Responsive Banner

Kepala desa dan pembagian harta bersama gono - gini: Studi Kasus di Desa Bululawang Kec. Bululawang Kab. Malang

Susanti, Dwi Endah (2007) Kepala desa dan pembagian harta bersama gono - gini: Studi Kasus di Desa Bululawang Kec. Bululawang Kab. Malang. Undergraduate thesis, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

[img] Text (Fulltext)
02210010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Harta bersama (gono - gini) merupakan harta kekayaan yang di hasilkan bersama oleh suami istri selama mereka diikat tali perkawinan. Namun, dengan adanya harta bersama (gono - gini) dalam perkawinan itu tidak menutup kemungkinan adanya harta milik masing - masing suami istri . Mengenai harta bawaan antara suii istri, pada dasarnya tidak ada pencampuran antara keduanya karena perkawinan. Dan dalam hal harta bersama, baik suami maupun istri bertanggung jawab untuk menjaganya. Perselisihan antara suami istri yang mengakibatkan pada suatu perceraian, menimbulkan adanya perebutan atas harta bersama yang dimilikinya. Oleh karena itu, dalam penyelesaianya harus dapat mencapai kesepakatan antara suami istri.

Dari latar belakang ini, permasalahan yang akan penulis bahas tentang peranan dan pijakan kepala desa Bululawang dalam menyelesaikan pembagian harta bersama (gono - gini). Untuk mengumpulkan data-data, penulis mengunakan beberapa metode observasi, interview, dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif.

Penelitian tentang kepala desa dan pembagian harta bersama (gono - gini), Studi kasus di desa Bululawang Kec. Bululawang Kab. Malang pertamakalinya adalah tentang deskripsi kasus yang diselesaikan oleh kepala desa Bululawang. Kemudian langkah - langkah kepala desa dalam menyelesaikan pembagian harta bersama (gono - gini). Dalam penyelesainnya, kepala desa mengadakan musyawarah untuk mencapai kesepakatan antara para pihak yang bersengketa atas dasar kekeluargaan demi terwujudnya suatu kediaian. Hal ini sesuai dengan لالا No. 1 Tahun 1974 pasal 37, bahwa mengenai harta bersama (gono - gini) pada waktu terjadi perceraian, maka penyelesaiannya diserahkan kepada hukum adat masing - masing. Dalam kasus pembagian harta bersama (gono - gini) pada penelitian ini diserahkan dalam lembaga adat setempat.

Diharapkan dengan terselesaikannya perkara sengketa pembagian harta bersia (gono - gini) oleh kepala desa Bululawang ini, dapat mewujudkan kediaian dan keseimbangan antara dua pihak yang bersengketa. Sehingga, tidak ada lagi permusuhan. Karena hukum adat yang dilaksanakan oleh kepala desa bukanlah untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah. Dan juga diharapkan, agar norma hukum dan hukum adat yang berlaku di desa Bululawang dapat terus berkembang dan tetap dapat di jadikan pijakan dalam menyelesaikan permasalahan - permasalahan, sehingga tetap teijaga kelestariannya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fadil, Fadil
Keywords: Kepala desa; pembagian; harta bersama
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 27 Dec 2023 08:13
Last Modified: 27 Dec 2023 08:13
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/59345

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item