Studi evaluasi program keluarga berlingkungan pendidikan di Kelurahan Miji Kota Mojokerto

Mufidah, Yenny Imroatul (2016) Studi evaluasi program keluarga berlingkungan pendidikan di Kelurahan Miji Kota Mojokerto. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
14771017.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Sub Program Keluarga Berlingkungan Pendidikan (KBP) merupakan salah satu bentuk dari upaya pemerintah kota Mojokerto dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, dengan memasukkan aspek pendidikan dalam visi pembangunan daerah melalui keluarga berlingkungan pendidikan untuk meningkatkan tanggung jawab dan peduli keluarga terhadap kebijakan peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan agar tercipta keluarga berlingkungan pendidikan.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendiskripsikan evaluasi hasil dari pelaksanaan sub program keluarga berlingkungan pendidikan (KBP) di kelurahan Miji Kota Mojokerto. Subjek penelitian ini yaitu pembuat kebijakan beserta stake holder terdiri dari Walikota Mojokerto, Sekertariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Pokja KMBP, Posko KMBP, Tim Motivator Kota dan Kelurahan Miji, beserta Satgas Jam Wajib Belajar, serta enam warga yang berada di lingkungan kelurahan Miji. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, wawancara, serta observasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub program KBP dapat memberikan hasil yang positif. Dilihat dari pendekatan evaluasi formal yang merujuk pada indikator-indikator keberhasilan (outcome) sub program KBP. Hal ini dibuktikan dengan indikator adanya motivasi pendidikan dalam keluarga, bentuk motivasi yang diberikan oleh orang tua kepada anak dalam bentuk dukungan dan semangat. Ketersediaan fasilitas pendidikan di rumah, yang diberikan masih belum standart karena tempat belajar yang digunakan yaitu ruang tamu. Jam wajib belajar sudah berjalan baik di lingkungan keluarga, pada jam wajib belajar pukul 18.00-19.00 anak usia sekolah wajib berada di lingkungan rumah. Kontrol belajar, perilaku dan pergaulan sudah baik karena orang tua sudah mengawasi prilaku belajar anak baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah dengan mengawasi proses belajar anak melalui hasil belajar di sekolah. Keharmonisan keluarga memberikan hasil yang baik karena orang tua memiliki cara khusus untuk menciptakan keharmonisan keluarga dengan cara melakukan kegiatan bersama untuk memunculkan suatu interaksi antar anggota keluarga sehingga menciptakan keluarga yang harmonis. Pola hidup bersih, sehat, rapi, aman dan nyaman diciptakan dengan baik oleh orang tua dan anak dengan memberikan pola hidup yang bersih dan menjadikan lingkungan rumah yang sehat, aman, dan nyaman.

Adapun saran dalam penelitian ini diharapkan pemerintah untuk mengutamakan program pendidikan terutama pada fasilitas pendidikan yang telah dilaksanakan agar dapat tercapai suatu tujuan prndidikan secara optimal. Bagi Pokja, Posko, dan Satgas agar lebih disiplin mrngawasi pendidikan di kelurahan agar tercipta keluarga yang berlingkungan pendidikan. Serta bagi keluarga agar berperan aktif untuk membantu dan mendukung pendidikan anak ketika berada di lingkungan rumah.

ENGLISH:

One of the programs that created by the government in Mojokerto is Keluarga Berlingkungan Pendidikan (KBP). The goal of the program is to make citizen smarter and aware of their surrounding by applied the education program which started in a family. Based on the vision of regional development, through Keluarga Berlingkungan Pendidikan (KBP) can increase the responsibility of the quality and equity of education in order to demand family to be more aware toward education.

This is a qualitative descriptive research that aim to describe the evaluation of the sub program of the implementation of KBP program in Miji, Mojokerto. The subjects of this research are policy maker and stakeholder that consist of the Mayor of Mojokerto, Secretariat of the Department of Education and Culture in Mojokerto, POKJA (social group) of KMBP, KMBP post, Miji Motivator team, Learning Compulsory hours “ Task Force”, and the six people who live in the Miji village. The data collections are documentasion, interview, and observation. To analyze the data, the writer used data reduction, data presentation, and conclusion.

The result indicated that the sub program of KBP creates the positive impact. It can be seen from the formal evaluation which refers to the successful indicators (outcome) of that program. This is proved by the indicator of educational motivation in the family, parents motivation forms are given to the children in form of support and encouragement. The availability of educational facilities at home, both learning facilities and infrastructure provided, still does not meet the educational standard since the learners study in the living room. The compulsory study Hours of compulsory education, have been running well in a family environment. Based on their age, children who must attend school need to stay During study hours (at 18.00-19.00). learning, behavior and relationship control are already good becaue the eldery have been monitoring the children’s learning behavior within the family and school environment. The monitor children's learning process through learning outcomes at schools. Family harmonious atmosphere creating good result becaue the parents have their own special way by carrying out a get-together to raise an interaction among family members. Parents successfully created Clean, healthy, neat, safe and comfortable lifestyle by creating a clean lifestyle and make the home environment healthy, safe and comfortable.

As the suggestion of the research, the government is expected to give priority to education programs, especially in the educational facilities that have been implemented in order to achieve an optiomal educational goals. Furthermore, Pokja, Posko, and Satgas are expected to be more disciplined in observing and maintaining the educational program in the village in order to create family who aware of education or education environmental-family. Last, families also need to have active role in helping and supporting the children's education at home.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Maimun, Agus and Aziz, Rahmat
Keywords: Keluarga Berlingkungan Pendidikan; Evaluation; Education Environmental-Family
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 08 Apr 2017 05:04
Last Modified: 08 Apr 2017 05:04
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6231

Actions (login required)

View Item View Item