Model pengembangan pendidikan agama Islam di perguruan tinggi umum: Studi multisitus di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang

Muslim, Ahmad Buchori (2016) Model pengembangan pendidikan agama Islam di perguruan tinggi umum: Studi multisitus di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
13771019.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum merupakan matakuliah pengembangan kepribadian (MPK) dan termasuk kurikulum inti yang wajib diberikan kepada setiap mahasiswa disemua jurusan. Matakuliah ini berfungsi sebagai pembentuk karakter dan menjadi sumber nilai dalam pengembangan keilmuan dan manajemen diri mahasiswa dalam berkarya dan bekerja dilingkungan profesinya. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang otonom dalam penyelenggaraan pendidikannya, menjadikan pengembangan matakuliah ini diserahkan kepada perguruan tinggi masing-masing. Sehingga penyelenggaraan model Pendidikan Agama Islam antara perguruan tinggi satu dengan perguruan tinggi lainnya bisa berbeda tidak terkecuali antara Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Untuk itu dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitian adalah; 1) bagaimana pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang; 2) bagaimana sistem pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus dengan rancangan multisitus. Metode pengumpulan data yang gunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data melalui kredibilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tahapan analisis data kasus individu dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kemudian menarik kesimpulan, setelah analisis data kasus individu kemudian dilakukan analisis data lintassitus.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pengembangan Pendidikan Agama Islam yang dilakukan di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang adalah 1) pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam menggunakan kurikulum berbasis kompetensi, dikembangkan berdasarkan learned center curriculum berbasis tema dengan pendekatan rekonstruksi sosial. Manajemen pengembangan kurikulum oleh unit MPK, PPA/P2KB bersama dosen-dosen PAI bersifat sentral-desentralisasi melalui langkah perumusan visi, misi, kompetensi dan rencana perkuliahan semester Pendidikan Agama Islam untuk semua fakultas dan jurusan. 2) Sistem pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kedua universitas tersebut dilaksanakan secara klasikal lintas fakultas dan monitoring pendalaman diluar kelas dengan pendekatan pembelajaran student active learning dan contextual learning yang mengarah pada strategi pembelajaran inkuiri.

Evaluasi pembelajaran dengan pendekatan mastery learning (lulus sks) menggunakan instrument assessment dalam proses pembelajaran, ujian tengah semester, ujian akhir semester dan penilaian kemampuan membaca al-Qur’an dengan penilaian perkembangan ranah afektif/karakter mahasiswa yang masih belum memiliki formula baku yang komprehenship. Secara umum bahwa model pendidikan agama islam di perguruan tinggi umum dapat dikategorikan kepada sentral dengan model isolated entities/mekanisme dan desentral dengan model interconnected entities/organism sistemik.

ENGLISH:

Islamic Education in Public Higher Education is a personality development course (MPK) and including a core curriculum that must be given to every student in all majors. This course serves as a shaper of character and be a source of value in scientific development and self-management of students in the work and working environment of their profession. Universities as autonomous educational institutions in the administration of education, made the development of this course will be submitted to the respective colleges. So that the implementation of the model of Islamic education among college one with the other universities are no exception can be different between the UB and the State University of Malang. Therefore in this study are the focus of research is; 1) how the Islamic education curriculum development at the UB and the State University of Malang; 2) how the learning system of Islamic education at the UB and the State University of Malang.

This study uses qualitative approach, case study type with multi-site design, Data collection methods used are observation, interview, and documentation. Checking the validity of the data through credibility, dependability, and confirmability. Data analysis techniques in this study through the stages of data analysis of individual cases with the steps of data collection, data reduction, data presentation, and then draw a conclusion, after analysis of individual case data and then do the data analysis cross-site.

These results indicate that the model of development of Islamic Religious Education conducted at UB and the State University of Malang is 1) the development of Islamic education curriculum using a competency-based curriculum, developed by learned center theme-based curriculum approach to social reconstruction. Management curriculum development by MPK units, PPA / P2KB together lecturers are central PAI-step decentralization through the formulation of the vision, mission, competencies and plan the semester lectures of Islamic education for all faculties and departments. 2) learning system of Islamic education at both universities held in the classical cross-faculty and monitoring the deepening of learning outside the classroom with student active learning approach and contextual learning which leads to inquiry learning strategy. Evaluation of learning with mastery learning approach (graduate credits) use the assessment instrument in the learning process, midterms, final exams and assessment of the ability to read the Qur'an with the assessment of the development of the affective / character of students who still do not have a standard formula that komprehenship. Generally that model of Islamic religious education at public universities can be categorized to a central model isolated entities / mechanisms and a decentralized model with interconnected entities / systemic organism.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Rofiq, Aunur
Keywords: Model Pendidikan Agama Islam; Perguruan Tinggi Umum; Model of Islamic Religious Education; Public Higher Education
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 08 Apr 2017 05:05
Last Modified: 08 Apr 2017 05:05
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6225

Actions (login required)

View Item View Item