Responsive Banner

Perancangan Batu junior-senior green school di Kota Batu

Islami, Silvi Maulia (2024) Perancangan Batu junior-senior green school di Kota Batu. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
17660123.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (15MB) | Preview

Abstract

INDONESIA :

Kondisi pendidikan Indonesia yang sedang menurun tidak lepas dari metode belajar yang digunakan. Pembelajaran yang diterapkan di Indonesia ini cenderung lebih banyak teori dan minim praktik yang mana membuat siswa kurang dapat menerapkan ilmu yang didapat dengan baik, tak hanya ilmu kognitif , namun juga afektif.Saat ini pemerintah Kota Batu memfokuskan pembangunan di sektor pendidikan. Walikota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan bahwa pengembangan pendidikan di Kota Batu berfokus pada pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) karena hal itu merupakan langkah yang efektif . Sekolah alam merupakan metode baru di dunia pendidikan Indonesia. Metode pembelajaran dimulai dari Inggris, tapi penggagasnya adalah orang Denmark.Pendidikan yang ada di Indonesia sekarang juga mulai banyak yang menerapkan sekolah alam, baik dari sistem pendidikannya, visi misinya, hingga bangunannya. Beberapa sekolah alam juga mulai berkembang di Jawa Timur, mulai dari Surabaya hingga Blitar.Menurut BAPPEDA Kota Batu rencana fasilitas pendidikan sekolah lanjutan tingkat atas hingga tingkat pertama terdapat pada pusat BWK dan perkotaan kecamatan yakni Kelurahan Sisir dan Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Batu, Desa Junrejo Kecamatan Junrejo,Desa Bumiaji dan Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji.Selain itu,rencana pengembangan sekolah gratis dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah lanjutan tingkat atas terdapat di Desa Pandanrejo dan Bumiaji.Oleh karena itu Perancangan Batu Junior-Senior Green School di Kota Batu ini diharapkan dapat membantu mengembangkan sektor pendidikan yang ada di Kota Batu. Perancangan Batu Junior-Senior Green School ini menggunakan pendekatan Green Architecture yang mana memasukkan alam sebagai unsur utama serta mengajarkan pendidikan yang dinamis dan sesuai dengan kurikulum yang ada di Indonesia

ENGLISH :

The declining condition of Indonesian education cannot be separated from the learning methods used. Learning applied in Indonesia tends to be more theory and less practice which makes students less able to apply the knowledge gained properly, not only cognitive knowledge, but also affective. Currently the Batu City government is focusing on development in the education sector. The Mayor of Batu, Dewanti Rumpoko, explained that the development of education in Batu City focuses on the development of human resources (HR) because it is an effective step. Nature school is a new method in Indonesian education. Education in Indonesia is now also starting to implement many natural schools, both from the education system, vision and mission, to the building. According to BAPPEDA Batu City, the plan for high school education facilities to the first level is in the center of BWK and urban sub-districts, namely Sisir Village and Oro-oro Ombo Village, Batu Sub-district, Junrejo Village, Junrejo Sub-district, Bumiaji Village and Tulungrejo Village, Bumiaji Sub-district.In addition, the plan to develop free schools from elementary school level to high school is in Pandanrejo and Bumiaji Villages.Therefore, the design of Batu Junior-Senior Green School in Batu City is based on the design of the Batu Junior-Senior Green School.

ARABIC :

لا يمكن فصل الحالة المتدهورة للتعليم الإندونيسي عن أساليب التعلم المستخدمة. فالتعليم المطبق في إندونيسيا يميل إلى أن يكون نظريًا أكثر وأقل ممارسة مما يجعل الطلاب أقل قدرة على تطبيق المعرفة المكتسبة بشكل صحيح، ليس فقط المعرفة المعرفية بل الوجدانية أيضًا. تركز حكومة مدينة باتو حاليًا على التطوير في قطاع التعليم. أوضح عمدة مدينة باتو، ديوانتي رومبوكو، أن تطوير التعليم في مدينة باتو يركز على تنمية الموارد البشرية لأنها خطوة فعالة. مدرسة الطبيعة هي طريقة جديدة في التعليم الإندونيسي. بدأ التعليم في إندونيسيا الآن أيضًا في تنفيذ العديد من المدارس الطبيعية، بدءًا من نظام التعليم والرؤية والرسالة إلى المبنى. وفقًا لمدينة بابيدا باتو، فإن خطة مرافق التعليم الثانوي في المستوى الأول في مركز مدينة باتو باتو والمناطق الحضرية الفرعية، وهي قرية سيسير وقرية أورو أو أورو أومبو، منطقة باتو الفرعية، وقرية جونريجو في منطقة جونريجو الفرعية، وقرية بومياجي، وقرية تولونجريجو في منطقة بومياجي، منطقة بومياجي، المنطقة الفرعية. وبالإضافة إلى ذلك، فإن خطة تطوير المدارس المجانية من المرحلة الابتدائية إلى المرحلة الثانوية في قريتي باندانريجو وبومياجي، ولذلك، فإن تصميم مدرسة باتو الخضراء للصغار والصغار في مدينة باتو يعتمد على تصميم مدرسة باتو الخضراء للصغار والصغار.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Kurniawaty, Prima and Aisyah, Aisyah
Keywords: sekolah alam; pendidikan; green architecture; bambu; green school; education; green architecture; bamboo; مدرسة خضراء، تعليم; عمارة خضراء; خيزران،; خيزران
Subjects: 12 BUILT ENVIRONMENT AND DESIGN > 1201 Architecture > 120101 Architectural Design > 12010103 Green Architecture
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Unnamed user with email 17660123@student.uin-malang.ac.id
Date Deposited: 08 Jul 2024 10:52
Last Modified: 08 Jul 2024 10:52
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/66335

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item