Isolasi dan identifikasi bakteri yang berpotensi sebagai agen bioremediasi timbal (Pb) dari Lumpur Lapindo

Rohmah, Nita Shilfiani (2017) Isolasi dan identifikasi bakteri yang berpotensi sebagai agen bioremediasi timbal (Pb) dari Lumpur Lapindo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12620101.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Lumpur Lapindo mengandung zat pencemar berupa logam berat Pb yang dapat menyebabkan terganggunya ekosistem dan kesehatan manusia. Salah satu upaya untuk menangani hal tersebut adalah dengan teknik bioremediasi menggunakan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies bakteri yang berpotensi sebagai agen bioremediasi Timbal (Pb) dari Lumpur Lapindo.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel berasal dari lumpur Lapindo pada tiga titik yang berbeda. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran dan metode pour plate, sedangkan identifikasi uji biokimia menggunakan Microbact. Parameter yang diamati berupa karakteristik makroskopik dan mikroskopik bakteri, serta uji resistensi dan kemampuannya dalam menurunkan kadar Pb. Kadar Pb yang digunakan pada uji resistensi adalah 0, 10, 20, dan 30 ppm, sedangkan pada uji penurunan kadar Pb adalah 30 ppm, masing-masing tiga ulangan. Analisis kadar Pb dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dan diperkuat dengan analisis statistik menggunakan uji korelasi dan uji T.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat isolat bakteri dari lumpur Lapindo yang resisten dan mampu menurunkan kadar Pb. Keempat isolat tersebut adalah S1T1 (Acinetobacter baumannii) mampu menurunkan kadar Pb dengan persentase sebesar 77,2%, S2T1 (Bacillus subtilis) sebesar 93%, S3T2 (Brevibacillus laterosporus) sebesar 69,2%, dan S4T3 (Pseudomonas pseudomallei) sebesar 86,13%.

ENGLISH:

Lapindo mud contains contaminant such as heavy metals Pb which cause disturbance to the ecosystem and human health. One effort to handle it is bioremediation techniques using bacteria. This study aimed to determine the species of bacteria which could potentially be a bioremediation agent Lead (Pb) from Lapindo mud.

Type of research was experimental using qualitative descriptive design. The sample of the research was Lapindo mud at three different spots. The isolation of bacteria was done through the method of dilution and pour plate method, while the identification of biochemical test employed Microbact. The parameters investigated are characteristic macroscopic and microscopic bacteria, and test resistance and ability to lower levels of Pb. Pb used in resistance tests were 0, 10, 20, and 30 ppm, whereas the impairment test is 30 ppm Pb, each with three replications. Pb analysis performed using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The data obtained are presented in descriptive and reinforced by statistical analysis using correlation test and test T.

The results showed that there are four isolates from the Lapindo mud that resistant and can to reduce levels of Pb. The Fourth of isolates are S1T1 (Acinetobacter baumannii) were able to reduce levels of Pb with a percentage 77.2%, S2T1 (Bacillus subtilis) 93%, Brevibacillus laterosporus 69.2%, and Pseudomonas pseudomallei 86.13%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Holil, Kholifah and Syarifah, Umaiyatus
Keywords: Bakteri; Bioremedias; Lumpur Lapindo; Bacteria; Bioremediation; Lumpur Lapindo
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Muhammad Afrizal
Date Deposited: 28 Mar 2017 02:13
Last Modified: 28 Mar 2017 02:13
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5922

Actions (login required)

View Item View Item