Pemenuhan hak anak pada keluarga bantaran rel PT. Kereta Api Indonesia: Study di Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang

Sampurno, Ainur Rohman Arif (2017) Pemenuhan hak anak pada keluarga bantaran rel PT. Kereta Api Indonesia: Study di Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13210132.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

INDONESIA:

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, mereka terdiri dari ayah, ibu, ada anak. Umum sebuah keluarga menginginkan kehidupan yang aman, nyaman, dan tentram. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan kondisi keluarga yang ada di wilayah bantaran rel PT. Kereta Api Indonesia Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Di sekitar area tersebut tinggal beberapa keluarga dengan hidup serba kekurangan. Kekurangan inilah yang menjadikan peran orang tua di rasa kurang. Dampak ini menyebabkan anak-anak mereka harus hidup serba kesusahan, bahkan sebagian mereka harus jauh dari orang tua. Fenomena inilah yang kemudian menarik minta peneliti menjadikan tema tersebut sebagai kajian ilmiah yang dibahas dalam skripsi ini.

Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mencoba untuk mendeskripsikan tentang relasi yang ada di dalam keluarga, serta melihat upaya yang dilakukan oleh orang tua guna memenuhi hak-hak anak mereka.

Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian Empiris, berupa analisis-deskriptif yaitu, pendekatan dilakukan secara intensif dan terinci pada sebuah organisasi atau gejala tertentu di masyarakat. Untuk memahami dan menjelaskan gejala tersebut, peneliti menggunakan pendekatan fenomenologi dan perundang-undangan (statute approach). Pendekatan fenomenologi dengan menjelaskan fenomena berdasarkan pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa keluarga dengan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Sedangkan pendekatan statute approach adalah pendekatan undang-undang, peneliti mencoba mengkaitkan fenomena berdasarkan pengalaman para pihak dengan undang-undang, khususnya tentang perlindungan anak.

Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi keluarga yang ada di lingkungan bantaran rel PT. Kereta Api Indonesia Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Klojen Kota Malang masih terbilang baik-baik saja. Orang tua yang kebanyakan menghabiskan waktu guna memenuhi kebutuhan serta hajat hidup keluarga sebagai pemulung dan pengamen masih mampu menjaga keutuhan komunikasi serta pengasuhan kepada anak-anak mereka. Pemenuhan hak anak dari segi pendidikan, pengasuhan, serta bermain (istirahat) ternyata masih mampu di upayakan oleh para orang tua sesuai dengan batas kemampuan mereka sebagai warga bantaran.

Saran kepada para orang tua di lingkungan tersebut agar menjauhkan anak mereka dari praktek meminta-minta, agar anak tidak menjadikan upaya ini sebagai kebiasaan. Serta untuk pemerintah agar memberikan pelatihan khusus, dan modal simpan-pinjam untuk pembiayaan usaha kecil bagi warga di lingkungan tersebut.

ENGLISH:

Family is the smallest unit in society, they consist of father, mother, there child. A family generally wants a safe, comfortable, and peaceful life. It is inversely proportional to the existing family conditions in the rail region PT. Kereta Api Indonesia in Sukoharjo, Klojen, Malang City. Around that area there is family who live there with deprived. The life shortage makes the parent's role in the sense of lack. The life shortage have an impact for their children to live in all the trouble, even some of them must be away from parents. Then this phenomenon which attracted the researcher to make the theme as a scientific study discussed in this thesis.

Based on these problems, researchers try to describe the relationships that exist in the family, and see the efforts made by parents to meet the rights of their children.

The author uses the type of empirical research of this thesis, a descriptive-analysis that is, an intensive and detailed approach to a particular organization or symptom in the community. The researcher used phenomenological and statutory approaches (statute approach) to understand and explain these symptoms. Phenomenology approach by explaining the phenomenon of experience based on awareness that occurs in some families by producing descriptive data in the form of written words. While the statute approach is a statutory approach, the researcher try to relate phenomena based on the experience of the parties with the law, especially on child protection.

The results of this study indicate that family relationships exist in the railroad environment of PT. Kereta Api Indonesia Sukoharjo, Klojen, Malang City is still fairly fine. Parents who mostly spend time to earn money for their family life as scavengers and singers beggar are still able to maintain the integrity of communication and care for their children. The fulfillment of children's rights in terms of education, parenting, and playing (rest) was still able to be tried by the parents in accordance with their limits as citizens of the railway.

The advises to parents in the railway environment to keep their child away from the practice of begging, so that children do not make this effort as a habit. The government to provide special training, and savings and loan-capital for the financing of small businesses for residents in the railway environment.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Suhadak, Faridatus
Keywords: Hak; Anak; Keluarga; Bantaran; Right; Child; Family; Railway
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Desi Latifah Hamzah
Date Deposited: 25 Jul 2017 03:36
Last Modified: 25 Jul 2017 03:36
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7206

Actions (login required)

View Item View Item