Pengaruh pendekatan konstruktivisme dan behaviorisme terhadap prestasi belajar pengukuran panjang bagi siswa kelas II SDN Lesanpuro III Malang

Aprista, Ranti (2013) Pengaruh pendekatan konstruktivisme dan behaviorisme terhadap prestasi belajar pengukuran panjang bagi siswa kelas II SDN Lesanpuro III Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
09140008.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini akan mendeskripsikan suatu uji beda prestasi belajar siswa. Penelitian kuantitatif pendekatan konstruktivisme dan pendekatan behaviorisme ini dilakukan pada siswa kelas IIA dan IIB semester I SDN Lesanpuro III Malang pada mata pelajaran matematika materi pengukuran panjang. Apakah dengan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan prestasi siswa kelas IIA dalam mata pelajaran matematika pokok bahasan pengukuran panjang.

Tujuan khusus penelitian tindakan ini adalah untuk: (1) Menjelaskan seberapa besar tingkat prestasi belajar pengukuran panjang dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme di kelas II SDN Lesanpuro III Malang. (2) Untuk menjelaskan seberapa besar tingkat prestasi belajar pengukuran panjang dengan menggunakan pendekatan behaviorisme di kelas II SDN Lesanpuro III Malang. (3) menjelaskan perbedaan prestasi belajar pengukuran panjang antara pembelajaran dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dan behaviorisme di kelas II SDN Lesanpuro III Malang.

Penelitian ini menurut sifat analisis adalah dengan menggunakan penelitian berbandingan, dimana peneliti ingin membandingkan antara dua kelompok dalam satu variabel. X1 adalah pendekatan konstruktivisme, X2 adalah pendekatan behaviorisme, dan Y adalah prestasi belajar siswa. Sedangkan menurut kehadiran variabel, penelitian ini tergolong penelitian Kuantitatif, Secara tipikal, penelitian ini menggunakan instrumen penelitian tes, yang selanjutnya data hasil tes tersebut akan diolah mengunakan uji t pada program SPSS.

Berdasarkan pada hasil penelitian ini dapat peneliti rumuskan beberapa kesimpulan, diantaranya: (1) pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi pengukuran panjang bagi siswa kelas IIA SDN Lesanpuro III Malang. Sebagai buktinya bahwa pengajaran yang dilakukan mengalami peningkatan yang signifikan dari hasil belajar yang diperoleh. Bahwa antara pre test dan post tes yang dilakukan, prestasi siswa dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme mengalami peningkatan yang cukup signifikan. (2) pendekatan behaviorisme kurang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas IIA SDN Lesanpuro III Malang. Sebagai buktinya bahwa pengajaran yang dilakukan tidak mengalami penigkatan yang signifikan dari hasil belajar yang diperoleh. Bahwa antara pretest dan post tes yang dilakukan, prestasi siswa dengan menggunakan pendekatan behaviorisme tidak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. (3) perbedaan yang didapat dari kedua pendekatan tersebut adalah bahwa pendekatan konstruktivisme ternyata lebih baik digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IIA SDN Lesnpuro III.

Berdasarkan kesimpulan yang tersebut, maka dapat dirumuskan saran-saran sebagai berikut : (1) Kepada guru Madrasah ataupun Sekolah Dasar agar mempertimbangkan pemberian materi pembelajaran dengan mengenalkan kepada siswa dengan menggunakan macam-macam pendekatan, strategi, metode dan media, salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme. (2) Kepada guru yang mengajarkan matematika, hendaknya selalu mempunyai kreativitas dalam menggunakan metode belajar yang diberikan kepada siswa. (3) Hendaknya guru dapat meningkatkan kualitas berdasarkan pada pengembangan kurikulum sekolah agar tidak terpaku dengan cara-cara konvensional yang mapan, namun perlu disesuaikan dengan perubahan atau inovasi penyelenggaraan proses pembelajaran yang disesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman.

ENGLISH:

This study will describe a different test student achievement. Quantitative research approach of behaviorism and constructivism approach is done in class IIA and IIB one semester SDN Lesanpuro III Malang in mathematics material length measurement. Is the constructivist approach can improve student achievement in the IIA class mathematics subject length measurement.

The specific aims of action research is to: (1) Describe the extent of achievement length measurement using a constructivist approach in the grade II SDN Lesanpuro III Malang. (2) To clarify the extent of achievement length measurement using the approach of behaviorism in grade II SDN Lesanpuro III Malang. (3) explain the differences in achievement between the length measurement using a constructivist approach to learning and behaviorism in grade II SDN Lesanpuro III Malang.

This study according to the nature of the analysis is to use compared research, where researchers want to compare between the two groups in one variable. X1 is a constructivist approach, X2 is the approach of behaviorism, and Y is student achievement. Meanwhile, according to the presence of variables, the study classified as quantitative research, Typically, this research uses research instrument test, which further test data will be processed using the t test in SPSS.

Based on the results of this study the researcher can formulate some conclusions, including: (1) a constructivist approach can improve mathematics achievement material length measurement for SDN Lesanpuro class IIA III Malang. As evidence that the teaching is done raising significant experience of learning outcomes obtained. That between the pre-test and post-test is conducted, student achievement using the constructivist approach has increased significantly. (2) lack of behaviorism approach can improve students' mathematics achievement SDN Lesanpuro class IIA III Malang. As evidence that the teaching is done not experience significant raising of learning outcomes obtained. That between the pre-test and post-test is conducted, student achievement using behaviorism approach did not experience a significant increase. (3) the difference obtained from the two approaches is that the constructivist approach turned out to be better used to improve student achievement class IIA SDN Lesanpuro III Malang.

Based on these conclusions, it can be formulated as the following suggestions: (1) To the Madrasah or elementary school teachers to consider the provision of learning materials to introduce to the students by using a variety of approaches, strategies, methods and media, one of which is by using constructivism approach. (2) To the teachers who teach math, should always have creativity in the use of learning methods that are given to students. (3) Teachers should be able to improve the quality of school based on curriculum development that is not glued to the conventional methods are well established, but need to be adjusted for changes in or implementation of innovative learning process that is tailored to the demands of the times.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Murni, Wahid
Keywords: Pendekatan Konstruktivisme; Pendekatan Behaviorisme Prestasi Belajar Siswa; Matematika; Pengukuran Panjang; Approach Constructivism; Behaviorism Approach; Student Achievement; Mathematics; Length Measurement
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Afib Rif'an Nashruddin
Date Deposited: 28 Jul 2017 01:55
Last Modified: 28 Jul 2017 01:55
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7254

Actions (login required)

View Item View Item