Sistem pendukung keputusan prediksi tingkat kerawanan banjir dengan metode simple moving average dan analytic hierarcy process: Studi kasus Kota Malang

Azizah, Sylviana Nur (2016) Sistem pendukung keputusan prediksi tingkat kerawanan banjir dengan metode simple moving average dan analytic hierarcy process: Studi kasus Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12650056.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Bencana banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia karena berada di daerah tropis. Banyak sekali wilayah rawan banjir yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, dikarenakan kurang pahamnya masyarakat mengenai wilayah yang rawan banjir dan banyak masyarakat memilih permukiman di suatu wilayah banjir tanpa diketahui sebelumnya bahwa wilayah tersebut adalah wilayah yang rawan bencana banjir. Untuk itu dibangun suatu Sistem Pendukung Keputusan Prediksi Tingkat Kerawanan Banjir menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan Single Moving Average, dimana pada sistem ini mempunyai lima kriteria yaitu kelerengan lahan, bentuk lahan, curah hujan, penggunaan lahan, dan tekstur tanah. Akurasi yang didapat dari penerapan metode Single Moving Average untuk peramalan curah hujan adalah sebesar 91.6% sedangkan pada penggunaan lahan adalah sebesar 76.23%. Sedangkan akurasi yang di dapat dari penerapan metode Analytical Hierarchy Process adalah sebesar 100%.

ENGLISH:

Flood is one of natural disaster often occur in Indonesia because of tropic area. Much of flood area have large of population, it because of less understanding about flood area and society choose their settlement in flood area without knowing of that their area is flood-prone. With this background it is necessary to build Decission Support System of Prediction the Level of Flood Vulnerability using Analytical Hierarchy Process and Single Moving Average, which is have five criterias, they are: slope of land, land forms, precipitation, land use, and soil texture. Accuration for Single Moving Average in precipitation prediction is 91.6% and for land use prediction is 76.23%. Meanwhile, accuration for Analytical Hierarchy Process is 100%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hariyadi, M. Amin and Crysdian, Cahyo
Keywords: Sistem Pendukung Keputusan; Analytical Hierarchy Process; Single Moving Average; Tingkat Kerawanan Banjir; Decission Support System; Analytical Hierarchy Process; Single Moving Average; Level of Flood Vulnerability
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Informatika
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 24 Mar 2017 04:14
Last Modified: 24 Mar 2017 04:14
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5839

Actions (login required)

View Item View Item