Rouf, Abd. (2023) Model pembagian harta bersama bagi perempuan pencari nafkah di Indonesia perspektif keadilan Gender dan Jurimetri. Doctoral thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
200201320012.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Pembagian harta bersama yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan pasal 37 memberikan kebebasan pembagian berdasarkan hukum masing-masing pihak, sedangkan Kompilasi Hukum Islam pasal 97 pembagiannya ditentukan secara pasti yaitu seperdua sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan. Pembagian harta bersama dengan seperdua ini lebih banyak diikuti oleh para hakim karena di dalamnya terdapat kepastian hukum, namun banyak pula hakim yang keluar dari norma tersebut dikarenakan terdapat fakta hukum yang berbeda dengan apa yang telah dikonsepsikan oleh Undang-Undang dan Kompilasi Hukum Islam, terlebih dalam permasalahan perempuan sebagai ibu rumah tangga yang sekaligus sebagai pencari nafkah sehingga memiliki beban ganda. Fenomena ini merupakan bentuk ketimpangan peran dalam rumah tangga yang mengakibatkan ketimpangan pula terhadap pembagian harta bersama. di sisi lain secara realitas dalam putusan para hakim masih belum mengakomodir serta mempertimbangkan peran/kewajiban suami istri secara terperinci. Dengan demikian konsep pembagian harta bersama perlu dikaji ulang dan perlu kiranya dibuatkan model pembagian yang sesuai dengan peran suami istri serta kondisi masyarakat Indonesia.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual nilai keadilan Aristoteles dan keadilan gender Nasaruddin Umar yang menitikberatkan pada proporsionalitas. Sumber data primer yang dianalisis dalam penelitian ini adalah norma terkait kewajiban suami istri yang terdapat dalam Kompilasi Hukum Islam dianalisis dengan konsep keadilan serta pembuatan pemodelan pembagian harta bersama bagi perempuan pencari nafkah di Indonesia dengan menggunakan jurimetri.
Penelitian ini menemukan beberapa hasil penelitian diantaranya adalah 1). Nilai keadilan pembagian harta bersama dalam undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam perspektif keadilan Aristoteles dan keadilan gender Nasaruddin Umar menghasilkan bahwa nilai keadilan harus mengacu pada pembagian peran/kewajiban antara suami istri, ketika salah satu mengambil peran yang lebih besar maka ia mendapat bagian yang lebih besar. Artinya hasil yang diperoleh suami atau istri berbanding lurus dengan usaha yang dilakukan keduanya. 2). Terdapat enam (6) model pembagian harta bersama dengan bagian seperdua diantaranya dalam kondisi ketika masing-masing melakukan kewajibannya secara seimbang, saling berbagi kewajiban atau bertukar peran. Sedangkan selain pembagian seperdua terdapat duapuluh lima (25) model pembagian harta bersama dalam kondisi ketika suami istri terdapat ketimpangan dalam mejalankan peran / kewajibannya.
ABSTRACT
The division of joint property as stipulated in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage Article 37 grants freedom for the division based on each party's respective laws. Meanwhile, according to the Compilation of Islamic Law Article 97, the division is determined precisely, namely half of the total joint property, unless otherwise specified in the marriage agreement. The division of joint property with this half-split is more commonly followed by judges because it provides legal certainty. However, some judges also depart from this norm due to differences in legal facts compared to what is regulated by the Law and Compilation of Islamic Law, especially in the context of women as housewife and breadwinners who bear a double burden. This phenomenon reflects the imbalance of roles in households, which also affects the imbalance in the division of joint property. On the other hand, judicial decisions have not fully considered the roles and obligations of husbands and wives in detail. Therefore, the concept of division of joint property needs to be reconsidered, and perhaps a model of division considering the roles of husbands and wives as well as the conditions of Indonesian society needs to be developed.
This research is a normative legal study using the conceptual approach of Aristotelian justice values and gender justice by Nasaruddin Umar, emphasizing proportionality. The primary data source analyzed is the norms regarding the obligations of husbands and wives in the Compilation of Islamic Law, analyzed with the concept of justice, as well as the creation of a model for the division of joint property for women breadwinners in Indonesia using jurimetrics.
