Wafda, Ahmad Agil Aulia (2024) Hubungan puasa sunah senin kamis dan ansietas pada mahasantri Mabna Ar-Razi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Uin Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
17910006.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK:
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara frekuensi puasa sunah senin kamis dan tingkat ansietas di kalangan Mahasantri Mabna Ar-Razi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kecemasan, sebuah konsep yang berasal dari bahasa Inggris "anxiety," merujuk pada perasaan cemas yang tidak menyenangkan, yang dijelaskan dalam Kamus Kedokteran Dorland sebagai kondisi emosional yang melibatkan respons psikofisiologis terhadap antisipasi terhadap ancaman yang tidak nyata atau hanya khayalan. Mahasiswa sering mengalami gangguan kecemasan, terutama karena faktor psikososial yang berkaitan dengan stres akademik dan sosial di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi studi terdiri dari Mahasantri Mabna Ar-Razi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan sampel sebanyak 166 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang menilai frekuensi puasa sunah dan tingkat ansietas responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (45,2%) melaksanakan puasa sunah senin kamis dengan intensitas rendah, sementara (74,7%) menunjukkan tingkat ansietas yang normal. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi puasa sunah senin kamis dan tingkat ansietas, di mana semakin tinggi intensitas puasa sunah senin kamis, tingkat ansietas cenderung menurun. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik keagamaan seperti puasa dapat berperan dalam mengurangi tingkat kecemasan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami interaksi antara praktik keagamaan dan kesejahteraan psikologis di lingkungan akademik. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan faktor keagamaan dalam pengembangan program-program pendukung kesejahteraan mental mahasiswa, serta mendukung upaya untuk memperluas penelitian dan intervensi yang relevan di bidang ini.
ABSTRACT :
This study aims to investigate the relationship between the frequency of voluntary fasting on Mondays and Thursdays (known as sunnah fasting) and anxiety levels among students at Mahasantri Ar-Razi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Anxiety, derived from the English term "anxiety," refers to an unpleasant feeling of worry or fear, characterized by psychophysiological responses in anticipation of non-existent threats or imagined scenarios, as defined by Dorland's Medical Dictionary. Students often experience anxiety disorders, particularly influenced by psychosocial factors related to academic and social stressors in university environments. The research employed an observational analytic approach with a cross-sectional design. The study population consisted of students from Mahasantri Ar-Razi FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, with 166 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires assessing the frequency of sunnah fasting and anxiety levels among participants. Findings indicated that a majority of students (45.2%) engaged in sunnah fasting with low intensity, while 74.7% exhibited normal anxiety levels. Statistical analysis revealed a significant correlation between the frequency of sunnah fasting and anxiety levels, suggesting that higher levels of sunnah fasting correlated with lower anxiety levels. These results imply that religious practices such as fasting may play a role in reducing anxiety among university students. This study contributes to understanding the interaction between religious practices and psychological well-being in academic settings. The implications underscore the importance of considering religious factors in developing mental health support programs for students and support further research and interventions in this field.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Aprinda, Risma and Maharani Khoirun Nisa, Shofia |
Keywords: | Ansietas; Puasa Sunah Senin Kamis; Mahasiswa Kedokteran; Anxiety; Voluntary fasting on Mondays and Thursdays (Sunnah fasting); Medical students |
Subjects: | 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111714 Mental Health |
Departement: | Fakultas Kesehatan dan Ilmu Kedokteran > Jurusan Pendidikan Dokter |
Depositing User: | Ahmad Agil Aulia Wafda |
Date Deposited: | 15 Jul 2024 09:23 |
Last Modified: | 15 Jul 2024 09:23 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/67472 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |