Perbedaan perilaku konsumtif pada Guru Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan status sertifikasi dan jenis kelamin di Kementerian Agama Kecamatan lenteng Kabupaten Sumenep

Putri, Annisa Prilyandani (2017) Perbedaan perilaku konsumtif pada Guru Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan status sertifikasi dan jenis kelamin di Kementerian Agama Kecamatan lenteng Kabupaten Sumenep. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
12410127.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Sertifikasi merupakan program tunjangan dari pemerintah yang diberikan kepada para pendidik yang lulus standar kualifikasi dan standar kompetensi melalui lembaga sertifikasi. Penelitian terdahulu membuktikan bahwa adanya dampak negatif dari sertifikasi, salah satunya adalah pola gaya hidup (perilaku konsumtif) guru. Perilaku konsumtif merupakan kecenderungan seseorang untuk menggunakan/mengkonsumsi suatu produk tanpa batas. Seseorang lebih mementingkan faktor keinginan (want) dari pada kebutuhan (need).

Rumusan Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perilaku konsumtif guru MI pria yang tersertifikasi, (2) Bagaimana perilaku konsumtif guru MI pria yang belum tersertifikasi, (3) Bagaimana perilaku konsumtif guru MI perempuan yang tersertifikasi, (4) Bagaimana perilaku konsumtif guru MI perempuan yang belum tersertifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku konsumtif pada guru Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan status sertifikasi dan jenis kelamin di Kementerian Agama Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Hipotesis yang diajukan yaitu ada perbedaan perilaku konsumtif guru MI yang terserifikasi dan yang tidak tersertifikasi baik laki-laki maupun perempuan.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian adalah Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kementerian Agama Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep yang berjumlah 100 orang. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala perilaku konsumtif yang diadaptasi dari hasil penelitian Alfia Aisara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan ANOVA satu arah dengan teknik Uji F menggunakan bantuan SPSS versi 16.0 for windows.

Dari hasil penelitian ini diketahui tingkat perilaku konsumtif berdasarkan status sertifikasi dengan perolehan total guru yang tersertifikasi (46,36) dan guru yang tidak tersertifikasi (40,38) dengan nilai F = 24,484 (p < 0,001) dan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) serta perilaku konsumtif guru berdasarkan jenis kelamin dengan perolehan total guru berjenis kelamin laki-laki (39,24) dan guru yang berjenis kelamin perempuan (47,50) dengan nilai F = 46,713 (p < 0,001) dan nilai signifikan 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil dari Uji F dan ANOVA satu arah, maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan signifikan perilaku konsumtif guru Madrasah Ibtidaiyah berdasarkan status sertifikasi dan jenis kelamin di Kementerian Agama Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep.

ENGLISH:

Certification is a program of government allowances given to educators who passed the qualifying standard and the standard of competence through certification agency. Past research has proved that the negative impact of certifications, one of which is the pattern of life style (consumer behavior) teachers. Consumer behavior is a person's tendency to use / consume a product indefinitely. A person is more concerned with the desire factor (want) than demand (need).

Problem Formulation of this research are: (1) How is the consumer behavior of teachers MI men who are certified, (2) How is the consumer behavior of teachers MI man who has not been certified, (3) How is the consumer behavior of teachers MI women who are certified, (4) How is the consumer behavior of teachers MI women who have not been certified. This study aims to determine differences in consumer behavior based on Islamic Elementary School teacher certification status and gender in the Ministry of Religion District of Lanteng Sumenep. The proposed hypothesis that there are differences in consumer behavior that terserifikasi MI teacher and who is not certified both men and women.

This research is quantitative. Subjects were Islamic Elementary School Teacher in the Ministry of Religion District of Lanteng and Sumenep totaling 100 people. Data collection tool used is the scale of consumer behavior which is adapted from the research Alfia Aisara. Analysis of the data in this study using one-way ANOVA with F test techniques using SPSS version 16.0 for Windows.

From the results of this study to determine the level of consumer behavior based on the status of certification with the acquisition of a total of certified teachers (46.36) and teachers who are not certified (40.38) with a value of F = 24.484 (p <0.001) and a significant value of 0.000 (p <0.05) as well as the consumer behavior of teachers by gender with the acquisition of the total teacher male gender (39.24) and the teachers were female (47 , 50) with a value of F = 46.713 (p <0.001) and a significant value of 0.000 (p <0.05). Based on the results of the test and one-way ANOVA F, it can be concluded that there are significant differences of consumer behavior based on the Islamic Elementary School teacher certification status and gender in the Ministry of Religion District of Lanteng Sumenep.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Nuqul, Fathul Lubabin
Keywords: Perilaku Konsumtif; Sertifikasi; Jenis Kelamin; Consumer Behavior; Certification; Gender
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 24 Mar 2017 04:26
Last Modified: 24 Mar 2017 04:26
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/6018

Actions (login required)

View Item View Item