Peran guru dalam meningkatkan sikap ilmiah peserta didik kelas V-B di MIN Demangan Kota Madiun

Saputri, Rizka Sofyan (2017) Peran guru dalam meningkatkan sikap ilmiah peserta didik kelas V-B di MIN Demangan Kota Madiun. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12140003.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Sikap ilmiah merupakan tingkah laku yang didapatkan melalui pemberian contoh-contoh positif dan harus terus dikembangkan agar bisa dimiliki oleh siswa. Tujuan dari adanya pengembangan sikap ilmiah yaitu untuk menghindari munculnya sikap negatif pada diri siswa. oleh karena itu, sikap ilmiah merupakan aspek yang penting karena berpengaruh pada budi pekerti serta pembentukan karakter yang baik pada diri siswa.

Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan sikap ilmiah peserta didik di MIN Demangan Madiun. (2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peran guru dalam meningkatkan sikap ilmiah peserta didik di MIN Demangan Madiun.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VB MIN Demangan Kota Madiun. Teknik pengumpulan data yaitu observasi untuk mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan penanaman, sikap ilmiah yang ditunjukkan siswa kelas VB, dan faktor pendukung serta penghambat munculnya sikap ilmiah siswa; wawancara untuk mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan penanaman sikap ilmiah, dan faktor pendukung serta penghambat munculnya sikap ilmiah siswa; dan dokumentasi untuk mengumpulkan informasi tentang perencanaan penanaman sikap ilmiah pada siswa kelas VB. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penanaman sikap ilmiah oleh guru yaitu menyediakan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan sikap ilmiahnya. Pelaksanaan penanaman sikap ilmiah dengan cara memperlihatkan contoh sikap ilmiah, memberikan penguatan positif atau penghargaan pada siswa yang menunjukkan sikap ilmiah, dan menyediakan kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan sikap ilmiahnya. Sikap ilmiah yang ditunjukkan siswa dari yang berkualitas tinggi ke berkualitas rendah berturut-turut yaitu sikap ingin tahu, sikap objektif terhadap data/fakta, sikap berpikiran terbuka, sikap berpikir kritis, dan sikap kerjasama. Guru IPA belum membuat instrumen untuk mengukur sikap ilmiah siswa sehingga pengukuran sikap ilmiah siswa masih belum dilakukan. Faktor pendukung munculnya sikap ilmiah siswa yaitu reward, sarana prasarana yang memadai, dan kegiatan percobaan/praktikum yang sesuai dengan kegiatan siswa. Faktor penghambat munculnya sikap ilmiah siswa yaitu: (a) Emosi dan mood yang ada pada diri anak yang terkadang tidak menentu, (b) guru kurang mampu mengorganisasi kegiatan, dan (c) ketersediaan sarana dan prasarana untuk praktek yang belum mencukupi.

ENGLISH:

Scientific attitude is a behavior which is obtained through providing positive examples and should continue to be developed in order to be owned by the students. The purpose of the development of a scientific attitude is to avoid the negative attitudes among students. Therefore, scientific attitude is an important aspect because it affects the character as well as the formation of good character on students.

The purposes of this study are: (1) Describe the role of teachers in improving the scientific attitude of students in MIN Demangan Madiun. (2) Describe the factors that support and prevent the role of teachers in improving the scientific attitude of students in MIN Demangan Madiun.

This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this research are the students of V-B class in MIN Demangan Madiun. The data collection techniques of this research are; (1) observation to gather information on the implementation of provisioning scientific attitude demonstrated by V-B class students as well as the information of the supporting and prohibitive factors of the emergence of students’ scientific attitude; (2) interviews to collect information on the implementation in provisioning scientific attitude as well as the information of the supporting and prohibitive factors of the emergence of students’ scientific attitude; and (3) documentation to collect information about planning the implementation of provisioning scientific attitude in V-B class. Triangulation is used to see the credibility of the data. The data is analyzed using measures of data reduction, data display, and conclusion.

The results shows that planning the implementation of provisioning scientific attitudes by teachers provides an opportunity for students to demonstrate their scientific attitude. The implementation of provisioning scientific attitude is demonstrated by showing the example of scientific attitude, giving positive reinforcement or reward to students who demonstrate the scientific attitude, and provide opportunities for students to demonstrate their scientific attitude. Scientific attitude shown by students consists of high quality to low quality, respectively, those are curiosity, objective attitude towards data/facts, open-minded attitude, the attitude of critical thinking and cooperative attitude. The science teacher has not made an instrument to measure sudents’ scientific attitude so that there is no measurement of student’s scientific attitude. The supporting factors of the emergence of students’ scientific attitude are; reward, adequate infrastructure, and the experimental activities/lab work in accordance with the students’ activities. The prohibitive factors of the emergence of students’ scientific attitude are; (a) the changing of children’s mood and emotions, (b) the teacher cannot organize the activities, and (c) the insufficient of the facilities and infrastructure

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Murni, Wahid
Keywords: Peran Guru; Sikap Ilmiah; The Role of Teachers; Scientific Attitude
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 31 May 2017 04:25
Last Modified: 31 May 2017 04:25
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6894

Actions (login required)

View Item View Item