Pemodelan bawah permukaan maar gunung api berdasarkan analisis data magnetik: Studi kasus di daerah Ranu Segaran Merah, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur

Luthfi, Ahmad Nasich (2017) Pemodelan bawah permukaan maar gunung api berdasarkan analisis data magnetik: Studi kasus di daerah Ranu Segaran Merah, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11640038.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anomali magnetik lokal, struktur geologi, dan arah aliran magma yang ada di maar segaran merah. Metode yang dipakai adalah metode geomagnetik, alat yang digunakan adalah Proton Processing Magnetometer (PPM) Geotron Model G5 sebagai rover dan Geomatrix Magnetometer digunakan sebagai base station, setiap titik pengukuran diberikan perlakuan sebanyak 5 kali pengambilan data dan diambil nilai yang paling sering muncul (modus). Data yang diperoleh berupa data medan magnet bumi (nT) sebanyak 68 titik dengan metode pengambilan data adalah metode Ring (melingkar) sebanyak 3 Ring. Jarak antara satu titik dengan yang lainnya untuk ring pertama adalah 10 meter, ring kedua adalah 150 meter dan ring ketiga adalah 250 meter pada luas area penelitian 3000 m x 3000 m. Interpretasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, untuk kualitatif dilakukan dengan software Geosoft Oasis Montaj sedangkan untuk interpretasi kuantitatif dilakukan dengan software GM-SYS. Hasil penelitian diperoleh nilai anomali lokal positif berkisar antara 0.1 nT sampai 533.7 nT ditafsirkan sebagai batuan batuan lava dan andesit, sedangkan anomali magnet negatif dengan nilai anomali lokal berkisar antara -274.5 nT sampai -4.3 nT ditafsirkan sebagai batuan sedimen (tufa), piroklastik dan batuan yang sudah mengalami proses demagnetisasi.Bekas aliran magma diduga berasal dari arah barat laut menuju ke arah tenggara melewati Ranu Segaran Merah. Pada daerah penelitian ini didominasi oleh batuan Gunungapi Lamongan yang terdiri dari pasir, tuff halus-lapili, breksi vulkanik, lava lamongan dan basalt. Ranu Segaran Merah merupakan maar yang berbentuk cekungan yang terbentuk akibat letusan ekplosif kemungkinan telah memotong muka air tanah, sehingga aliran air tanah bergerak melelui pori-pori batuan atau rekahan dan terakumulasi pada cekungan yang terbentuk dan menjadi danau.

ENGLISH:

This study aims to determine the local magnetic anomalies, structure of geology, and the direction of magma flow in Segaran Merah maar. This study used geomagnetic method and the tool was used Proton Processing Magnetometer (PPM) Geotron Model G5 as rover and Geomatrix Magnetometer as base station. In each location plot measurement it was given 5 times of data retrieval treatments and its most frequently appeared value. Furthermore, it was obtained the 68 observation plots of the earth’s magnetic field data using the 3 Ring data retrieval method. The distance between two points on the first ring was 10 meters, the second ring was 150 meters and the third ring was 250 meters over the area of research of 3000 m x 3000 m. The qualitative interpretation was done with the software of Geosoft Oasis Montaj while the quantitative interpretation was done by software of GM-SYS. Based on qualitative interpretation, it was obtained positive local magnetic field anomaly whose range from 0.1 nT to 533.7 nT interpreted as rocks and andesite lava rock. In addition the negative local magnetic field anomaly had a range from -274.5 nT to -4.3 nT interpreted as sedimentary rocks (tuff) and pyroclastic rocks, demagnetizied rocks. Former magma flow estimated coming from the northwest to the south east passing trough Ranu Segaran Merah. This study area was dominated by volcanic rocks of Lamongan consisting of sand, fine-lapilli tuff, volcanic breccia, Lamongan lava and basalt. Ranu Segaran Merah is maar shaped as basin. It was formed by the explosive eruption which was suspected cut off the ground water level. Therefore, the groundwater flowed through rock pores or fractures and finally accumulated in the formed basin and created lake.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Irjan, Irjan and Rani, Erika
Keywords: Anomali Medan Magnet; Struktur Geologi; Maar Gunungapi; Magnetic Field Anomaly; Structure Of Geology; Maar Volcano
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 06 Jun 2017 07:31
Last Modified: 06 Jun 2017 07:31
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7036

Actions (login required)

View Item View Item