Zakia, Muhammad Ilham (2024) Analisis putusan atas kewenangan Pengadilan Agama dalam penyelesaian sengketa perjanjian kredit di bank dengan perspektif Syariah: Studi Putusan Pengadilan Agama Nomor: 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
17220054.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Penyusunan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi tugas akhir kuliah Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, dalam skripsi ini penulis membahas Putusan Pengadilan Agama Nomor 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr dimana Majelis Hakim memeriksa, mengadili dan memutus sengketa ekonomi syariah. Dalam perjalanan selama masa persidangan Majelis Hakim menemukan beberapa fakta hukum yang akan mempengaruhi putusan Majelis Hakim, karena kompleksnya sengketa yang terjadi Majelis Hakim memutuskan untuk menolak semua gugatan para penggugat dengan dalil sengketa ini bukan merupakan kewenangan Pengadilan Agama.
Karena ini adalah penelitian normatif, maka data-data yang digunakan oleh penulis bersumber dari kepustakaan (library research) yaitu dari Putusan Pengadilan Agama Nomor 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr serta Peraturan Perundangundangan dan teori-teori hukum. Untuk melakukan pendekatan penulis melakukan pendekatan konseptual dengan menganalisis putusan menggunakan teori-teori hukum yang ada.
Skripsi ini menunjukkan bahwa Majelis Hakim tidak dapat menerima seluruh gugatan para penggugat, dikarenakan hal tersebut bukan merupakan kewenangan absolut Pengadilan Agama. Selanjutnya para pihak dapat melakukan Langkah hukum selanjutnya sesuai denga apa yang dikehendaki dari masingmasing pihak. Para tergugat yang masih memiliki hak atas objek sengketa tersebut sebagai pelunasan hutang maka dapat mengajukan gugatan perdata kepada Pengadilan Negeri. Tergugat I yang telah dicederai/wanprestasi dalam akad oleh tergugat II bisa menggugat kepada Pengadilan Agama karena dalam akad tersebut menggunakan akad syariah. Sedangkan tergugat II dapat mengajukan rescedulling terhadap akta pembiayaan KPR syariah agar SHM No. 1262 miliknya tidak dilelang dan juga tergugat II masih sanggup melanjutkan kreditnya.
ENGLISH
The aim of preparing this thesis is to fulfill the final assignment of the Sharia Economic Law Study Program. In this thesis the author discusses the Religious Court Decision Number 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr where the Panel of Judges examines, adjudicates and decides on sharia economic disputes. During the trial period, the Panel of Judges discovered several legal facts that would influence the Panel of Judges' decision, because of the complexity of the dispute that occurred, the Panel of Judges decided to reject all of the plaintiffs' claims on the grounds that this dispute was not within the authority of the Religious Court.
Because This is normative research, so the data used by the author comes from literature (library research), namely from the Religious Court Decision Number 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr as well as Legislation and legal theories. To carry out this approach, the author takes a conceptual approach by analyzing decisions using existing legal theories.
This thesis shows that the Panel of Judges cannot accept all of the plaintiffs' claims, because this is not within the absolute authority of the Religious Court. Next, the parties can take further legal steps according to what each party wishes. Defendants who still have rights to the object of the dispute as debt repayment can file a civil lawsuit with the District Court. Defendant I, who has been injured/defaulted in the contract by Defendant II, can sue the Religious Court because the contract uses a sharia contract. Meanwhile, Defendant II can apply for resceduling of the sharia KPR financing deed so that SHM No. 1262 was not auctioned and Defendant II was still able to continue his credit.
ARABIC
الهدف من إعداد هذه الأطروحة هو استكمال المهمة النهائية لبرنامج دراسة القانون الاقتصادي الشرعي، حيث يناقش المؤلف في هذه الأطروحة قرار المحكمة الشرعية رقم 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr حيث تقوم هيئة القضاة بفحص وفصل ويبت في المنازعات الاقتصادية الشرعية. خلال فترة المحاكمة، اكتشفت هيئة القضاة العديد من الحقائق القانونية التي من شأنها التأثير على قرار هيئة القضاة، وبسبب تعقيد النزاع الذي حدث، قررت هيئة القضاة رفض جميع مطالبات المدعين على أساس أن ولم يكن هذا الخلاف من اختصاص المحكمة الشرعية.
لأنهذا بحث معياري، وبالتالي فإن البيانات التي يستخدمها المؤلف تأتي من الأدبيات (بحث المكتبة)، أي من قرار المحكمة الدينية رقم 0176/Pdt.G/2020/PA.Kdr وكذلك التشريعات والنظريات القانونية. ولتنفيذ هذا النهج، يتخذ المؤلف نهجا مفاهيميا من خلال تحليل القرارات باستخدام النظريات القانونية القائمة.
وتبين هذه الأطروحة أن هيئة القضاة لا يمكنها قبول جميع مطالبات المدعين، لأن ذلك ليس من ضمن السلطة المطلقة للمحكمة الشرعية. بعد ذلك، يمكن للطرفين اتخاذ المزيد من الخطوات القانونية وفقًا لما يرغب فيه كل طرف. يمكن للمدعى عليهم الذين لا يزال لديهم حقوق في موضوع النزاع كسداد الديون رفع دعوى مدنية أمام المحكمة الجزئية. يمكن للمدعى عليه الأول، الذي تعرض للأذى/التقصير في العقد من قبل المدعى عليه الثاني، مقاضاة المحكمة الشرعية لأن العقد يستخدم عقد الشريعة. وفي الوقت نفسه، يمكن للمدعى عليه الثاني أن يتقدم بطلب لإعادة جدولة سند التمويل الشرعي KPR بحيث يصبح رقم SHM. لم يتم بيع 1262 بالمزاد العلني وكان المدعى عليه الثاني لا يزال قادرًا على مواصلة رصيده.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Firdaus, Dwi Hidayatul |
Keywords: | Analisis Putusan; Penyelesaian Sengketa; Langkah Hukum Decision Analysis; Dispute Resolution; Legal Steps تحليل القرار; حل النزاعات; الخطوات القانونية |
Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180120 Legal Institutions (incl. Courts and Justice Systems) |
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah |
Depositing User: | Muhammad Ilham Zakia |
Date Deposited: | 21 May 2024 14:44 |
Last Modified: | 21 May 2024 14:44 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/63321 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |