Responsive Banner

Analisis jenis sesar dan pemetaan tingkat resiko akibat gempa bumi merusak di Jawa Barat

Maharani, Fadia Ainina Putri (2024) Analisis jenis sesar dan pemetaan tingkat resiko akibat gempa bumi merusak di Jawa Barat. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
200604110027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 August 2026.
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Indonesia terkenal memiliki lingkungan geologi yang khas. Hal ini disebabkan karena Indonesia merupakan tempat bertemunya tiga lempeng besar, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik. Pertemuan antar lempeng tersebut yang menyebabkan seringnya terjadi gempabumi karena adanya tumbukan atau pergeseran lempeng. Berdasarkan data sebaran aktivitas gempa di Pulau Jawa, sejak ahun 2019 terlihat bahwa wilayah Jawa Barat adalah kawasan dengan seismisitas paling aktif, hal ini disebabkan karena kedekatan wilayah tersebut dengan ring of fire serta terdapatnya sejumlah sesar aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik (pola dan tipe patahan) berdasarkan focal mechanism gempa bumi, mengetahui nilai intensitas gempa, dan mengetahui daerah yang rawan terdampak kerusakan gempa bumi di wilayah Jawa Barat. metode yang digunakan untuk mencari nilai intensitas menggunakan metode Mc Guirre dan Esteva. Dapat diketahui dari mekanisme fokus, penyebab gempa yang terjadi di Jawa Barat pada tahun 1953-2023 ada 5 sesar naik, 2 sesar turun dan 1 sesar geser. Nilai percepatan getaran tanah maksimum yang dihitung menggunakan metode Mc Guirre yaitu sebesar 281 gal dan intensitas maksimum sebesar 7,2 MMI yang terletak di kecamatan Pangurangan Kabupaten Cirebon. Nilai percepatan getaran tanah maksimum yang dihitung menggunakan metode Esteva yaitu sebesar 362,9 gal dan intensitas maksimum sebesar 7,6MMI yang terletak di kecamatan Pangurangan Kabupaten Cirebon. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat sebegai bahan pertimbangan untuk keperluam perencanaan bangunan tahan gempa dan dapat dijadikan sebagai referensi dalam upaya mitigasi bencana gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat sehingga dapat meminimalisir dampak kerusakan fisik dan korban jiwa.

ABSTRACT

Indonesia is famous for having a unique geological environment. This is because Indonesia is a meeting place for three large plates, the Indo-Australian Plate, the Eurasian Plate and the Pacific Plate. The meeting between these plates causes frequent earthquakes due to plate collisions or shifts. Based on data on the distribution of earthquake activity on the island of Java, since 2019 it has been seen that the West Java region is the area with the most active seismicity, this is due to the region's proximity to the ring of fire and the presence of a number of active faults. This research aims to determine the characteristics (fault patterns and types) based on the focal mechanism of earthquakes, determine earthquake intensity values, and determine areas that are prone to being affected by earthquake damage in the West Java region. The method used to find intensity values uses the Mc Guirre and Esteva method. It can be seen from the focal mechanism that the causes of the earthquakes that occurred in West Java in 1953-2023 were 5 thrust faults, 2 thrust faults and 1 strike-slip fault. The maximum ground vibration acceleration value calculated using the Mc Guirre method is 281 gal and the maximum intensity is 7.2 MMI which is located in Pangurangan sub-district, Cirebon Regency. The maximum ground vibration acceleration value calculated using the Esteva method is 362.9 gal and the maximum intensity is 7.6 MMI which is located in Pangurangan sub-district, Cirebon Regency. It is hoped that the results of this research can provide information to local governments and
local communities as consideration for the need to plan earthquake-resistant buildings and can be used as a reference in efforts to mitigate the earthquake disaster that occurred in West Java so as to minimize the impact of physical damage and loss of life.

مستخلص البحث

اشتهر ت إندونيسيا بوجود بيئة جيولوجية مميزة. وذلك ألن إندونيسيا هي مكان التقاء ثالث صفائح
كبرية، الصفيحة اهلندية األسرتالية، الصفيحة األوراسية وصفيحة احمليط اهلادئ. يهدف هذا البحث إىل معرفة خصائص )أمناط وأنواع فالق( بناء على اآللية البؤرية للزالزل وحتديد قيمة شدة الزالزل ومعرفة املناطق املعرضة ألضرار الزالزل يف منطقة جاو ى الغربية. ميكن معرفة من آلية الرتكيز ، أسباب الزالزل اليت حتدث يف جاو ى الغربية يف2023-1953 هي 5 فلوق تصاعدية و فالقان تنازلية و فالق منزلق. احلد األقصى لقيمة تسريع اهتزاز األراضي احملسوبة ابستخدام طريقة ماك غويري هو 281 غال واحلد األقصى للشدة هو 7.2 ممإ املوجود يف منطقة
فاغوراجان بشربون. احلد األقصى لقيمة تسارع اهتزاز األر ا ضي احملسوبة ابستخدام طريقة إستيفا هو 362.9 غال واحلد األقصى للشدة هو 7.6 ممإ املوجود يف منطقة فاغوراجان بشربون. من املتوقع أن توفر نتائج هذ ا البحث معلومات للحكومة واجملتمعات احمللية كمادة للنظر إليها يف احلاجة إىل ختطيط املباين املقاومة للزالزل وميكن استخدامها كمرجع يف اجلهود املبذولة للتخفيف من الزالزل اليت حتدث يف جاو ى الغربية لتقليل أتثري األضرار املادية واإلصاابت

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Basid, Abdul and Abtokhi, Ahmad
Keywords: Gempa Bumi; Intensitas Getaran Tanah Maksimum; Mekanisme Fokus; Jenis Sesar; Earthquake; Peak Ground Intensity; Focal Mechanism; Fault Pattern; زلزال، أقصى شدة اهتزاز أرضي; آلية تركيز; أ انو ع فالق.
Subjects: 04 EARTH SCIENCES > 0404 Geophysics > 040407 Seismology and Seismic Exploration
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Fadia Ainina Putri Maharani
Date Deposited: 12 Aug 2024 09:55
Last Modified: 12 Aug 2024 09:55
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/65898

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item