Responsive Banner

Perancangan pasar ikan di Pare kabupaten Kediri dengan pendekatan Neo-Vernakular

Qoiriyah, Rahma Putri (2024) Perancangan pasar ikan di Pare kabupaten Kediri dengan pendekatan Neo-Vernakular. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
19660015.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (9MB)

Abstract

INDONESIA:
Berdasarkan dengan program pemerintah Kab. Kediri untuk merevitalisasi beberapa sarana prasarana menjadi lebih layak dan nyaman untuk masyarakat yang terlibat, terutama pasar yang terkenal kotor dan becek. Kabupaten Kediri memiliki sangat banyak sarana prasarana jual beli tradisional (pasar) untuk memasarkan hasil komoditas setempat. Mulai dari pasar sayur & buah, pasar hewan ternak, pasar barang bekas, hingga pasar ikan. Masing-masing diantaranya memiliki pasar pusat yang terletak di beberapa lokasi berbeda. Contohnya Pasar Induk sayur dan buah yang terletak di Kec. Pare.
Namun hingga saat ini, untuk kegiatan jual beli hasil komoditas sektor perikanan hanya dilakukan dengan skala lingkup kecil, seperti membeli langsung ke pemilik kolam. Belum ada fasilitas memadai yang dapat mewadahi kegiatan jual beli ikan berskala besar. Oleh karena itu, dengan adanya pasar induk ikan ini akan menjadi prasarana jual beli perikanan yang lebih efisien dan dapat menjangkau penduduk yang lebih luas.

ENGLISH:
Based on the district government program. Kediri to revitalize several infrastructure facilities to make them more appropriate and comfortable for the people involved, especially markets which are known to be dirty and muddy. Kediri Regency has many traditional buying and selling infrastructure to market local commodity products. Starting from the vegetable & fruit market, livestock market, used goods market, to fish market. Each of them has a central market located in several different locations. For example, the main vegetable and fruit market located in Kec. Pare.
However, until now, buying and selling activities for fisheries sector commodities have only been carried out on a small scale, such as buying directly from pond owners. There are no adequate facilities that can accommodate large-scale fish buying and selling activities. Therefore, the existence of this fish wholesale market will become a more efficient infrastructure for buying and selling fisheries and can reach a wider population.

ARAB:
بناء على برنامج حكومة المنطقة. Kediri إلى تنشيط العديد من مرافق البنية التحتية لجعلها أكثر ملاءمة ومريحة للأشخاص المعنيين، وخاصة الأسواق المعروفة بأنها قذرة وموحلة. تتمتع منطقة Kediri بالعديد من البنية التحتية التقليدية للبيع والشراء لتسويق منتجات السلع المحلية. بدءًا من سوق الخضار والفواكه، وسوق المواشي، وسوق السلع المستعملة، وسوق الأسماك. ولكل منها سوق مركزي يقع في عدة مواقع مختلفة. على سبيل المثال، سوق الخضار والفواكه الرئيسي الموجود في Kec. Pare. ومع ذلك، حتى الآن، لم تتم أنشطة البيع والشراء لسلع قطاع مصايد الأسماك إلا على نطاق صغير، مثل الشراء مباشرة من أصحاب الأحواض. ولا توجد مرافق كافية يمكنها استيعاب أنشطة بيع وشراء الأسماك على نطاق واسع. ولذلك، فإن وجود سوق الجملة للأسماك هذا سيصبح بنية تحتية أكثر كفاءة لشراء وبيع مصايد الأسماك ويمكن أن يصل إلى عدد أكبر من السكان.

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item