Responsive Banner

Perlindungan hukum bank terhadap nasabah korban modus Phising Whatsapp melalui Pdf palsu studi kajian berdasarkan UU No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah

Yessica, Mela Intan (2024) Perlindungan hukum bank terhadap nasabah korban modus Phising Whatsapp melalui Pdf palsu studi kajian berdasarkan UU No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
17220143.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap sektor perbankan, namun juga memunculkan tantangan baru seperti peningkatan kasus phising melalui WhatsApp yang menyebabkan kerugian finansial bagi nasabah bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perlindungan hukum yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang menjadi korban modus phising WhatsApp, dengan mempertimbangkan aspek hukum positif Indonesia melalui Undang-Undang Perbankan dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.

Masalah utama yang menjadi fokus penelitian adalah bagaimana bank memberikan perlindungan hukum terhadap nasabahnya yang menjadi korban modus phising WhatsApp, serta bagaimana keterkaitan perlindungan tersebut dengan Undang-Undang Perbankan dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami mekanisme perlindungan hukum yang diberikan oleh bank kepada nasabah yang menjadi korban phishing WhatsApp, serta untuk mengevaluasi konsistensi perlindungan tersebut dengan ketentuan Undang-Undang Perbankan dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan menganalisis data sekunder berupa bahan hukum dan literatur terkait. Data-data ini kemudian dianalisis secara komprehensif untuk memahami perlindungan hukum yang diberikan oleh bank kepada nasabah korban phising WhatsApp, serta untuk mengevaluasi konsistensi dengan Undang-Undang Perbankan dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank memiliki tanggung jawab hukum untuk melindungi nasabahnya dari ancaman kejahatan siber, termasuk modus phising WhatsApp. Perlindungan tersebut harus memperhatikan ketentuan yang ada dalam UU No 10 tahun 1998 dan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah seperti amanah, kejujuran, dan tanggung jawab. Meskipun demikian, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk memperkuat perlindungan hukum tersebut agar lebih efektif dalam menghadapi tantangan kejahatan siber di masa depan dan memperjelas perlindungan hukum terhadap nasabah.

ABSTRACT

The development of information technology has had a significant impact on the banking sector, but it has also brought new challenges such as the increase in phishing cases through WhatsApp that cause financial losses to bank customers. This research aims to explore the legal protection provided by banks to customers who are victims of the WhatsApp phishing mode, by considering aspects of Indonesian positive law through the Banking Law and the Compilation of Sharia Economic Law.

The main problem that becomes the focus of the research is how banks provide legal protection to their customers who are victims of WhatsApp phishing mode, and how the protection is related to the Banking Law and the Compilation of Sharia Economic Law. The purpose of this research is to analyze and understand the mechanism of legal protection provided by banks to customers who are victims of WhatsApp phishing, as well as to evaluate the consistency of such protection with the provisions of the Banking Law and the Compilation of Sharia Economic Law. This research uses a normative juridical approach, by analyzing secondary data in the form of legal materials and related literature. These data are then comprehensively analyzed to understand the legal protection provided by banks to WhatsApp phishing victims, as well as to evaluate the consistency with the Banking Law and the Compilation of Sharia Economic Law.

The results show that banks have a legal responsibility to protect their customers from the threat of cybercrime, including the WhatsApp phishing mode. Such protection must take into account the provisions in Law No. 10 of 1998 and the principles of sharia economic law such as trustworthiness, honesty, and responsibility. However, further efforts are still needed to strengthen the legal protection to make it more effective in facing the challenges of cybercrime in the future and to clarify the legal protection of customers.

مستخلص البحث

لقد كان لتطور تكنولوجيا المعلومات تأثير كبير على القطاع المصرفي، ولكنه جلب أيضًا تحديات جديدة مثل زيادة حالات التصيد الاحتيالي عبر تطبيق واتساب التي تسبب خسائر مالية لعملاء البنوك. يهدف هذا البحث إلى استكشاف الحماية القانونية التي توفرها البنوك للعملاء الذين يقعون ضحايا التصيد الاحتيالي عبر واتساب، وذلك من خلال النظر في جوانب القانون الوضعي الإندونيسي من خلال قانون البنوك ومجموع القانون الاقتصادي الشرعي.

وتتمثل المشكلة الرئيسية التي أصبحت محور البحث في كيفية توفير البنوك الحماية القانونية لعملائها الذين يقعون ضحايا للتصيد الاحتيالي عبر تطبيق واتساب، وكيفية ارتباط الحماية بقانون البنوك ومجموع القانون الاقتصادي الشرعي. والغرض من هذا البحث هو تحليل وفهم آلية الحماية القانونية التي توفرها البنوك للعملاء الذين يقعون ضحايا التصيد الاحتيالي عبر الواتساب، وتقييم مدى اتساق هذه الحماية مع أحكام قانون البنوك ومجموع القانون الاقتصادي الشرعي.

يستخدم هذا البحث نهجاً قانونياً معيارياً، من خلال تحليل البيانات الثانوية في شكل مواد قانونية وأدبيات ذات صلة. ثم يتم تحليل هذه البيانات بشكل شامل لفهم الحماية القانونية التي توفرها البنوك لضحايا التصيد الاحتيالي عبر الواتساب، وكذلك لتقييم مدى اتساقها مع قانون البنوك ومجموعة القوانين الاقتصادية الشرعية.

وتظهر النتائج أن البنوك تتحمل مسؤولية قانونية لحماية عملائها من خطر الجرائم الإلكترونية، بما في ذلك التصيد الاحتيالي عبر واتساب. ويجب أن تأخذ هذه الحماية في الاعتبار الأحكام الواردة في القانون رقم 10 لعام 1998 ومبادئ الشريعة الاقتصادية مثل الأمانة والصدق والمسؤولية. ومع ذلك، لا تزال هناك حاجة إلى بذل المزيد من الجهود لتعزيز الحماية القانونية لجعلها أكثر فاعلية في مواجهة تحديات الجرائم الإلكترونية المستقبلية وتوضيح الحماية القانونية للعملاء.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Firdaus, Dwi Hidayatul
Keywords: Bank; Phising; Hukum Ekonomi Syariah; Bank; Phising, Sharia Economic Law; البنوك; الاحتيال; القانون الاقتصادي الشرعي
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Mela Intan Yessica
Date Deposited: 10 Jul 2024 09:39
Last Modified: 12 Jul 2024 15:23
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/66269

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item