Responsive Banner

Perilaku sosial keagamaan masyarakat Islam di Watugong Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kodia Malang

Mawaddah, Laila (2001) Perilaku sosial keagamaan masyarakat Islam di Watugong Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kodia Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
21963080.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (14MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Perilaku sosial keagamaan suatu masyarakat pada umumnya tergantung pada kekuatan mental para anggota masyarakat tersebut, disamping itu juga budaya kekerabatan dan paternalistik (nenek moyang) yang secara berantai turut serta mempengaruhi. Agama Islam berkeyakinan bahwa tabiat manusia ditentukan oleh sikap, sedangkan sikap keagamaan seseorang sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai yang diyakininya.

Untuk menanamkan perilaku sosial keagamaan yang mendalam, maka perlu adanya kesadaran pada masing-masing pribadi dan upaya untuk melakukan perbaikan kualitas hidup setiap individu. Pelaksanaan kehidupan sosial keagamaan tentunya tidak terlepas dari pemahaman suatu masyarakat tentang agama. Dalam konteks sosial, agama mampu melahirkan berbagai tindakan ataupun perilaku yang sangat berperan dalam kehidupan bermasyarakat. Masalah perilaku sosial keagamaan merupakan cermin bagaimana seseorang atau sekelompok orang dalam memahami ajaran agamanya, sehingga pemahaman mereka terhadap doktrin sebuah agama akan mempengaruhi perilaku dalam kehidupan sosial keagamaan.

Pada skripsi ini, yang menjadi pokok masalahnya adalah perilaku sosial keagamaan masyarakat Islam khususnya di Watugong Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kodia Malang. Bagaimana wujud dari perilaku sosial keagamaannya, yang kemudian akan terlihat kondisi sesungguhnya, faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penyimpangan dan upaya apa saja yang dilakukan untuk meluruskan penyimpangan tersebut.

Untuk mendapatkan data yang kongkrit, penulis menggunakan metode pengumpulan data melalui metode observasi, metode interview dan metode dokumentasi. Sedangkan analisis datanya adalah deskriptif kualitatif, yaitu suatu cara penelitian yang memberikan sebuah gambaran melalui penalaran logika yang sistematis terhadap data untuk dapat dimengerti yang berhubungan dengan pokok persoalan tentang perilaku sosial keagamaan masyarakat Islam di Watugong.

Adapun sumber dan jenis data dalam penelitian ini adalah sebagian angggota masyarakat Islam di Watugong, seperti para tokoh agama, tokoh masyarakat, jama'ah kegiatan-kegiatan keislaman dan anggota masyarakat lainnya yang dipandang layak untuk membonkan informasi tentang perilaku sosial keagamaan masyarakat tersebut.

Masyarakat di Watugong merupakan umat Islam yang cukup taat beragama. Berbagai aktivitas keagamaan tampak menghiasi kehidupan mereka, seperti adanya kegiatan-kegiatan tahlilan, yasinan, diba’an dan lain-lain. Begitu pula dengan kehidupan sosialnya, interaksi di antara mereka terlihat harmonis, saling tolong menolong, baik pada saat salah satu di antara mereka tertimpa musibah ataupun saat mengadakan hajatan.

Namun sayangnya masih ada kegiatan-kegiatan yang mereka laksanakan tidak sesuai dengan ajaran-ajaran Islam, seperti adanya dupa pada kegiatan tahlilan dan juga pemakaian sesajen saat acara pembakaran batu bata- salah satu kebiasaan masyarakat Islam di Watugong yang sebagian besar pekerjaannya adalah tukang dan kuli bangunan selain sebagai buruh pabrik kompor. Dupa dan sesajen adalah media yang digunakan oleh umat Hindu pada saat mengerjakan acara-acara ritual. Pengaruh Hindu itu seakan sulit sekali dilepaskan karena sudah menjadi adat istiadat sebagai warisan dari orang-orang tua mereka. Hal itulah yang menyebabkan perilaku masyarakat Islam di Watugong menjadi kurang islami. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyimpangan pada perilaku sosial keagamaan masyarakat Islam di watugong adalah Faktor agama, keluarga, pendidikan, ekonomi dan sosial- budaya. Sedangkan upaya yang dilakukan untuk meluruskan penyimpangan tersebut adalah dengan diadakannya pengajian rutin di Masjid, ceramah-ceramah agama pada saat memperingati Isra’ Mi’raj dan Maulid Nabi SAW.

Dengan demikian dari hasil penelitian ini yang difokuskan pada perilaku sosial keagamaan masyarakat Islam di Watugong Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kodia Malang dapat disimpulkan bahwa perilaku sosial keagamaan mereka belum cukup baik. Hal itu terlihat pada pola interaksi serta perilaku sosial keagamaan yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Rhoviq, Ch
Keywords: perilaku sosial keagamaan; Islam
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nada Auliya Sarasawitri
Date Deposited: 12 Feb 2024 14:18
Last Modified: 12 Feb 2024 14:18
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/61773

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item