The findings of this research indicate several results, including: 1) The value of justice in the division of joint property in Law Number 1 of 1974 concerning marriage and the Compilation of Islamic Law from the perspective of Aristotelian justice and gender justice by Nasaruddin Umar states that justice must consider the division of roles and obligations between husbands and wives; when one party takes on a larger role, the portion obtained must also be larger, in accordance with their efforts. 2) There are six (6) models of division of shared assets with a half-split in conditions where each party performs their obligations evenly, shares, or exchanges roles. Besides the half-split, there are also twenty-five (25) models of division of shared assets in conditions where there is an imbalance between husbands and wives in performing their roles or obligations.
مستخلص البحث
توزيع الممتلكات المشتركة الوارد في القانون رقم 1 عام 1974 فيما يتعلق بالزواج فصل 37 الذي يمنح الحرية في توزيعها، بينما أثبت تجميع الشريعة الإسلامية توزيعها في فصل 97 وهو نصف طالما لم يتم تحديده خلاف ذلك في اتفاق الزواج. توزيع الممتلكات المشتركة بالنصف هذا يتبعه أغلبية القضاة لما فيه من اليقين القانوني، بجانب ذلك، هناك العديد من القضاة الذين يخالفون ذلك المعيار لما فيه من اختلاف حقائق قانونية عما تم تصوره من خلال القانون وتجميع الشريعة الإسلامية، لاسيما في مشكلة النساء كربات البيت وفي نفس الوقت كمعيلات حتى يكون لديهن عبء مزدوج. هذه الظاهرة هي شكل من أشكال عدم المساواة في دور الحياة الأسروية التي تتطلب توزيع الممتلكات المشتركة خارج توزيع النصف. لذلك، تجب مراجعة مفهوم توزيع الممتلكات المشتركة ومن الضروري إنشاء نموذج التوزيع وفق دور الزوج والزوجة وحالة مجتمع إندونيسيا.
هذه الدراسة هي دراسة قانونية معيارية باستخدام المدخل المفهومي عن قيم العدالة لأرسطو والعدالة الجنسانية لناصر الدين عمر الذي يتركز في النسبية. مصادر البيانات الأساسية التي تم تحليلها في هذه الدراسة هي معيار يتعلق بواجبات الزوج والزوجة الموجودة في وتجميع الشريعة الإسلامية. بالتالي، قام الباحث بتحليل البيانات بنظرية العدالة وإنشاء نموذج توزيع الممتلكات المشتركة للنساء المعيلات في إندونيسيا باستخدام طريقة قياس القضاء.
تدل نتائج هذه الدراسة على أن 1). تعتبر قيمة العدالة في توزيع الممتلكات المشتركة في القانون رقم 1 عام 1974 وتجميع الشريعة الإسلامية من منظور العدالة لأرسطو والعدالة الجنسانية لناصر الدين من خلال تقسيم الأدوار أو الالتزامات بين الزوج والزوجة. عندما يأخذ واحد دورا أكبر من آخر، يحصل على جزء أكبر. بتعبير آخر، النتائج التي حصل عليها الزوج أو الزوجة تتناسب بشكل مباشر مع الجهود المبذولة من قبل كليهما. 2). هناك ستة (6) نماذج لتقسيم الممتلكات المشتركة مع النصف لكل منهما في الظروف التي يؤدي فيها كل منهما التزاماتهما بطريقة متوازنة أو يتقاسم الالتزامات أو يتبادل الأدوار. إضافة إلى تقسيم النصف، هناك خمسة وعشرون (25) نموذجا لتقسيم الممتلكات المشتركة في الظروف التي يكون فيها الزوج والزوجة غير متشابهين في أداء أدوارهما / التزاماتهما.
Item Type: | Thesis (Doctoral) |
---|---|
Supervisor: | Mufidah, Mufidah and Mahmudi, Zaenul |
Keywords: | harta bersama; perempuan pencari nafkah; keadilan gendar dan jurimetri; joint property; women breadwinners; gender justice; and jurimetrics; الممتلكات المشتركة; النساء المعليلات; العدالة بين الجنسين وقياس القضاء |
Departement: | Sekolah Pascasarjana > Program Studi Doktor Hukum Keluarga Islam |
Depositing User: | Mohammad Syahriel Ar |
Date Deposited: | 30 Apr 2024 13:55 |
Last Modified: | 03 May 2024 09:58 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/62994 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |