Responsive Banner

Analisis penetapan Pengadilan Agama Banyuwangi no. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi tentang pemisahan harta bersama pada perkawinan WNA dan WNI perspektif Gender

Inayati, Zulfa (2019) Analisis penetapan Pengadilan Agama Banyuwangi no. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi tentang pemisahan harta bersama pada perkawinan WNA dan WNI perspektif Gender. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
15210169.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Menikah dengan warga negara asing sudah merupakan hal yang umum di kalangan masyarakat, salah satunya daerah pariwisata seperti di Banyuwangi. Akibat hukum yang ditimbulkan dari perkawinan campuran pun beragam, salah satunya tentang harta bersama. Pada dasarnya hukum islam tidak mengatur secara spesifik tentang harta bersama dalam perkawinan. Sedangkan menurut ketentuan perundang-undangan di Indonesia bahwa pemisahan harta bersama hendaknya dilakukan secara adil, sehingga tidak menimbulkan ketidakadilan antara mana yang hak suami dan mana hak istri. Seperti kasus perkara No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi tentang permohonan pemisahan harta bersama selama perkawinan yang dibuat setelah perkawinan berjalan selama empat tahun kemudian hasilnya seluruh harta dimiliki Pemohon II (WNI) atau istri. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menetapkan permohonan No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi tersebut kemudian dianalisa menggunakan konsep Gender.

Jenis Penelitian ini tergolong dalam penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan penelitian yaitu pendekatan kasus, pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum primer yang digunakan dalam penelitian ialah salinan penetapan No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi kemudian dianalisa menggunakan konsep gender.

Hasil penelitian ini bahwa hakim menetapkan penetapan No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi karena adanya perjanjian perkawinan yang dibuat setelah pernikahan dan atas surat rekomendasi dari Kantor Urusan Agama untuk membuat penetapan dari pengadilan sebelum nantinya dicatat di Akta Perkawinan. Perjanjian pemisahan harta bersama yang dilakukan oleh kedua belah pihak ini sesuai dengan asas Pacta Sunt Servanda. Majelis Hakim telah memberikan putusan yang adil sesuai fakta-fakta yang ada di persidangan dan keterangan para saksi yang diberikan. Jika dilihat dari perspektif kesetaraan Gender, hal ini tidak sesuai karena harta sepenuhnya dimiliki Istri namun hal ini sesuai dengan prinsip musyawarah dan mu’asyaroh bil ma’ruf.

ABSTRACT

Married to a foreign citizen is a common thing in the community, one of them is tourism areas such as in Banyuwangi. The legal consequences arising from mixed marriages also various, one of which is about shared property. Basically, Islamic law does not specifically regulate shared assets in a marriage. Meanwhile, according to the provisions of the legislation in Indonesia that the division of shared assets should be done fairly, so it does not cause injustice between which are the rights of the husband and the rights of the wife. As is the case No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi about the application for the separation of shared assets during a marriage made after the marriage has been going on for four years and the result is that all assets are owned by Petitioner II (WNI) or his wife. This thesis aims to find out the judge's considerations in determining application No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi is then analyzed using the concept of Gender.

This type of research is classified as normative legal research by using a research approach that is a case approach, legislation approach and conceptual approach. The primary legal material used in the study is a copy of determination No. 0217/Pdt.P/2017/PA.Bwi then analyzed using the concept of gender.

The results of this study that the judge set the determination No. 0217/Pdt.P /2017/PA.Bwi because of a marriage agreement made after marriage and on a letter of recommendation from the Office of Religious Affairs to make a decision from the court before later recorded on the Marriage Certificate. The agreement to divide shared assets made by the two parties is in accordance with the principle of Pacta Sunt Servanda. The Panel of Judges has given a fair verdict according to the facts in the trial and the testimony of the witnesses given. When viewed from the perspective of gender equality, this is not appropriate because the assets are fully owned by the wife but this is in accordance with the principles of deliberation and mu'asyaroh bil ma’ruf.

مستخلص البحث

النكاح مع الغريب هو لازم في حول المجتمع، واحد منه في المنطقة السياحيّة مثل بانيوانجي. العاقبة الحكمية التي تطلع من النكاح المختلط كثيرة، واحدة منها عن المالية المشتركة. أساسيا، لايدير الحكم الإسلامي معيّنا عن المالية المشتركة في النكاح. أمّا عند القانون في إندونيسيا أنّ الإنفصالية المالية المشتركة تنبغي ان تفعل عادلا حتى لاتطلع الظلم بين الحق الزوج والزوجة. مثل قضية الأمر الرقم 0217/(Pdt.P)/ 2017/(PA.Bwi) عن ذريعة الإنفصالية المالية المشتركة حينما العصر النكاح الذي يجعل بعد 4 السنوات من العمر النكاح ثمّ حاصلها، تملك جميع المال المستدعية 2 (الموطنة) أو الزوجة. يهدف هذا البحث العلمي للتعريف التبرير الحاكم في تقريرية الذريعة الرقم 0217/(Pdt.P)/ 2017/(PA.Bwi) ثمّ يحلّل ان يستخدم التصوّر الجنس.

يتضمّن الجنس البحث القانون المعياري بإستخدام نهج القضية، نهج القانون، ونهج المفاهيمي. المادة من الحكم الرئيسي التي تستخدم في البحث هي نسخة من التعيين الرقم 0217/( Pdt.P)/ 2017/(PA.Bwi) ثمّ يحلّل ان يستخدم التصوّر الجنس.

يدلّ هذا حاصل البحث أنّ الحاكم يثبّت التقرير الرقم 0217/(Pdt.P)/ 2017/( PA.Bwi) لأنّ الموجودة عهد النكاح الذي يجعل بعده وعلى خطاب توصية من الإدارة الشؤون الدينية ليجعل التقرير من الحكومة قبل كتابة في شهادة النكاح. عهد الإنفصالية المالية المشتركة الذي يفعل هذا كلا الطرفين ان يناسب بالأساس (Pacta Sunt Servanda). يعطي لجنة الحكام تقريرا عادلا يناسب الحقائق التي تكون في المحاكمة وتبيين الشاهد الذي يعطي. عند ينظر من المساوة بين الجنسين، لايناسب هذا الأمر لأنّ المالية جميعها تملك الزوجة. بل، هذا الأمر يناسب بالأساسية المشاورة والمعاشرة بالمعروف.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zuhriah, Erfaniah
Keywords: Harta Bersama; Perkawinan WNA dan WNI; Perspektif Gender; Perjanjian Perkawinan; Joint Treasure; Marriage WNA and WNI; Gender Perspective; Marriage Agreement; المالية المشتركة ;النكاح بين الغريب والموطن ;عند الجنس ;العهد النكاح
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Ella Elysia Yunitasari
Date Deposited: 01 Oct 2024 13:33
Last Modified: 01 Oct 2024 13:33
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/69088

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item