Responsive Banner

Pengawasan pemenuhan hak pekerja perempuan shift malam menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan: Studi di Korwil I Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur

Hariroh, Febriani Nur (2024) Pengawasan pemenuhan hak pekerja perempuan shift malam menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan: Studi di Korwil I Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
200202110038.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Pasal 76 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menjelaskan mengenai perlindungan dan hak yang harus di penuhi oleh perusahaan terhadap pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari. Faktanya, masih banyak perusahaan di Kabupaten Gresik yang tidak menyediakan fasilitas antar jemput bagi pekerja perempuan yang bekerja malam hari. Oleh, karena diperlukan bentuk pengawasan oleh pemerintah untuk memastikan penerapan aturan mengenai tata cara memperkerjakan pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk upaya pengawasan Dinaskertrans Provinsi Jatim terhadap perusahaan yang mempekerjakan pekerja perempuan pada malam hari, serta kendala yang dihadapi oleh pegawai pengawas ketenagakerjaan Sub Korwil Gresik dalam melakukan pengawasan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan penelitian yuridis sosiologis. Sumber data diperoleh langsung dari narasumber. Bahan pendukung sebagai penunjang dalam menjelaskan penelitian ini berasal dari bahan primer yang berasal dari wawancara dan bahan sekunder diperoleh dari perundang-undangan, buku, jurnal, hasil penelitian berbentuk laporan yang berkaitan dalam penelitian ini.

Hasil penelitian yang didapat adalah pengawasan terhadap perusahaan atas pemenuhan hak pekerja perempuan bekerja pada malam hari yang dilakukan oleh pegawai pengawas Disnakertrans Provinsi Jatim Sub Korwil Gresik sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Disnakertrans Provinsi Jatim adalah pengawasan langsung, tidak langsung, preventif, dan represif. Namun, dalam pelaksanaannya kurang optimal karena terdapat ketidakseimbangan antara jumlah pegawai pengawas dan jumlah perusahaan yang terdaftar di Kabupaten Gresik. Akibatnya, fungsi pengawas yang seharusnya menjamin penerapan peraturan ketenagakerjaan serta memastikan pemenuhan hak dan kewajiban tenaga kerja khususnya terhadap tenaga kerja perempuan yang bekerja pada malam hari tidak dapat dilaksanakan secara efektif dan optimal.Upaya penangan kendala dari pengawas ketenagakerjaan adalah menambah jumlah pegawai pengawas yang awalnya 5 pegawai menjadi 10 pegawai pengawas perusahaan.

ABSTRACT

Article 76 of Law Number 13 of 2003 concerning Employment explains the protection and rights that companies must fulfill for female workers who work at night. In fact, there are still many companies in Gresik Regency that do not provide pick-up and drop-off facilities for female workers who work at night. Therefore, a form of supervision by the government is needed to ensure the implementation of regulations regarding procedures for employing female workers who work at night.

This research aims to find out what kind of monitoring efforts the East Java Provincial Department of Kertrans takes on companies that employ female workers at night, as well as the obstacles faced by Gresik Sub-Korwil labor inspectors in carrying out supervision. This research uses empirical juridical research using a sociological juridical research approach. Data sources were obtained directly from sources. Supporting materials to support explaining this research come from primary materials originating from interviews and secondary materials obtained from legislation, books, journals, research results in the form of reports related to this research.

The results of the research obtained are that supervision of companies regarding the fulfillment of the rights of female workers to work at night carried out by supervisory employees of the East Java Provincial Manpower and Transmigration Office, Sub Korwil Gresik, is in accordance with Law Number 13 of 2003 concerning Employment. The forms of supervision carried out by the East Java Provincial Manpower and Transmigration Office are direct, indirect, preventive and repressive supervision. However, the implementation is less than optimal because there is an imbalance between the number of supervisory employees and the number of companies registered in Gresik Regency. As a result, the function of supervisors which should guarantee the implementation of labor regulations and ensure the fulfillment of labor rights and obligations, especially for female workers who work at night, cannot be carried out effectively and optimally. Efforts to overcome obstacles from labor inspectors are to increase the number of supervisory employees, which were initially 5 employees become 10 company supervisory employees

مستخلص البحث

توضح المادةُ 76 من القانون رقم 13 لسنة 2003 بشأن التوظيف الحمايةَ والحقوق التي يجب أن تتوفّرها الشركات للعاملات اللاتي يعملن ليلاً. في الواقع، لا تزال هناك العديد من الشركات في منطقة غرسيك التي لا توفّر مرافق للذهاب والإياب للعاملات اللاتي يعملن ليلاً. ولذلك، هناك حاجة إلى شكل من أشكال الإشراف من قِبل الحكومة لضمان تنفيذ الأنظمة المتعلقة بإجراءات توظيف العاملات اللاتي يعملن ليلاً

يهدف هذا البحث إلى معرفة نوع جهود المراقبة التي تبذلها إدارة مقاطعة جاوة الشرقية للشركات التي توظّف العاملات ليلاً، فضلاً عن العوائق التي يواجهها مفتّشو العمل بجرسيك في تنفيذ الرقابة. يستخدم هذا البحث البحث القانوني الميداني باستخدام منهج البحث القانوني الاجتماعي. تُحصَل مصادر البيانات مباشرة من المُخبِر. المصادر الثانوية لدعم شرح هذا البحث تأتي من المقابلات والمصادر الثانوية التي يتم الحصول عليها من التشريعات والكتب والمقالات العلمية ونتائج البحوث في شكل تقارير تتعلق بهذا البحث

نتائج البحث التي تم الحصول عليها هي أن الإشراف على الشركات فيما يتعلق باستيفاء حقوق العاملات في العمل ليلاً، والذي يقوم به موظفو الإشراف في مكتب العامل والمهاجرة في مقاطعة جاوة الشرقية، بمنطقة جريسيك يتوافق مع القانون رقم 13 لسنة 2003 في شأن العمل. أشكال الإشراف التي ينفذها مكتب العامل والمهاجرة في مقاطعة جاوة الشرقية هي الإشراف المباشر وغير المباشر والوقائي والقمعي. ولكن، فإن التنفيذ يكون أقلّ فعّالا بوجود الاختلال بين عدد الموظفين الإشرافيين وعدد الشركات المسجّلة في منطقة جريسيك. ونتيجة لذلك، فإن وظيفة المشرفين التي ينبغي أن تضمن تنفيذ لوائح العمل والتأكد من استيفاء حقوق والتزامات العمل، وخاصة بالنسبة للعاملات اللاتي يعملن ليلاً، لا يمكن القيام بها فعّالا. الجهود المبذولة للتغلب على العوائق من مفتشي العمل سيتم زيادة عدد الموظفين الإشرافيين الذين كانوا في البداية 5 موظفين ليصبحوا 10 موظفين مشرفين بالشركة

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hidayah, Khoirul
Keywords: Pengawasan; Hak; Perempuan; Ketenagakerjaan; Surveillance; Rights; Women; Employment; إشراف; حقوق; نساء; توظيف
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Febriani Nur Hariroh
Date Deposited: 01 Mar 2024 09:59
Last Modified: 01 Mar 2024 09:59
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/62265

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item