Tourism in Lombok under perspective of Maqasid Al-Shariah and local regulation of West Nusa Tenggara no. 2 of 2016 on halal tourism

Saparwadi, Ahmad (2017) Tourism in Lombok under perspective of Maqasid Al-Shariah and local regulation of West Nusa Tenggara no. 2 of 2016 on halal tourism. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13220226.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Munculnya trend pariwisata halal merupakan sebuah fenomena yang sedang berkembang di Indonesia. Pariwisata halal merupakan sebuah segmen baru dalam pengembangan pariwisata dengan menyiapkan fasilitas dan pelayanan yang sesuai dengan prinsip syaria terhadap wisatawan muslim. Lombok yang merupakan salah satu destinasi pariwisata halal di Indonesia sudah menyiapkan semua kebutuhan yang dimaksud di dalam pariwisata halal tersebut melalui Peraturan Daerah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat No. 2 Tahun 2016 tentang Pariwisata Halal. Oleh karena itu untuk membuktikannya perlu dilakukan sebuah kajian terhadap pariwisata di Lombok berdasarkan Peraturan Daerah tersebut disamping menggunakan konsep maqâshid al-sharî’ah. Sehingga dapat diketahui kesesuaian antara yang di teori dengan di lapangan.

Dalam penelitian ini, terdapat dua rumusan masalah. Pertama, Bagaimana tinjauan Peraturan Daerah Nusa Tenggara Barat No. 2 Tahun 2016 Tentang Pariwisata Halal terhadap pariwisata di Lombok? Kedua, Bagaimana Tinjauan maqâshid al-sharî’ah terhadap pariwisata di Lombok Nusa Tenggara Barat?.

Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian hukum empiris. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis (sosio legal aproach). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi . Metode analisi data yang digunakan adalah analisis data deskriftif kualitiatif (descriptive qualitative analysis).

Berdasarkan hasil penelitian hukum empiris ada dua temuan yang ditemukan. Pertama, berdasarkan Peraturan Daerah Nusa Tenggara Barat No. 2 Tahun 2016 Tentang Pariwisata Halal, sudah terdapat kesesuaian dengan apa yang ada di dalam Peraturan Daerah tersebut seperti dalam hal pelayanan, produk dan akomodasinya termasuk mengenai pariwisata halal itu sendiri. Kedua, berdasarkan maqâshid al-syarîah hampir sudah ada kesesuaian diantara kelima maqashid al-syariah tersebut.
Adapun yang sesuai seperti memelihara agama, jiwa, keturunan dan harta. Sedangkan yang belum mencapai tujuan dari maqashid al-syariah itu sendiri adalah memelihara akal dalam tingkat tahsiniyyat, karena hal ini akan mengganggu akal pikiran orang yang melihatnya lebih – lebih anak yang belum baligh.

ENGLISH:

Showing the halal tourism trend is a phenomenon which developing in Indonesia. Halal tourism is a recreation activity to looking for a happiness based on Sharia principle. Halal tourism that there are new segments or elements in the halal tourism development with provided the facilities and services based on sharia principle. Lombok is one of halal tourism destination in Indonesia has prepared all of necessary that mean in the halal tourism through Local Regulation has been issued by governor of West Nusa Tenggara No. 2 of 2016 on Halal Tourism. Therefore, to demonstrate it’s needed to make research study toward tourism in Lombok that is it gains of goals substance in the Local Regulation. In addition, by using maqâshid al-sharî’ah concept so that more complete of the halal tourism in Lombok. Thus, both of theory can know the uniformity between in the theory and field.

In this research, there is two problems formulation. First, how is the implementation of tourism based on Local Regulation of West Nusa Tenggara No. 2 of 2016 on Halal Tourism in Lombok? Second, How is the consideration of maqâshid al-sharî’ah toward tourism in Lombok West Nusa Tenggara?

This research includes the empirical law research. The kind of approach is used sosio-legal research. The Technique of data collection is interview, observation, and documentation. In this research, the method of data analysis is descriptive qualitative analysis.

Based on the empirical law research there are two founds. First, according to the Local Regulation of West Nusa Tenggara No. 2 of 2016 on Halal Tourism, it has reached suitability with the Local Regulation substance. Such as the service, product, and accommodation including the halal tourism. The second, based on maqâshid al-sharî’ah almost gain suitability of the fifth maqâshid al-sharîah. There is fulfills of suitability in among the preservation of religion, human life, lineage, and material wealth. While the goals of maqasid al-shariah not yet reach is the preservation of mind on level tahsiniyyat. Because it will be disturb of mind moreover child.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Mohamad Nur
Keywords: Pariwisata; Pariwisata Halal; Lombok; Peraturan Daerah; Maqashid al-Shari’ah; Tourism; Halal Tourism; Lombok; Local Regulation; Maqâshid al-Sharî’ah
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 20 Apr 2017 09:32
Last Modified: 20 Apr 2017 09:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6463

Actions (login required)

View Item View Item