Responsive Banner

Perlindungan hak anak pada penetapan perwalian perspektif Teori Keadilan John Rawls: Analisis Penetapan Nomor 135/Pdt.P/2023/PA.Prob

Adriawan, Aghfar (2024) Perlindungan hak anak pada penetapan perwalian perspektif Teori Keadilan John Rawls: Analisis Penetapan Nomor 135/Pdt.P/2023/PA.Prob. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
200201110157.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

Indonesia telah memiliki peraturan terkait perwalian anak diantaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 juntco Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019, Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukkan Wali dan Kompilaasi Hukum Islam, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Langkah Tersebut diambil guna memperkuat perlindungan hak anak dan pengurusan hak Anak. Hakim dalam pertimbangannya harus berhatihati dalam menetapkan perwalian anak dan harus teliti agar memuat asas kepentingan terbaik bagi anak.

Tujuan dari penelitian ini antara lain : yaitu 1). Menjelaskan bagaimana hakim membuat penetapan perwalian anak yang memuat aspek perlindungan hak anak. 2) untuk menjelaskan bagaimana penetapan pengadilan nomor 135/Pdt.P/PA.Prob ditinjau perspektif teori keadilan John rawls.

Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian normatif dengan pendekatan kasus hukum (case approach), yakni penelitian yang mengkaji dan meneliti bahan pustaka (library research) serta berupaya menggali asas ataupun kaidah yang terdapat di dalam hukum, juga meninjau pertimbangan hakim dengan teori keadilan John Rawls.

Dari hasil penelitian penulis dalam perkara nomor 135 bahwa pemohon ingin ditetapkan perwalian kepada anak yang merupakan kerabat pemohon karena kedua orang tuanya meninggal sehingga pemohon mengajukan perwalian untuk mengurus diri anak dan harta bendanya, hakim mengabulkan pemohonan pemohon tersebut karena telah memenuhi syarat berdasarkan peraturan pemerintah No. 29 Tentang Syarat dan Tata cara Penunjukkan wali dan dalam pertimbangnnya hakim sangat memperhitungkan aspek perlindungan hukum pada anak dan kepentingan terbaik, kemudian jika ditinjau dengan prinsip teori keadilan john rawls penetapan nomor 135/Pdt.P/PA.Prob memenuhi prinsip teori keadilan yaitu justice as fairness yaitu hakim memehuni aspek kepentingan terbaik bagi anak, kemudian prinsip The principle of equal freedom membebaskan seorang anak untuk beragama sesuai dengan keinginannya wali tidak boleh mengubah agama bawaan anak, akan tetapi amar penetapan hakim tidak sesuai dengan prinsip keseimbangan yaitu pada amar putusan tidak memuat keseimbangan antara hak harta dan kewajiban wali yang seharusnya menurut prinsip ini diikutsertakan dalam amar penetapan.

ABSTRACT

Indonesia already has regulations regarding child guardianship including Law Number 1 of 1974 in conjunction with Law Number 16 of 2019, Government Regulation Number 29 of 2019 concerning Requirements and Procedures for Appointing Guardians and Compilation of Islamic Law, Civil Code. This step was taken to strengthen the protection of children's rights and the management of children's rights. Judges in their considerations must be careful in determining child guardianship and must be thorough in ensuring that they include the principle of the best interests of the child.

The objectives of this research include: namely 1). Explains how judges make child custody decisions that include aspects of protecting children's rights. 2) to explain how court decisions number 135/Pdt.P/PA.Prob use the perspective of John Rawls' theory of justice.

The research carried out is normative research with a case law approach, namely research that examines and examineslibrary research and trying to explore the principles or rules contained in the law, also trying to review the judge's considerations using John Rawls's theory of justice.

