Representasi Digraph untuk nomor surat dan banyak ayat Al-Qur’an

Kurnia Sari, Wiwit (2010) Representasi Digraph untuk nomor surat dan banyak ayat Al-Qur’an. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
05510026.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (810kB)

Abstract

Ayat-ayat Al-Qur’an memiliki hubungan dan keserasian antara ayat yang satu dengan ayat yang lainnya. Demikian juga dengan surat-surat Al- Qur’an juga memiliki hubungan dan keserasian dengan surat yang lainnya. Keserasian dan hubungan dalam Al-Qur’an tidak hanya dalam pemberian nama surat, hubungan ayat dengan ayat, ayat dengan surat atau sebaliknya. Salah satu untuk mengetahui hubungan dan keserasian ayat maka dalam skripsi ini akan merepresentasikan digraph untuk nomor surat dan banyak ayat Al-Qur’an.

Dalam merepresentasikan digraph untuk nomor surat dan banyak ayat AlQur’an yang dilakukan pertama kali adalah mendata nama-nama surat Al-Qur’an, banyak ayat serta jenis suratnya. Langkah selanjutnya nomor surat dan banyak ayat dinyatakan dalam bentuk titik (vertex), yaitu titik (a,b). Titik a menyatakan nomor surat Al-Qur’an dan titik b menyatakan banyak ayat Al-Qur’an. Kemudian dapat digambarkan Digrafnya dengan titik (a,b) yang ditulis dalam Digraf dalam bentuk v_a. Jika b > 114 maka digraphnya akan berhenti dan tidak akan berlanjut karena banyak surat dalam Al-qur’an adalah 114. Jika b < 114 maka digraphnya akan berlanjut ke nomor surat yang sama dengan nilai b tersebut. Dan akan terdapat 114 titik. Setelah itu dapat dideskripsikan digraph nomor surat dan banyak ayat Al-qur’an tersebut.

Berdasarkan pembahasan maka diperoleh bahwa surat Al-Baqarah disebut dengan Fusthaatul-Qur’an (Puncak Al-Qur’an) sehingga tidak berkorelasi dengan surat lain, surat Al-Fatihah mempunyai peranan sebagai Ummul Qur’an, surat Yaasin dengan Al-Muthafifin membentuk lingkaran dan mempunyai derajat satu lingkaran penuh yaitu 360 derajat, surat Al-Anbiyaa’dengan surat Al-Ikhlas mempunyai makna keikhlasan nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, “putaran” yang terdiri dari lima surat yaitu surat Al- Fajr, surat Ar-Ruum, surat Al-Mutahanah, surat Ar-Radu’, surat Az-Zukhuf. Hal ini mengingatkan pada sholat wajib yang harus terus-menerus, berkesinambungan dan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Berdasarkan penelitian ini disarankan agar dilakukan penelitian lanjut untuk mengetahui lebih jauh tentang hubungan antar nomor surat dan banyak ayat AlQur’an ini, karena kekurangan peneliti dalam mengkaji Digraphnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Abdussakir, Abdussakir and Barizi, Ahmad
Keywords: Digraf; Nomor Surat dan Banyak Ayat Al-Qur’an
Subjects: 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0102 Applied Mathematics > 010299 Applied Mathematics not elsewhere classified
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Matematika
Depositing User: Masyitoh Firdaus Fahmi
Date Deposited: 16 May 2017 04:52
Last Modified: 16 May 2017 04:52
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6506

Actions (login required)

View Item View Item