Responsive Banner

Studi anatomi stomata dan trikomata daun tumbuhan marga Solanum berdasarkan ketinggian tempat di Malang

Sumartik, Sumartik (2006) Studi anatomi stomata dan trikomata daun tumbuhan marga Solanum berdasarkan ketinggian tempat di Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
02520001.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Stomata merupakan celah pada epidermis yang dibatasi oleh dua buah sel penutup. Sel-sel epidermis yang berdekatan dengan sel penutup sering menunjukkan perbedaan bentuk maupun susunannya dengan sel-sel epidermis lainnya, sel epidermis ini disebut sel tetangga. Trikomata merupakan struktur tambahan yang merupakan derivat epidermis lainnya. Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi jumlah stomata dan trikomata per satuan luas pada spesies yang sama, berkaitan erat dengan ketinggian tempat dimana tumbuhan itu tumbuh. Solanum dapat beradaptasi dengan berbagai jenis tanah dan iklim serta dapat hidup di dataran rendah sampai dataran tinggi. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui anatomi stomata daun tumbuhan marga Solanum berdasarkan ketinggian tempat di Malang. (2) Mengetahui anatomi trikomata daun tumbuhan marga Solanum berdasarkan ketinggian tempat di Malang.

Penelitian dan pengamatan dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas Islam Negeri Malang pada bulan Juli 2006 dan pengambilan sampel daun tumbuhan marga Solanum yang ditemukan di Malang dengan ketinggian tempat yang berbeda, yaitu daerah yang mempunyai ketinggian <500 m dpi (Turen), 500-100011 dpi (Malang Raya), dan 21000 m dpi (Pujon) yang tumbuh liar. Hasil penelitian dianalisis dengan Anava tunggal dan untuk mengetahui perbedaan hasil setiap ketinggian tempat digunakan Uji BNT dengan taraf signifikansi 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tipe stomata daun tumbuhan marga Solanum yang ditemukan pada berbagai ketinggian tidak mempunyai perbedaan, yaitu dengan tipe anisositik. Rata-rata ukuran stomata permukaan atas daun dapat digolongkan sebagai ukuran panjang (20-25 pm), ukuran stomata permukaan bawah daun digolongkan sebagai ukuran kurang panjang (<20 pm). Kerapatan stomata mempunyai perbedaan yang signifikan, yaitu kerapatan stomata yang ditemukan di daerah Turen dan Pujon diklasifikasikan sebagai kerapatan sedang (3OO-5OO/mm٩ kerapatan stomata yang ditemukan di Malang Raya dapat diklasifikasikan kerapatan rendah (<3OO/mm١ Indeks stomata tertinggi pada permukaan atas daun terdapat pada marga Solanum yang ditemukan di Turen (30,65-33,56/mm?), permukaan bawah daun terdapat pada marga Solanum yang ditemukan di Pujon dengan rata-rata (35,10-37,15/mm١ (2) Tipe trikomata sama yaitu bentuk bintang. Ukuran trikomata tidak ada perbedaan pada marga Solanum yang ditemukan di berbagai ketinggian tempat. Kerapatan trikomata tertinggi terdapat pada permukaan bawah daun marga Solanum yang ditemukan di daerah Malang Raya dengan nilai rata-rata l,75-2,2/mrn^.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Savitri, Evika Sandi
Keywords: Anatomi; Stomata; Trikomata; Solanum
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 04 Dec 2023 10:34
Last Modified: 04 Dec 2023 10:34
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/58370

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item