan berbicara melalui pendekatan konstruktif sangant signifikan, dimana t-hitung
= 9.337 > t-tabel = 2.04 dengan tarap kepercayaan 97.5 %. Sehingga hipotesis bahwa keterampilan berbicara mahasiswa akan meningkat bila mahasiswa ikut mengkonstruk atau
membangun pengetahuan dan keterampilan berbicranya sendiri.

Ada peningkatan 89.90 % dari seluruh unsur-unsur keterampilan berbicara. Vokal sebesar 3.42%, kosakata 13.00%, pilihan ungkapan 13.57%, susunan kalimat 5.14 %, kaidah bahasa 7.73, kelancaran 5.93%, nada dan irama 8.65%, pemahan isi 17.83%, penalaran 7.11%, dan keberanian atau motifasi 7.51%. Dan diantara unsur-unsur di atas yang paling menonjol adalah pemahan isi, pemilihan ungkapan dan kosakata. Ketiga unsur ini sangat penting dalam proses keterampilan berbicara.

ABSTRACT

Conversation is one of four inportance skills, it`s dominant as the way of communication in our life. Beside that, concrite parameter, told some one fluently in Arabic if they can speak Arabic well. This matter look from question of researchers for university studentys, “why ability of their Arabic is not expected?” Otherwise this research is focused of this problem.

The population of this research is Special Arabic Program (PKBA) student by using D-2 class as the example (middle class). It`s 33 students, from data known the weaknes of students in speaking arabic, because of low motivation, no priority, lack of vocabularies, and related themes to speak Arabic for them. This research focus on getting the descriptive of their skill ability to speak Arabic before and after constructive theory.

This research is experement research by using one group pre-test – post-test, without control class. By experement the researcher obserbed directly to learning process then did pre –est, and then aplied by constructive theory and the research end it by post-test. The results of both of the is the main data of this research as analysis process by using “t” test to know the significant.

The result of pre-test and post-test known that conversation skill learning process by using constructive theory is very signivicant. Where “t” hitung = 9.337 % > “t” tabel = 2.04 %. Believable 97.5 %. Hypothesis of this research is conversation skill of university student of Special Arabic Program(PKPBA) will increase if they construct or build the knowledge the skill by them selves.

There is development 89.90 % from all of conversation skills. Vocal is 3.42 %, Vocabulary is 13.00 %, election is 13.57 %, structure sentence is 5.14 %, norm language is 7.73 %, fluently is 5.93 %, Intonation is 8.65 %, comprehension is 17.83 %, Intelectual activity is 7.11 %, and brave or motivation is 7.51 %. From those skills, the dominant thing is the content of understanding, idiomatic choice, and vocabulary. This three items are very important to speak Arabic.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Lubis, Torkis and Umar, Ahmad
Keywords: تعليم مهارة الكلام; مدخل البنائيّ; Teaching of conversation skill by constructive approximation; Pengajaran Kemahiran Berbicara; Pendekatan Konstruktif
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 04 Aug 2017 08:23
Last Modified: 04 Aug 2017 08:23
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7617

Actions (login required)

View Item View Item