Melacak problematika hambatan penerapan khuluk di pengadilan agama: Studi di Pengadilan Agama Pasuruan

Ul-Haq, Dzia (2017) Melacak problematika hambatan penerapan khuluk di pengadilan agama: Studi di Pengadilan Agama Pasuruan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12210150.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pada dasarnya, talak merupakan hak seorang suami terhadap istri, namun Islam memberikan jalan keluar terhadap istri yang ingin bercerai dengan suaminya dalam kondisi tertentu.Jalan keluar tersebut disebut dengan istilah khuluk.Adanya khuluk diharapkan mampu memberikan keadilan bagi wanita yang merasa tidak sanggup lagi untuk mempertahankan hubungannya dengan suaminya.

Penelitian ini membahas mengenai hambatan khuluk di Pengadilan Agama khususnya Pengadilan Agama Pasuruan.Khuluk merupakan talak tebus yang dijatuhkan suami kepada istrinya karena adanya permintaan istri dengan membayar iwad (tebusan) kepada suaminya.Iwad tersebut dimaksudkan untuk mengganti cinta dan harta suami yang telah diberikan suami kepada istri.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum empiris.Penelitian ini disebut juga penelitian lapangan atau field research.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Agama Pasuruan. Sumber Data yang digunakan adalah Sumber data primer data yang diperoleh langsung dari wawancara,data sekunder menjelaskan tentang kajian teori dalam penelitian ini seperti Undang-Undang serta kitab-kitab fiqih dan tafsir yang menjelaskan tentang khuluk.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti diperoleh kesimpulan bahwa hambatan yang terjadi Pengadilan Agama khususnya Pengadilan Agama Pasuruan terdiri dari hambatan eksternal dan internal.selain daripada itu, aturan tentang khuluk masih menimbulkan beberapa problematika yang justru menghambat penerapan khuluk itu sendiri.

ENGLISH:

Basically, divorce is the right of a husband to a wife, but Islam provides solution for wife to divorce her husband under certain conditions.The way out is referred to as khulu'.Khulu'existence expected to provide justice for women who are no longer able to maintain a relationship with her husband.

This study discusses the khulu' in Indonesia in view of Islamic law, as well as problems of implementation.Khulu'is a ransom divorce dropped by the husband to his wife for his wife's request with pay 'iwad (ransom) to her husband.'Iwad is intended to replace the husband's love and treasure that has been given by husband to his wife.

This research includingthe kind of empirical legal research. Also called the Field Research. An approach used is a qualitative approach. This study was conducted in the Religious Court Pasuruan. The resources used data is the sourcedata Primary in gain Directly From interviews, the data secondary explain about the study theories in this study as the compilation of Islamic law, books of fiqh and tafsir describes khulu'.

Based on research conducted by researchers at the conclusion that the obstacles that occur in particular Religious Courts Religious Courts Pasuruan consist of external and internal barriers. other than that, the rules of khulu’ still poses some problems it would hamper the implementation of khuluk itself.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Isroqunnajah, Isroqunnajah
Keywords: Problematika; Hambatan; Khuluk; Problematic; Obstacles; Khulu’
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Dwi Sri Haryanti
Date Deposited: 25 Jul 2017 04:03
Last Modified: 25 Jul 2017 04:03
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7205

Actions (login required)

View Item View Item