Responsive Banner

Tradisi Misogini dikalangan ummat Islam: Suatu tinjauan menuju kesetaraan Gender

Farida, Yayuk (2001) Tradisi Misogini dikalangan ummat Islam: Suatu tinjauan menuju kesetaraan Gender. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
21963092.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (14MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Perempuan sebagai salah satu makhluk Tuhan yang diciptakan dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, namun kelemahan yang dimilikinya juga banyak. Pada kehidupan nyata kekurangan yang dimiliki kaum perempuan ini menjadi penghalang untuk bergerak dan berkembang. Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin, dan al-Qur’an sebagai pedoman bagi ummatnya, memang banyak mengungkapkan tentang perempuan, dan memandang bahwa perempuan dan laki-laki adalah setara dan tidak dibedakan dihadapan Allah hanya tingkat keimannyalah yang membedakannya. Nabi Muhammad saw sebagai Rasul Allah juga banyak mengeluarkan ajaran-ajaran yang mengarah pada kesetaraan gender (jender equality). Namun pada kenyataannya banyak ayat-ayat yang ada dalam al-Qur'an ataupun hadits Nabi saw, yang disalah tafsirkan dan dijadikan alat melegitimasi kaum perempuan, sehingga membatasi ruang gerak perempuan, selain itu warisan sejarah dari tradisi jahiliyah, tanpa kita sadari sedikit banyak, masih mempengaruhi kehidupan ummat Islam, terutama tradisi yang menganggap bahwa perempuan adalah secound human membuat perempuan terdiskriminasikan.

Dari pemahaman diatas maka penulis tertarik mengungkapkan tentang tradisi tersebut, yang biasa disebut dengan tradisi misogini. Kasus-kasus tentang tradisi misogini ini banyak kita temui dilingkungan sekitar kita, karena tradisi ini sudah membudaya dan menjadi hal yang lazim atau lumrah dilakukan, karena anggapan bahwa perempuan itu lemah dan mudah diperdaya, dan hal ini dilakukan tanpa melihat dampak atau kerugian yang ditimbulkan, terutama bagi kaum perempuan. Perempuan mengalami marginalisasi, subordinasi, stereotip dan kekerasan akibat tradisi tersebut. Selain itu hegemoni patriarki juga sangat mendukung kuatnya tradisi ini.

Penelitian ini merupakan kajian literatur yang lingkup pembahasannya adalah tentang tradisi misogini di kalangan ummat Islam Data-data diperoleh dari buku- buku dan majalah, selanjutnya data yang diperoleh dan terkumpul dianalisa secara kualitatif dengan teknik pengelompokan data untuk selanjutnya diambil kesimpulan. Usaha pengelompokan data sampai pengambilan kesimpulan ini dilakukan dengan meringkas deskripsi data menjadi deskripsi terfokus, oleh karena itu dalam teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif analisis yaitu dengan cara

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Djazuli, Djazuli
Keywords: misogini; Islam; kesetaraan gender
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nada Auliya Sarasawitri
Date Deposited: 12 Feb 2024 14:18
Last Modified: 12 Feb 2024 14:18
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/61774

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item