Perilaku dinamik model matematika atas peran IL-2 (Interleukin-2), sel helper CD4^+ dan sel T regulatori

Kurniasih, Dewi (2012) Perilaku dinamik model matematika atas peran IL-2 (Interleukin-2), sel helper CD4^+ dan sel T regulatori. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
08610016.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

INDONESIA :

Limfosit terdiri dari sel T helper (Th), sel T supressor (Ts) dan sel T cytotoxic (CTLs). Menurut Baratawidjaja, gabungan antara Ts dan CTLs merupakan sel regulatori. IL-2 (interleukin-2) merupakan faktor pertumbuhan untuk sel T yang teraktivasi oleh antigen dan bertanggung jawab atas ekspansi klonal sel T setelah pengenalan antigen. Sel helper menjadi sumber utama dari IL-2 in vivo, sebaliknya sel T regulatori tidak dapat memproduksi sitokin ini.

Berdasarkan permasalahan di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi persamaan model, menganalisis bagaimana perilaku dinamik model matematika pada peran IL-2 antara sel helper dan sel regulatori. Perilaku yang diamati berdasarkan ada (ƞ=1) atau tidak ada (ƞ=0) perubahan parameter yang menetapkan keberadaan dari regulasi langsung oleh sel regulatori terhadap sel helper teraktivasi yang sebelumnya persamaan model diubah ke dalam bentuk non-dimensional.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interpretasi model dapat diamati pada gambar 3.1 di halaman 34. Untuk perbedaan perilaku dinamik yang dihasilkan dengan nilai awal ƞ=1 dan ƞ=0 Pada nilai awal ƞ=1 antara sel helper dan sel regulatori memiliki perilaku dinamik yang cukup signifikan. Dimana pada sel helper resting dengan kondisi awal e_1 (0)=500 seiring perubahan waktu mengalami penurunan cukup besar. Berbeda dengan sel helper teraktivasi dan cycling, perilaku dinamik yang ditunjukkan memiliki kesamaan dengan sel regulatori teraktivasi dan cycling sedangkan untuk sel regulatori resting mengalamai penurunan sangat kecil kemudian disusul dengan pertumbuhan yang sangat besar. Namun, hal ini berbeda saat nilai awal ƞ=0 dengan dikenakan beberapa asumsi pada sel regulatori terkonjugasi terhadap APC r_1k=r_2k=r_3k Pada saat tidak ada sel regulatori terkonjugasi terhadap APC, tidak tampak perilaku dinamik yang dapat diamati pada sel regulatori teraktivasi dan cycling, dikarenakan dengan kondisi awal mereka r_2(0)=0 dan r_3(0)=0. Namun, untuk beberapa asumsi berikutnya grafik yang diperoleh menujukkan beberapa perubahan perilaku dinamik.

ENGLISH :

Lymphocytes consist of T helper cell (Th), supressor T cells (Ts) and cytotoxic T cells (CTLs). According Baratawidjaja, a combination of Ts and CTLs are regulatory cells. Interleukin-2 (IL-2) is a growth factor for T cells activated by antigen and is responsible for T cell clonal expansion after antigen recognition. The helper T cells which are in the shelling of the immune response to foreign antigen and a major source of IL-2 in vivo, where as regulatory T cells not produce this cytokine.

Based on the above problems, this study aims to get the interpretation of the models and analyze how the dynamic behavior of the role of IL-2 between helper cells and regulatory cells. The observed behavior based on the presence (ƞ=1) or (ƞ=0) absence change parameters establish the existence of direct regulation by regulatory cells on activated helper cells. The previous equation is converted into a model of non-dimensional form.

These results indicate that the interpretation of the model can be observed in picture 3.1 on page 34. For the dynamic behavior of the resulting differences with initial value ƞ=1 and ƞ=0 At the initial value ƞ=1 between helper cells and regulatory cells have a significant dynamic behavior. Where the resting helper cells with the initial condition e_1 (0)=500 declining over the time change is quite large. Unlike the helper cell is activated and cycling, dynamic behavior is shown to have similarities with the regulatory cells are activated and cycling while experiencing a decrease in resting regulatory cells are very small and then followed by a very large growth. However, it is different when the initial value ƞ=0 and subject for some assumptions on regulatory cells conjugated to APCs r_1k=r_2k=r_3k At the moment there are no regulatory cells conjugated to APC, did not seem that dynamic behavior can be observed in the regulatory cells are activated and cycling, due to their original condition r_2(0)=0 and r_3(0)=0. However, for some assumptions of graphs obtained showed some changes in dynamic behavior.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Pagalay, Usman and Barizi, Ahmad
Keywords: IL-2 (Interleukin-2); Sel Helper; Sel Regulatori; Perilaku Dinamik; IL-2 (Interleukin-2); Helper Cells; Regulatory Cells; Dynamic Behavior
Subjects: 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0102 Applied Mathematics > 010202 Biological Mathematics
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Matematika
Depositing User: Luluk Handayani
Date Deposited: 26 May 2017 08:14
Last Modified: 26 May 2017 08:14
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6744

Actions (login required)

View Item View Item