Responsive Banner

Penerapan metode mendongeng dengan bantuan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas 1B Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif 02 Singosari Malang

Sunardi, Anggih Rizqi Amalia (2015) Penerapan metode mendongeng dengan bantuan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas 1B Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif 02 Singosari Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11140051.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Bahasa Indonesia adalah matapelajaran yang wajib diajarkan pada tingkat dasarsampai dengan perguruan tinggi. Khususnya pada tingkat sekolah dasar, pelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan disekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi baik secara lisan maupun secara tertulis. Masalah yang mendasar yang ditemukan oleh peneliti yaitu masalah keterampilan berbicara siswa. Hal ini dibuktikan dengan pasifnya siswa, kurang percaya diri, mayoritas siswa masih malu- malu saat berbicara didepan teman- teman mereka, dan juga nilai siswa dalam keterampilan berbicara yang masih banyak dibawah KKM. Oleh karena itu peneliti memilih metode mendongeng dengan media boneka jari untuk memberikan solusi terhadap masalah tersebut. Karena metode mendongeng dengan media boneka jari dapat merangsang siswa untuk aktif, dan mampu mengembangkan bahasa dan ide pokok dalam fikiran siswa serta melatih siswa agar tidak malu bila berbicara didepan teman-teman mereka.

Penelitian ini dilaksanakan di MI Al-Ma’arif 02 Singosari Malang, dengan objek penelitiannya adalah seluruh siswa kelas IB. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalahuntuk mengetahui bagaimanap erencanaan, penerapan, danevaluasi metode mendongeng dengan bantuan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IB MI Al-Ma’arif 02 Singosari Malang.

Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah melalui pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan beberapa metode, yaitu metode observasi, wawancara, tes tertulis, tes lisan, dan metode dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis, dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis deskriptif kualitatif yaitu memaparkan secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya, yang dilakukan dan dirasakan oleh peneliti. Sedangkan deskriptif kuantitatif yaitu untuk mengetahui hasil tindakan per siklusnya yang didapatkan dari hasil evaluasi per siklus (pre- test dan post- test).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode mendongeng dengan media boneka jari dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IBMI Al-Ma’arif 02 Singosari Malang. Bukti secara kualitatif dapat diketahui dari hasil pengamatanproses pembelajaran yang mengalami peningkatan pada tiap siklusnya yaitu siswa menjadi antusias danaktifdalam pembelajaran,lebih percaya diri,mampu menggunakan kata secara tepat, danlancar dalam berbicara. Peningkatan hasil pengamatan padapra- siklusrata- ratayaitu 35,15, sedangkan padasiklus I mengalami peningkatan yaitu 52,65. Kemudian pada siklus II semakin mengalami peningkatan78,09. Sedangkan bukti secara kuantitatif siswa mengalami banyak peningkatan rata- rata, yaitu padapra-siklus rata-rata nilai adalah 53,5, pada siklus Iadalah 62,3, dan pada siklus II adalah 79,1.

INGGRIS:

Indonesian is a compulsory subject taught at the primary level up to the college. Especially at the elementary school level, Indonesian is one of the subjects that taught in primary school to improve students' ability to communicate both orally and in writing. The fundamental problem found by the researchers is the student’s problem in speaking skills. This is proofed by passive students who lack of confidence; the majority of students are embarrassing when speaking in front of their friends, and also the grade of students in speaking skills are far below the KKM. Therefore, the researchers chose the method of storytelling with finger puppet media to provide a solution to the problem. Because the method of storytelling with finger puppet media can stimulate the students to be active, and be able to develop the language and the main idea in the students’ mid and to train the students so they will not embarrass anymore when they have to speak in front of their friends.

The researches are held at MI Al-Ma’arif 02 Singosari, Malang. The Research Objects are the students of class IB. The Research Purposes are 1) to know what is the plan, the implementation, and the evaluation of finger puppet storytelling method to develop the speaking skill of the students of class IB at MI Al-Ma’arif 02 SingosariMalang.

The researchesare conducted with qualitative research approach with Action Research method. In collecting the data, the researchers used several methods, such as: observation, interviews, written tests, oral tests, and documentation method. To analyze the research, in this study,the researcher used adescriptive analysis of qualitative and quantitative analysis. Descriptive qualitative analysisis explained thoroughly aboutthe real situation, which is performed and perceived by the researcher. While the quantitative descriptive is to know the results of actions percycle which were obtained from the evaluation results percycle (pre- test dan post- test).

The results showedthat the implementation ofthe finger puppet story telling method mediacan enhancethe students' speaking skills class IBMIAl Maarif 02 Singosari Malang. Qualitative evidencecan be seen from the observation that the learning process has increased in each cycleand the students become more enthusiastic, active and confidence when study, they alsoable touse the word correctly, and fluently when they have tospeak. Observation research improvement on averagepre-cycleare 35,15, meanwhile, in cycle I it was improving around 52,65. And then in cycle II it was improving around 78,09. Evidently, quantitatively the students were made significant improvement on average pre cycle around 53,5 grade. In cycle 1 the grade around 62,3, and in cycle II is 79,1.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Walid, Muhammad
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDWalid, MuhammadUNSPECIFIED
Keywords: Metode Mendongeng; Bantuan Boneka Jari; Peningkatan Keterampilan Berbicara; Finger Puppet Storytelling Method; Speaking Skill Enhancement
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Dellavia Azzahra Permata Putri
Date Deposited: 24 Jul 2017 16:55
Last Modified: 24 Jul 2017 16:55
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7322

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item