Responsive Banner

Keterlambatan pencairan dana transaksi marketplace yang merugikan pelaku UMKM perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam

Amalia, Selma Rizky (2023) Keterlambatan pencairan dana transaksi marketplace yang merugikan pelaku UMKM perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (FullText)
19220003.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum keterlambatan pencairan dana transaksi marketplace yang merugikan pelaku UMKM perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam. Penelitian yang dipakai adalah jenis penelitian normatif (library research) atau disebut legal research, sehingga yang menjadi bahan hukumnya yaitu sumber-sumber pustaka yang ada relevansinya dengan penelitian ini. Maka dapat diartikan bahwa jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu masuk dalam kategori penelitian hukum normatif. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif komparatif. Sumber hukum yang digunakan berupa bahan hukum primer dan sekunder. Pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini dilakukan dengan cara meneliti dokumen- dokumen yang ada, yaitu dengan mengumpulkan data dan informasi baik yang berupa buku, karangan ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan bahan tertulis lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, dengan jalan mencari, mempelajari, dan mencatat serta menginterpretasikan hal-hal yang berkaitan dengan objek penelitian.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keterlambatan pencairan dana transaksi kepada pelaku usaha sangat bergantung pada ada tidaknya ketentuan tersebut di dalam perjanjian. Pelaku usaha mempermasalahkan keterlambatan pencairan dana transaksi karena merasa dirugikan karena adanya keterlambatan yang tidak sesuai saat pencairan dana pada marketplace. Karena penjual membutuhkan hak mereka yang dibutuhkan secepatnya untuk perputaran modal sehingga berlangsungnya penjualan. Sehingga jelas disini adanya wanprestasi yang dilakukan oleh pihak marketplce yaitu merupakan kegiatan ingkar janji yang dimana pihak marketplace tidak dapat memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian (term and condition) entah itu disengaja atau tidak disengaja.

Keterlambatan pencairan dana transaksi oleh marketplace itu dibolehkan selama disepakati, Jika terjadi keterlambatan pencairan dan transaksi pelaku usaha yang dilakukan oleh pemilik marketplace maka itu penyimpangan yang dilakukan marketplace tanpa seizin pelaku usaha. Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah tentang perjanjian, hal tersebut merupakan termasuk perbuatan wanprestasi.

ABSTRACT

The result of this research is to determine the legal review of delays in disbursement of marketplace transaction funds which are detrimental to UMKM from the perspective of the Civil Code and Islamic Law. The research used is a type of normative research (library research) or what is called legal research, so that the legal material is library sources that are relevant to this research. So it can be interpreted that the type of research used in this research is included in the category of normative legal research. This research approach uses a qualitative approach with comparative descriptive methods. The legal sources used are primary and secondary legal materials.

The collection of legal materials in this research was carried out by examining existing documents, namely by collecting data and information in the form of books, scientific essays, statutory regulations and other written materials related to this research, by searching, studying , and record and interpret matters relating to the research object. The results of this research show that delays in disbursing transaction funds to business actors are very dependent on whether or not these provisions are in the agreement. Business actors take issue with delays in disbursing transaction funds because they feel disadvantaged due to inappropriate delays when disbursing funds on the marketplace. Because sellers need their rights as quickly as possible for capital turnover so that sales take place.
So it is clear here that there is a breach of contract committed by the marketplace, which is an activity of breaking a promise where the marketplace is unable to fulfill its obligations in accordance with the agreement (terms and conditions), whether intentional or unintentional.

Delays in the disbursement of transaction funds by the marketplace are permitted as long as it is agreed upon. If there is a delay in disbursement and transactions by business actors carried out by the marketplace owner, then this is a deviation committed by the marketplace without the permission of the business actor. According to the Civil Code and the Compilation of Sharia Economic Law regarding agreements, this constitutes an act of breach of contract.

مستخلص البحث

الهدف من هذا البحث هو تحديد المراجعة القانونية للتأخير في صرف أموال معاملات السوق التي تضر بالمشروعات متناهية الصغر والصغيرة والمتوسطة من منظور القانون المدني والشريعة الإسلامية. البحث المستخدم هو نوع من البحث المعياري (البحث المكتبي) أو ما يسمى بالبحث القانوني، بحيث تكون المادة القانونية هي المصادر المكتبية ذات الصلة بهذا البحث. لذلك يمكن تفسير أن نوع البحث المستخدم في هذا البحث يندرج في فئة البحث القانوني المعياري. يستخدم منهج البحث هذا منهجًا نوعيًا مع الأساليب الوصفية المقارنة. المصادر القانونية المستخدمة هي المواد القانونية الأولية والثانوية.

تم جمع المواد القانونية في هذا البحث من خلال فحص الوثائق الموجودة، أي من خلال جمع البيانات والمعلومات في شكل كتب ومقالات علمية ولوائح قانونية وغيرها من المواد المكتوبة المتعلقة بهذا البحث، وذلك من خلال البحث والدراسة والتسجيل والتسجيل. تفسير الأمور المتعلقة بموضوع البحث. تظهر نتائج هذا البحث أن التأخير في صرف أموال المعاملات للجهات الفاعلة في مجال الأعمال يعتمد بشكل كبير على ما إذا كانت هذه الأحكام موجودة في الاتفاقية أم لا. يعترض ممثلو قطاع الأعمال على التأخير في صرف أموال المعاملات لأنهم يشعرون بالحرمان بسبب التأخير غير المناسب عند صرف الأموال في السوق. لأن البائعين يحتاجون إلى حقوقهم في أسرع وقت ممكن من أجل دوران رأس المال حتى تتم المبيعات.

لذا فمن الواضح هنا أن هناك خرقًا للعقد يرتكبه السوق، وهو نشاط كسر الوعد حيث يكون السوق غير قادر على الوفاء بالتزاماته وفقًا للاتفاقية (الشروط والأحكام)، سواء كان ذلك بقصد أو بغير قصد. يُسمح بالتأخير في صرف أموال المعاملات من قبل السوق طالما تم الاتفاق عليه. إذا كان هناك تأخير في الصرف والمعاملات من قبل الجهات التجارية التي ينفذها مالك السوق، فإن هذا يعد انحرافًا يرتكبه السوق دون إذن الفاعل التجاري. وفقا للقانون المدني وتجميع قانون الشريعة الاقتصادي فيما يتعلق بالاتفاقيات، فإن هذا يشكل عملا من أعمال الإخلال بالعقد.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Al Munawar, Faishal Agil
Keywords: Keterlambatan; Dana Transaksi; Marketplace; Delay; Transaction Funds; Marketplace; التأخير; صناديق المعاملات; السوق
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Unnamed user with email 19220003@student.uin-malang.ac.id
Date Deposited: 19 Feb 2024 10:41
Last Modified: 19 Feb 2024 10:41
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/61887

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item