فعالية التحضير النموذجي في تنمية مهارة الكلام: بحث تجريبي فب المدرسة العالية الإسلامية على معصوم كاربياك جوغياكرتا

Al-Makassary, Ramli (2009) فعالية التحضير النموذجي في تنمية مهارة الكلام: بحث تجريبي فب المدرسة العالية الإسلامية على معصوم كاربياك جوغياكرتا. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
07930025.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Bahasa pada hakikatnya terdiri dari empat maharah, oleh karena itu pengajaran bahasa harus mencakup ke empat maharah tersebut, tidak boleh bertumpu pada satu maharah saja. Akan tetapi ketika kita melihat fenomena pengajaran bahasa di Indonasia, baik bahasa Arab maupun bahasa ingris, maka akan ditemukan adanya penekanan pada pengajaran tata bahasa yang berakibat pada lemahnya tingkat kemempuan siswa dalam menggunakan bahasa tersebut dalam bentuk lisan (berbicara).

Berdasarkan fenomena ini, maka peneliti menawarkan modeling sebagai salah satu solusi dalam memecahkan masalah tersebut. Dan dalam hal ini, peneliti merumuskan rumusan masalah sebagai berikut: 1). Bagaimana bentuk penerapan modeling dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa MA Ali Maksum Krapyak Yogyakarta?. 2). Sejauh mana efektifitas penerapan modeling dalam meningkatkan kemahiran berbicara siswa MA Ali Maksum Krapyak Yogyakarta?.

Penelitian ini menggunakan pendekatan experimen dengan membagi siswa kedalam dua kelas yaitu kelas experimen (kelas yang menggunakan modeling dalam proses belajar mengajar), dan kelas kontrol (kelas yang menggunakan metode yang selam ini diterapkan di sekolah dalam proses belajar mengajar).

Berdasarkan analisis dari hasil tes kelas experiment dan kelas kontrol, maka diperoleh hasil sebagai berikut : Pada kelas experiment diperoleh nilai t (2,18<6,0>3,06), dan pada kelas kontrol diperoleh nilai t (2,18<4,5>3,06). Setelah akumulasikan hasil dari kedua tes tersebut diperoleh nilai t (2,06<3,2>2,80). Berdasarkan table nilai t, apabila hasil yang diperole (2,06 lebih kecil dari 3,2 dan 3,2 lebih besar dari 2, 80), bearti hipotesisnya dapat diterima, dan metode yang di uji cobakan dapat digunakan secara umum.

Kerena adanya keterbatasan waktu, maka peneliti hanya menerapkan modeling dalam pengajaran maharatul kalam. Oleh karena itu, kepada peneliti berikutnya diharapkan mengembang modeling pada pengajaran marah yang lain, baik pada pengajaran maharahtul qira’a, maharatul istima’a dan maharatul kitabah. Dan juga diharapkan dari peneliti berikutnya untuk membuat langkah-langkah yang lebih konkret tentang penerapan modeling dalam pengajaran bahasa, khususnya pengajaran bahasa Arab.

ABSTRACT

Language consists of four skills, so that language teaching has to carries out all of those skills. It may not subordinate one of them. But when we pay attention to the phenomena of language teaching in Indonesia, including arabic teaching, we will find that the language teaching gives priority to the structure, and this causes the weakness of the students' ability in speaking.

And because of this phenomena, the researcher chooses modeling as one of the solutions to solve this problem. In this case, the resercher formulates the following problems. 1). How is the modelling application in developing students’ speaking ability at MA Ali maksum Krapyak Yogyakarta?. 2). How is the effectivity of the modeling in developing students’ speaking ability at MA Ali Maksum Krapyak Yogyakarta?.

This research uses experiment approach and consists of two classes. The first class is experiment class which uses modeling in teaching process, and the second class is control class which uses method which is applied at that school so far in teaching process.

According to the analysis of the test result in both experiment class and control class, it is found that the experiment class gets t-value (2,18<6,0>3,06), and the control class gets t-value (2,18<4,5> 3,06). After results of the tests in experiment class and control class are accumulated and analyzed, it is found that the t-value gets (2,06<3,2>2,80). On the base of the t-table, if it is got that 2,06 is lower than 3,2, and 3,2 is higher than 2,80, it means that the hypothesis is accepted, and the method which is put in the test can be applied generally.

Because of the insufficient time, the researcher can not apply modeling in all of the languge skills, so that it is suggested that the next research try to apply the modeling in other language skills, such as, reading skill, writing skill, and listening skill. And it is also hoped that there will be concrete formulates on the modeling application in languge teaching, specially in arabic teaching.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Murtadlo, Nurul and Shaikhoun Mohamed, Mohamed
Keywords: التحضير النموذجي; مهارة الكلام; Modeling; Kemahiran Berbicara; Modeling; Speaking Ability
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 29 Mar 2017 04:23
Last Modified: 29 Mar 2017 04:23
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6088

Actions (login required)

View Item View Item