Pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi, dan religiusitas terhadap kepatuhan wajib pajak: Studi kasus pada KPP Pratama Kepanjen

Widagsono, Seto (2017) Pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi, dan religiusitas terhadap kepatuhan wajib pajak: Studi kasus pada KPP Pratama Kepanjen. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (fulltext)
12520057.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Penerimaan pajak merupakan pilar utama dalam penerimaan APBN. Akan tetapi tingkat kepatuhan wajib pajak di Indonesia masih rendah dikarenakan faktor internal dan eksternal wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisispengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi, dan religiusitas terhadap kepatuhan wajib pajak.Populasi dalam penelitian ini adalah para wajib pajak yang ada di KPP Pratama Kepanjen, Kabupaten Malang. Penelitian ini mengambil sampel wajib pajak orang pribadi dengan jumlah 120 responden. Pengambilan sampel dilakukandengan metode Randomsampling. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan progam SPSS 17.0.

Berdasarkan hasil analisis regresi berganda hasil dari penelitian ini adalah variabel pengetahuan (X1), sanksi (X2), dan religiusitas (X3) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak (Y). Secara parsial (Uji t) diperoleh hasil bahwa pengetahuan perpajakan (X1) berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini dikarenakan semakin tinggi pengetahuan perpajakan maka wajib pajak akan dengan mudah memenuhi kewajiban perpajakannya.Variabel sanksi (X2) berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini dikarenakan bahwa ada pandangan bahwa mendapat sanksi akan lebih banyak merugikan. Sedangkan religiusitas (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini disebabkan adanya pandangan yang berbeda antara urusan akhirat dengan urusan bisnis.

ENGLISH:

Tax revenue is the main pillar in receipt of STATE BUDGET. However, the level of compliance by taxpayers in Indonesia is still low due to internal and external factors the taxpayer. The purpose of this study was to analyze the effect of knowledge of the tax, penalties, and religiosity against taxpayer compliance. The population in this study is the tax payers that are in the KPP Pratama Kepanjen, Malang. This study sampled people personal taxpayers with a total of 120 respondents. Dilakukandengan sampling method of Random sampling. This research data analysis using multiple regression analysis with SPSS 10.0 program.

Based on the results of a multiple regression analysis of the results of this research knowledge is variable (X1), penalties (X2), and religiosity (X3) simultaneously (together) to taxpayer compliance (Y). Partially (t-test) the results obtained that knowledge of taxation (X1) effect on taxpayer compliance. This is due to the higher taxation knowledge then the taxpayer will easily meet the obligation perpajakannya. Sanctions are variable (X2) effect on taxpayer compliance. This is due to that there is a view that gets the sanctions will be more harmful. Whereas religiosity (X3) has no effect against a significant taxpayer compliance. This is due to the existence of different views between the Affairs of the hereafter with business affairs.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Andriani, Sri
Keywords: Kepatuhan Wajib Pajak; Pengetahuan Perpajakan; Sanksi; Religiusitas; Taxpayer Compliance; Taxation Knowledge; sanction; Religiosity
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Akuntansi
Depositing User: Muhammad Afrizal
Date Deposited: 28 Mar 2017 01:58
Last Modified: 28 Mar 2017 01:58
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5987

Actions (login required)

View Item View Item