From the results of the author's research in case number 135 that the applicant wanted to establish guardianship over a child who was a relative of the applicant because both of his parents died so the applicant applied for guardianship to take care of the child and his property, the judge granted the applicant's application because it had fulfilled the requirements based on government regulation no. 29 Concerning the Requirements and Procedures for Appointing Guardians and in their considerations the judge really takes into account aspects of legal protection for children and the best interests, then if viewed with the principles of John Rawls's theory of justice, the determination number 135/Pdt.P/PA.Prob fulfills the principles of the theory of justice, namely justice as fairness, namely that the judge fulfills the best interests of the child, then the principle of equal freedom frees a child to have a religion according to his wishes. The guardian must not change the child's default religion, however, the judge's decision is not in accordance with the principle of balance, namely in the decision there is no balance. between the property rights and obligations of the guardian which according to this principle should be included in the decision.

مستخلص البحث

لدى إندونيسيا بالفعل لوائح تتعلق بالوصاية على الأطفال بما في ذلك القانون رقم 1 لعام 1974 بالتزامن مع القانون رقم 16 لعام 2019، واللائحة الحكومية رقم 29 لعام 2019 بشأن متطلبات وإجراءات تعيين الأوصياء وتجميع الشريعة الإسلامية، والقانون المدني. وقد اتخذت هذه الخطوة لتعزيز حماية حقوق الطفل وإدارة حقوق الطفل. ويجب على القضاة في اعتباراتهم أن يكونوا حريصين في تحديد الوصاية على الأطفال ويجب أن يكونوا دقيقين في ضمان تضمينها مبدأ مصالح الطفل الفضلى ومن أهداف هذا البحث ما يلي: وهي 1). يشرح كيفية اتخاذ القضاة قرارات حضانة الأطفال التي تشمل جوانب حماية حقوق الطفل. 2) لشرح كيفية استخدام قرارات المحكمة رقم 135/Pdt.P/PA.Prob منظور نظرية العدالة لجون راولز. البحث الذي تم إجراؤه هو بحث معياري مع منهج السوابق القضائية، أي البحث الذي يفحص ويفحص البحث المكتبي ويحاول استكشاف المبادئ أو القواعد التي يتضمنها القانون، ومحاولة مراجعة اعتبارات القاضي باستخدام نظرية العدالة لجون راولز. من نتائج بحث المؤلف في القضية رقم 135 أن مقدم الطلب أراد إقامة الوصاية على طفل كان من أقارب مقدم الطلب بسبب وفاة والديه، فتقدم مقدم الطلب بطلب الوصاية لرعاية الطفل وممتلكاته، وافق القاضي على طلب مقدم الطلب لأنه استوفى المتطلبات بناءً على اللائحة الحكومية رقم. 29 فيما يتعلق بمتطلبات وإجراءات تعيين الأوصياء وفي اعتباراتها يأخذ القاضي في الاعتبار حقًا جوانب الحماية القانونية للأطفال والمصالح الفضلى، فإذا نظر إليها مع مبادئ نظرية العدالة لجون راولز، فإن القرار رقم 135/Pdt. يحقق P/PA.Prob مبادئ نظرية العدالة، أي العدالة كإنصاف، أي أن يحقق القاضي المصالح الفضلى للطفل، ثم مبدأ الحرية المتساوية يحرر الطفل ليكون له دين حسب رغباته. ولا يجوز للولي تغيير دين الطفل الأصلي، إلا أن قرار القاضي لا يتفق مع مبدأ التوازن، أي أنه لا يوجد توازن في القرار. بين حقوق الملكية والتزامات الوصي والتي وفقا لهذا المبدأ ينبغي تضمينها في القرار

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zulaichah, Siti
Keywords: Perwalian Anak; Penetapan; Keadilan; Child Guardianship; Determination; Justice; الوصاية على الطفل؛ عزيمة؛ عدالة
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180122 Legal Theory, Jurisprudence and Legal Interpretation
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012813 Hadhanah (Child Custody, Guardianship)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012827 Islamic Court & Civil Procedure
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Aghfar Adriawan
Date Deposited: 03 Jul 2024 15:39
Last Modified: 03 Jul 2024 15:39
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/65153

Downloads

Downloads per month over past year

Loading...

Actions (login required)

View Item View Item